Bantuan Rumah di Mesuji Lampung Tak Tepat Sasaran

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 26 November 2016 | 08:08 WIB
Bantuan Rumah di Mesuji Lampung Tak Tepat Sasaran
Ilustrasi rumah murah.

Suara.com - Sejumlah warga Kabupaten Mesuji di perbatasan Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan mengeluhkan program bantuan rumah layak huni yang tidak tepat sasaran.

Salah seorang warga Desa Wira Bangun Kabupaten Mesuji, Darmaji menjelaskan banyak warga yang seharusnya layak mendapat bantuan perbaikan rumah. Justru mereka tidak masuk dalam daftar penerimaa program yang dilaksanakan Dinas PU Kabupaten Mesuji itu.

Ia menyebutkan dirinya beberapa kali ditawari program bantuan tersebut, namun tidak pernah ada realisasinya hingga saat ini.

"Pernah dulu difoto-foto, katanya mau dapat bantuan dari pemerintah, rumahnya mau diperbaiki. Tapi sampai saat ini gak pernah ada. Yang dapat malah yang tergolong mampu," kata petani karet itu Hal senada disampaikan Dedi, warga Kecamatan Way Serdang lainnya.

Menurutnya, program bantuan rumah layak huni banyak tidak tepat sasaran. Ia menyebutkan dirinya pernah ditawari akan mendapat bantuan Rp7,5 juta hingga Rp12 juta, namun hal tersebut hanya pendataan saja karena tidak pernah terealisasi.

"Saya bahkan sudah menyiapkan kayu, pasir dan kebutuhan lainnya. Tinggal untuk membayar ongkos tukangnya. Tapi ternyata nggak jadi, nggak tahu kenapa," katanya.

Kendati tak tepat sasaran, para warga mengharapkan program bantuan perbaikan rumah itu tetap dilaksanakan, namun harus warga miskin yang mendapatkannya, bukan orang mampu.

Sebelumnya, warga Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, mengeluhkan hasil pembangunan drainase di wilayahnya yang diduga bermasalah. Menurut para warga setempat, selain pengerjaannya yang tak memenuhi standar bestek, papan proyek juga tidak dipasang oleh pihak rekanan. Warga sekitar pun bertanya-tanya tentang proyek itu karena dianggap tidak transparan dalam pengerjaannya. Anggota DPRD Mesuji, Parsuki, menyayangkan pembangunan drainase yang dinilai buruk.

Menurutnya, bahan yang dipakai untuk membangun talud tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), padahal DPRD sudah merekomendasikan agar semua material berstandar SNI.

"Lha kalau materialnya saja seperti itu, saya yakin nggak lama bertahan, lihat sendiri itu kan pasir yang dipakai pasir lokal, sepertinya dari Desa Wira Jaya," ujar Parsuki.

Dia menambahkan semua pengerjaan proyek di Mesuji tersebut dinilai masih minim pengawasan internal maupun eksternal dan terkesan para pihak berwenang tutup mata. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ribut Soal Singkong Picu Bentrokan di Mesuji

Ribut Soal Singkong Picu Bentrokan di Mesuji

News | Jum'at, 04 April 2014 | 01:19 WIB

Bentrok di Mesuji, Satu Orang Tewas

Bentrok di Mesuji, Satu Orang Tewas

News | Kamis, 03 April 2014 | 23:50 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB