Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Bella, Lilis Varwati

Selasa, 03 November 2026 | 19:12 WIB
Dibunuh Era Orba, Wartawan Udin Kini Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Poster Wartawan Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin alias Udin yang dibunuh karena memberitakan soal korupsi di Bantul. (Twitter)
baca 10 detik
  • IJTI mengusulkan wartawan Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin sebagai pahlawan nasional pada Selasa, 3 November 2026.
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan usulan tersebut baru diproses tahun depan karena berkas tahun ini sudah diserahkan.
  • Sekjen IJTI Wahyu Triyogo menyampaikan Udin diusulkan karena menjadi simbol perjuangan jurnalis era Orde Baru.

Suara.com - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengusulkan wartawan Harian Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin, sebagai pahlawan nasional. Namun, usulan tersebut baru akan diproses untuk pengusulan tahun depan karena berkas calon pahlawan nasional tahun ini telah diserahkan kepada Dewan Gelar.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, usulan calon pahlawan nasional tahun ini secara formal telah dikirimkan kepada Dewan Gelar untuk diteliti kembali sebelum diteruskan kepada Presiden.

"Secara formal sudah kami kirimkan ke Dewan Gelar, terakhir dua hari yang lalu. Kemudian diteliti kembali sekali lagi oleh Dewan Gelar sebelum diteruskan ke Presiden. Nanti sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden untuk menentukan dan sampai sekarang kita tunggu bersama-sama," kata Gus Ipul dalam konferensi pers setelah audiensi dengan IJTI di Kantor Kementerian Sosial, Selasa (3/11/2026).

Ia menjelaskan, usulan untuk Udin baru kembali disampaikan pada hari audiensi tersebut. Sebelumnya, pengusulan Udin juga pernah dilakukan, tetapi masih membutuhkan sejumlah kelengkapan dokumen.

"Khusus untuk Udin almarhum ini baru masuk hari ini, sebelumnya juga sudah, tapi masih perlu kelengkapan-kelengkapannya. Jadi kita masih perlu waktu untuk bisa melengkapi berbagai hal yang terkait dengan pengusulan almarhum Udin Bernas," ujarnya.

Sekretaris Jenderal IJTI Wahyu Triyogo mengatakan Udin diusulkan karena dinilai menjadi simbol perjuangan jurnalis pada era Orde Baru. Kasus pembunuhannya hingga kini belum terungkap meskipun telah terjadi sejak Agustus 1996. Kematiannya dinilai berkaitan dengan karya-karya jurnalistiknya yang banyak mengkritik pemerintahan Orde Baru.

"Kalau kemudian Udin mendapatkan gelar pahlawan mudah-mudahan bisa memberikan nyala api di dalam diri kita sebagai jurnalis karena bagi kita Udin adalah simbol perjuangan dan perlawanan," kata Wahyu.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyebut pengusulan Udin sebagai pahlawan nasional sebelumnya juga telah dibahas oleh sejumlah pihak di Yogyakarta.

Pada 24 Oktober lalu, Agus bertemu dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengikuti diskusi kelompok terarah atau focus group discussion (FGD). Selanjutnya, pada 29 Oktober digelar seminar di Bantul yang dibuka oleh Bupati Bantul.

baca juga

Agus mengatakan pengusulan gelar pahlawan nasional harus berasal dari masyarakat dan mengikuti prosedur yang berlaku. Usulan tersebut disampaikan melalui dinas sosial, kemudian diteruskan secara berjenjang dari pemerintah kabupaten atau kota hingga Kementerian Sosial.

"Jadi bagus sekali kalau kemudian dari berbagai pihak kemudian berkolaborasi untuk mengusulkan Udin sebagai pahlawan nasional. Memang yang harus mengusulkan adalah masyarakat dan tentunya ada prosedurnya," ujar Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malam Peringatan Hari Pahlawan, Gus Ipul Ingatkan Warisan Konstitusi Para Pejuang

Malam Peringatan Hari Pahlawan, Gus Ipul Ingatkan Warisan Konstitusi Para Pejuang

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:12 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026, Wamensos Agus Jabo Serukan Semangat Melanjutkan Perjuangan

News | Senin, 02 November 2026 | 07:52 WIB

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Buku We Are the Keystones, Mengenal Pahlawan Tersembunyi Penjaga Alam

Buku We Are the Keystones, Mengenal Pahlawan Tersembunyi Penjaga Alam

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Kenapa GJLS: Berapi-Api Terasa Begitu Personal Buat Generasi Burnout: Inilah Realitasnya

Kenapa GJLS: Berapi-Api Terasa Begitu Personal Buat Generasi Burnout: Inilah Realitasnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Gelar Pahlawan Soeharto Digugat ke PTUN: Langgar TAP MPR dan Tak Punya Keteladanan!

Gelar Pahlawan Soeharto Digugat ke PTUN: Langgar TAP MPR dan Tak Punya Keteladanan!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Gelar Pahlawan Soeharto Dinilai Jauh dari Partisipasi Publik, Akademisi Ungkap Dampaknya

Gelar Pahlawan Soeharto Dinilai Jauh dari Partisipasi Publik, Akademisi Ungkap Dampaknya

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Pakar Tegaskan Keppres Gelar Pahlawan Soeharto Cacat Hukum, Terganjal TAP MPR 11/1998

Pakar Tegaskan Keppres Gelar Pahlawan Soeharto Cacat Hukum, Terganjal TAP MPR 11/1998

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Pahlawan Nasional Indonesia Asal Papua Dihina Netizen Malaysia: Mirip Thanos

Pahlawan Nasional Indonesia Asal Papua Dihina Netizen Malaysia: Mirip Thanos

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Terkini

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:11 WIB

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:10 WIB

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

Banten | Selasa, 03 November 2026 | 19:08 WIB

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:05 WIB

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 19:03 WIB

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB

×