Jalur Trenggalek-Ponorogo Kembali Tertutup Longsor

Ririn Indriani

Minggu, 27 November 2016 | 07:43 WIB
Jalur Trenggalek-Ponorogo Kembali Tertutup Longsor
Ilustrasi tanah longsor.

Suara.com - Jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Trenggalek dengan Kabupaten Ponorogo di kilometer 16, Desa Nglinggis, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur kembali tertutup material longsor sehingga arus lalu lintas dari dua daerah itu macet total.

"Kemarin siang akses sudah bisa dibuka setelah terjadi longsor sebelumnya. Tapi sore kembali terputus karena terjadi longsor susulan," kata Irul, warga Trenggalek, Minggu (27/11/2016).

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa dan jauh dari pemukiman, longsor yang telah terjadi kesekian kali di titik yang sama dalam dua pekan terakhir itu menyebabkan antrean kendaraan menumpuk dari dua arah.

Sebagian kendaraan akhirnya memilih jalur memutar dengan jarak tempuh lebih jauh atau melewati jalan-jalan desa yang terjal dan sulit karena longsor yang tak segera disingkirkan hingga Sabtu (26/11/2016) malam bahkan Minggu pagi.

"Pagi ini mungkin alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan material longsor tersebut," kata Amin, anggota polisi yang berjaga di ruas jalan longsor di Desa Nglinggis itu.

Kapolsek Tugu AKP Bambang Purwanto mengatakan saat ini anggotanya terus siaga memantau dan mengatur lalu lintas di jalur rawan longsor tersebut.

Dibantu jajaran koramil setempat, kata Bambang, polisi berjaga karena sejumlah warga nekat menyeberangi guguran material longsor meski kondisi tebing masih labil.

"BPBD (badan penaggulangan bencana daerah) dimana, dari awal terjadi longsor tidak ada dari mereka yang berjaga di sini," kata Bambang menyesalkan.

Ia menceritakan pada peristiwa longsor di titik yang sama sebelumnya terpaksa mengambil keputusan sepihak dengan memerintahkan operator alat berat untuk bertugas meski sedang libur karena BPBD tidak kunjung melakukan tindakan darurat penanggulangan bencana.

"Itu operator sedang libur dan pulang kampung terpaksa saya panggil kembali kerena tidak ada operator lain siap sementara BPBD tidak kunjung ada tindakan," katanya.

Saat ini, alat berat yang disiagakan ada tiga unit yang terdiri dari dozer dan eksavator, namun mereka hanya bisa melakukan tindakan pengerukan pada material longsor yang menutup badan jalan.

"Selama kondisi tebing tetap seperti itu dan tidak dilakukan penanganan di atas longsor masih akan terus terjadi," kata Supeni, warga setempat.

Longsor di jalur Trenggalek-Ponorogo terus menerus terjadi, bahkan selama spekan terakhir telah terjadi enam kali longsor berskala besar, kondisi ini dipicu oleh kemiringan tebing yang ekstrim serta curah hujan yang cukup tinggi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Korban Longsor Purworejo Ditemukan Siang Ini

4 Korban Longsor Purworejo Ditemukan Siang Ini

News | Selasa, 21 Juni 2016 | 12:35 WIB

BNPB: Anomali Cuaca Picu Banjir dan Tanah Longsor di Jawa Tengah

BNPB: Anomali Cuaca Picu Banjir dan Tanah Longsor di Jawa Tengah

News | Senin, 20 Juni 2016 | 19:31 WIB

Longsor Jateng, 13 Orang Belum Ditemukan

Longsor Jateng, 13 Orang Belum Ditemukan

News | Senin, 20 Juni 2016 | 19:12 WIB

Terkini

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:23 WIB

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:21 WIB

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:20 WIB

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

Catatan Kelam Malioboro: 8 Luka Berat, Turis Disiksa, Janji Pengobatan Menguap?

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:18 WIB

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda

Bogor | Selasa, 03 November 2026 | 19:16 WIB

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:15 WIB

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Impor Melonjak 4 Kali Lebih Cepat dari Ekspor: Siapa Sebenarnya Penikmat Surplus RI?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:13 WIB

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Belum Ada Konferensi Pers Penangkapan Pelaku, Koalisi Pers Sumsel Siapkan Aksi 11 November

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:11 WIB

×