Ormas Mengaku Ada PO Bus yang Tak Ingin Angkut Pendemo 2 Desember

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 30 November 2016 | 18:57 WIB
Ormas Mengaku Ada PO Bus yang Tak Ingin Angkut Pendemo 2 Desember
Organisasi yang tergabung dalam Forum Gerakan Kader Muda Persatuan Islam mendukung aksi demonstrasi pada 2 Desember 2016 yang akan digelar di Lapangan Monas, Jakarta. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Salah satu yang akan demo 2 Desember adalah Pemuda Persis (Persatuan Islam). Ketua Umumnya, Eka Permana Habibilah mengungkapkan bahwa masih ada beberapa perusahan otobus (PO) di daerah, enggan menyewakan transportasinya kepada masyarakat yang ikut aksi demonstrasi pada 2 Desember 2016 di Lapangan Monas, Jakarta.

Menurut Eka, sejumlah kader yang tergabung dalam Forum Gerakan Kader Muda Persatuan Islam, masih kesulitan untuk mendapatkan transportasi. Krena pihak perusahaan otobus masih takut untuk menyewakan bus terkait adanya surat edaran Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang melarang perusahaan otobus untuk menyuplai bus bagi massa yang akan mengikuti aksi demonstrasi 2 Desember 2016.

"Masih tetap dipersulit seperti di daerah Sumedang, Garut, Ciamis, Cirebon dapat informasi, PO beralasan masih ada rasa ketakutan untuk memberikan izin untuk menyewakan,"ujar Eka dalam jumpa pers di Hotel Blue Sky, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Rabu (30/11/2016).

Meski begitu, pihaknya akan terus mengupayakan untuk menyewakan bus di luar daerah tersebut, untuk memberangkatkan para kadernya yang ingin mengikuti aksi, yang digagas oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia.

"Kami masih mengusahakan sampai ada yang mencoba kita nyewa ke luar daerah misalnya dari Garut nyewa ke Bandung. Karena memang tidak semua daerah, ada yang mengizinkan, ada yang tidak karena alasan tekanan tadi, "tuturnya.

Tak hanya itu, ia mengatakan bahwa hingga saat ini sekitar 100 bus sudah dipersiapkan untuk mengangkut massa dari luar daerah dari Forum Gerakan Kader Muda Persatuan Islam (FGKM-PI) untuk menggangkut massanya dari luar daerah. Nantinya massa akan berkumpul di Masjid Istiqlal..

"Ini aja masih ada konfirmasi penambahan lagi, bisa lebih dari 100 bus sepertinya. Insya Allah Kamis ini massa sudah sampai, sama seperti aksi 4 November kemarin semua di Mesjid Istiqlal karena kan luas," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian sepakat untuk mencabut surat edaran himbauan yang berisi larangan perusahaan bus atau perusahaan otobus untuk tetap mengantarkan para demonstran yang akan menggelar aksi damai pada 2 Desember 2016 di Monas.

Hal ini menyusul permintaan Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Habib Rizieq Shihab yang menginginkan agar tidak ada pelarangan kepada peserta aksi yang menggunakan bus untuk menuju lokasi pada 2 Desember 2016.

"Kita sudah sepakat. Besok juga saya akan sampaikan supaya PO (perusahaan otobus) dapat antarkan saudara kita. Hanya pesan saya, datang dengan niat tulus untuk ibadah," ujar Tito Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta, Senin (28/11/2016).

Mantan Kapolda Metro Jaya itu juga menginstruksikan kepada jajaran kepolisian di daerah untuk mencabut larangan tersebut.

Kata Tito, himbauan tersebut dilakukan untuk mencegah agar unjuk rasa tidak menggangu ketertiban umum.

"Ini tanggung jawab kami, tanpa maksud antipati terhadap umat Islam. Saya islam, ini tugas yang buat kami harus tegakan aturan. Kita bangun komunikasi," katanya.

Oleh karena itu, semua pihak telah sepakat untuk menggelar aksi di Monas pada 2 Desember 2016. Adapun pengamanan akan dilakuak sesuai prosedur.

