Fayakhun Jelaskan Kronologis Dipukul di Dekat Yorrys dan Novanto

Siswanto | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 05 Desember 2016 | 13:55 WIB
Fayakhun Jelaskan Kronologis Dipukul di Dekat Yorrys dan Novanto
Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi menceritakan kasus pemukulan terhadapnya usai aksi damai bertema Kita Indonesia di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada Minggu (4/12/2016).

Kasus pemukulan terjadi ketika dia mengikuti acara ramah tamah dengan petinggi Partai Golkar yang berlangsung di Fointain Cafe Grand Hyatt, Jakarta Pusat.

"Kemarin, ketika kita sudah menyelesaikan acara aksi Indonesia yang berjalan baik. kemudian beberapa dari kita bermaksud berkumpul ramah tamah kebetulan para elit ada di situ kita menuju Grand Hyat. Kita sedang mau ngobrol bukan hanya pengurus parta, tapi istri-istri kondisi mungkin saat itu ada 30-50 orang dengan suasana sejuk," kata Fayakhun dalam jumpa pers di kantor DPD Partai Golkar di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (5/12/2016).

Suasana awalnya santai. Tiba-tiba, ketika ada diskusi, kata Fayakhun, Ketua DPP Golkar Bidang Pemuda dan Olahraga Fahd El Fout A. Rafiq berteriak memanggil Fayakhun.

"Kemudian ada seorang saya kenal bernama saudara Fadh memanggil saya bang, bang, kemudian saya berhenti. Kemudian dia ada bicara saya juga nggak terlalu paham karena relevansinya saya juga nggak ngerti Bung Fahd," kata dia.

Situasi kemudian memanas. Mendadak, kata Fayakhun, dia kena pukulan keras dari arah kiri. Kejadian itu, katanya, disaksikan oleh Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

"Bung Fadh ini kan ketua umum AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar), menanyakan kader Golkar DKI dan lain-lain. Itu konteksnya kan ketua bidang. Kemudian sedang bicara-bicara begitu tiba-tiba tensi meningkat terlihat ada beberapa orang panas, saya tetap tenang Pak Jojo, Bung Basri, ada Bung Yorrys, Tantowi, ada ketum Novanto, tiba-tiba dari samping ada yang memukul saya saya juga agak mengelak agak juga jarak," kata dia.

Fayakhun menambahkan tak hanya dirinya yang dipukul, beberapa kader Golkar juga dipukul dan ditendang oleh sejumlah orang.

"Kemudian Bung Basri mengalami tendangan dan pemukulan. Kemudian ditangkis sama Basri. Pak Tomy kena tendangan sampai jatuh. Kemudian dipisah. Apakah ada pemukulan ya ada pemukulan. Tidak hanya pemukulan terjadi pengeroyokan," kata Fayakhun.

Fayakhun mengalami pendarahan di sekitar pelipis mata kiri.

Selanjutnya, dia melaporkan Fadh ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pengeroyokan. Barang bukti laporannya, antara lain hasil visum dan keterangan yang kemudian dimasukkan ke dalam berita acara pemeriksaan.

"Saya nggak tahu kepukul kecolek atau apa karena dari samping. Tapi yang pasti kaca mata saya pecah pelipis saya memar. Dan polisi tahu apa yang dirasakan saya jawab saya apa yang dirasakan jawab saja apa yang dirasakan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:44 WIB

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:39 WIB

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB