Ratusan Masih Mengungsi Akibat Konflik Agraria di Karawang

Tomi Tresnady | Suara.com

Rabu, 30 November 2016 | 01:13 WIB
Ratusan Masih Mengungsi Akibat Konflik Agraria di Karawang
Ilustrasi pengungsi. [shutterstock]

Suara.com - Ratusan warga Kecamatan Telukjambe Barat Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang mengklaim dirinya sebagai petani di sekitar kawasan hutan masih mengungsi akibat terjadinya konflik agraria.

Salah seorang warga, Karni di Karawang, Selasa (29/11/2016) mengaku sudah 50 hari menjadi pengungsi di komplek Islamic Center Karawang, bersama 186 petani dari Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang.

Ia bersama ratusan warga lainnya hanya memakan nasi bungkus kiriman dari Dinas Sosial setempat di penampungan pengungsi sementara di Gedung Islamic Center Karawang.

Karni bersama pengungsi lainnya berharap bisa kembali ke daerahnya untuk menjadi petani. Tapi dari kabar yang beredar, rumah mereka yang berada di Desa Margakaya, Desa Margamulya dan Desa Wanajaya telah digusur untuk kepentingan pembangunan kawasan industri.

Di komplek Islamic Center yang menjadi tempat pengungsian, seorang petani bernama Awen (51) dikabarkan meninggal pada Jumat (25/11), setelah melakukan konseling.

"Awen sempat pingsan dan dibawa ke rumah sakit umum (RSUD) Karawang, tapi setelah dirawat Awen meninggal," ungkapnya.

Sementara itu, ratusan warga terpaksa harus rela mengungsi di tempat yang disediakan pemerintah daerah setempat, setelah mengalami bentrokan dengan pengelola PT Pertiwi Lestari.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana sebelumnya menyatakan, pihaknya akan berusaha membantu para pengungsi konflik agraria di wilayah Telukjambe Barat.

Bahkan, Pemkab Karawang dikabarkan mengeluarkan anggaran miliaran rupiah untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun Depan, Upah Minimum Karawang Bakal Tertinggi di Indonesia

Tahun Depan, Upah Minimum Karawang Bakal Tertinggi di Indonesia

News | Rabu, 02 November 2016 | 07:21 WIB

Bupati Karawang Tak Tempati Rumah Dinas Sejak Dilantik, Mengapa?

Bupati Karawang Tak Tempati Rumah Dinas Sejak Dilantik, Mengapa?

News | Senin, 17 Oktober 2016 | 03:12 WIB

PT Pertiwi Lestari Akan Pagari Hutan di Karawang, Perhutani Siaga

PT Pertiwi Lestari Akan Pagari Hutan di Karawang, Perhutani Siaga

News | Kamis, 01 September 2016 | 07:34 WIB

Kericuhan Kembali Warnai Sepak Bola Nasional

Kericuhan Kembali Warnai Sepak Bola Nasional

Bola | Minggu, 24 Juli 2016 | 00:00 WIB

Warga Pendatang Karawang Capai 15 Ribu Orang

Warga Pendatang Karawang Capai 15 Ribu Orang

News | Kamis, 14 Juli 2016 | 05:00 WIB

Delapan Muara Pesisir Utara Karawang Alami Pendangkalan

Delapan Muara Pesisir Utara Karawang Alami Pendangkalan

News | Senin, 13 Juni 2016 | 00:39 WIB

Menang atas PSCS, Pelatih Persip: Kami Harus Tetap Berbenah

Menang atas PSCS, Pelatih Persip: Kami Harus Tetap Berbenah

Bola | Minggu, 08 Mei 2016 | 16:31 WIB

Bendera LSM Dicabut, Bentrokan Terjadi di Karawang

Bendera LSM Dicabut, Bentrokan Terjadi di Karawang

News | Senin, 25 April 2016 | 06:09 WIB

Terkini

Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin

Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:29 WIB

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:27 WIB

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:16 WIB

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:03 WIB

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:54 WIB

Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh

Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:51 WIB

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:48 WIB

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:36 WIB

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:22 WIB