"Kita sudah dapat solusi di Monas. Ini ruang publik lebar, pejalan kaki tak terganggu," kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Rizieq Shihab mengaku bersyukur adanya pencabutan larangan tersebut. Maka dari itu, peserta aksi bisa tetap ikut berpartisipasi pada demo 2 Desember 2016.

"Alhamdulillah, ini kami sudah sampaikan kesepakatan," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ormas Ini Sebut Demo 2 Desember Dorong Ahok Ditahan

Ormas Ini Sebut Demo 2 Desember Dorong Ahok Ditahan

News | Rabu, 30 November 2016 | 18:15 WIB

Polisi Minta Buruh Jangan Demo Pada 2 Desember

Polisi Minta Buruh Jangan Demo Pada 2 Desember

News | Rabu, 30 November 2016 | 16:02 WIB

Jokowi Percaya Demo 2 Desember Damai

Jokowi Percaya Demo 2 Desember Damai

News | Rabu, 30 November 2016 | 15:54 WIB

Ini Pengalihan Lalu Lintas di Demo 2 Desember

Ini Pengalihan Lalu Lintas di Demo 2 Desember

News | Rabu, 30 November 2016 | 15:38 WIB

Apel Nusantara Bersatu Buktikan Keberagaman Indonesia

Apel Nusantara Bersatu Buktikan Keberagaman Indonesia

News | Rabu, 30 November 2016 | 15:04 WIB

Sumarsono Tegaskan PNS Tidak Akan Libur saat Demo 2 Desember

Sumarsono Tegaskan PNS Tidak Akan Libur saat Demo 2 Desember

News | Rabu, 30 November 2016 | 13:59 WIB

Politisi Nasdem: Demo 2 Desember Akan Jadi Pendidikan Keberagaman

Politisi Nasdem: Demo 2 Desember Akan Jadi Pendidikan Keberagaman

News | Rabu, 30 November 2016 | 13:40 WIB

Pengusaha Was-Was Jelang Demo 2 Desember

Pengusaha Was-Was Jelang Demo 2 Desember

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 13:16 WIB

Plt Gubernur Jakarta Minta Jangan Sebar Pesan Hoax

Plt Gubernur Jakarta Minta Jangan Sebar Pesan Hoax

News | Rabu, 30 November 2016 | 12:46 WIB

Panglima TNI: Jangan Biarkan Ibu Pertiwi Menangis

Panglima TNI: Jangan Biarkan Ibu Pertiwi Menangis

News | Rabu, 30 November 2016 | 12:21 WIB

Terkini

BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP

BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP

Kalbar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:44 WIB

Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK

Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:42 WIB

Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan

Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:40 WIB

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat

Jawa Tengah | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:40 WIB

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:34 WIB

Polres Tasikmalaya Selidiki Dugaan Penganiayaan Siswa SD, Korban Sempat Jalani Operasi

Polres Tasikmalaya Selidiki Dugaan Penganiayaan Siswa SD, Korban Sempat Jalani Operasi

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:23 WIB

Tragis! Pikap vs Kendaraan Tak Dikenal di Tol Cipularang, Sopir dan Penumpang Tewas

Tragis! Pikap vs Kendaraan Tak Dikenal di Tol Cipularang, Sopir dan Penumpang Tewas

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:15 WIB

121 Hakim Kena Sanksi KY: Dari Suap, Selingkuh, Hingga Judi Online

121 Hakim Kena Sanksi KY: Dari Suap, Selingkuh, Hingga Judi Online

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:14 WIB

4 Mobil Hybrid Keluarga yang Bisa Dibeli di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp200 Jutaan

4 Mobil Hybrid Keluarga yang Bisa Dibeli di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp200 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:10 WIB

Jatim Media Summit 2026 Dorong Transformasi Beyond Media di Era AI

Jatim Media Summit 2026 Dorong Transformasi Beyond Media di Era AI

Foto | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:07 WIB

×