"Buzzer" Helm Antingantuk Ciptaan Mahasiswa UI

Suwarjono | Suara.com

Selasa, 06 Desember 2016 | 19:09 WIB
"Buzzer" Helm Antingantuk Ciptaan Mahasiswa UI
Terobos Busway, Denda Rp500 Ribu

Suara.com -  Mahasiswa Universitas Indonesia menciptakan helm antingantuk yang berfungsi agar pengendara kendaraan bermotor tetap waspada dan siaga sehingga terhindar dari kecelakaan.

"'Buzzer' yang berbentuk helm ini dapat mendeteksi kondisi kantuk yang dialami pengendara, lalu menggetarkan pengendara agar terjaga dari kantuknya," kata Roy Maryo, salah seorang mahasiswa pencipta helm antingantuk di kampus UI Depok, Selasa.

Roy Maryo, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer semester sembilan bersama Angela Shinta dari Fakultas Ekonomi semester tujuh menciptakan alat yang dinamakan "Buzzer", The Ultimate Safety Helmet tersebut.

Roy menjelaskan, "Buzzer" mendeteksi gejala kantuk melalui detak jantung dan gelombang otak. Detak jantung dideteksi dengan menggunakan pulse censor, sedangkan frekuensi gelombang otak dideteksi dengan menggunakan Electroencephalogram (EEG).

"Melalui kerangka EEG, data array didapat dan pulse censor mendapatkan denyut jantung. Prosesnya, pola data dikirim dan diterima Arduino Uno," jelas Roy.

Microcontroller menangkap sinyal berupa frekuensi gelombang otak dan detak jantung. Lalu mengubah data array menjadi hertz, serta membaca kecepatan denyut jantung.

Dengan menggunakan program pola, akan diketahui apabila detak jantung kurang dari 80 bpm (beats per minute) dan frekuensi gelombang mencapai theta (4-8 herts). Hal tersebut merupakan indikasi terjadinya kantuk.

Jika hal itu terjadi, gelombang akan diubah menjadi perintah bagi motor penggetar untuk memberikan getaran. Motor penggerak menjadi aktif dengan tingkat getaran tertentu untuk membuat pengendara kembali sadar dalam berkendara.

"Output-nya, alat mengirimkan peringatan berupa getaran bagi pengemudi agar kembali pada posisi sadar," katanya.

Sementara itu Angela mengatakan kantuk merupakan penyebab kecelakaan kendaraan bermotor yang sulit di atasi karena kantuk termasuk kondisi yang merupakan sifat alami manusia yang berbahaya ketika kantuk datang di saat mengemudi.

Angka kecelakaan lalu lintas (lalin) di Indonesia semakin meningkat dari waktu ke waktu. Data dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menunjukkan, selama kurun waktu 2015 tercatat sebanyak 95.079 kecelakaan lalin, yang menyebabkan 20.608 jiwa melayang.

Hingga Juni 2016 sudah tercatat sebanyak 10.881 jiwa yang melayang akibat kecelakaan lalu lintas yang jumlahnya mencapai 51.918 kejadian.

Jumlah di akhir tahun diprediksi akan melebihi statistik 2015 karena jika dilihat data per triwulan, selama periode April-Juni 2016, telah terjadi 26.867 kecelakaan lalin yang mengakibatkan 5.612 jiwa melayang. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Selama April-Juli 2015, angka kejadian kecelakaan lalu lintas sebanyak 23.208 kasus dan telah merenggut 4.986 nyawa. Kendaraan bermotor roda dua merupakan jenis kendaraan yang paling sering mengalami kecelakaan lalu lintas. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

HMI dan Kahmi Ajak Kader di Jakarta dan Daerah Aksi 2 Desember

HMI dan Kahmi Ajak Kader di Jakarta dan Daerah Aksi 2 Desember

News | Kamis, 01 Desember 2016 | 13:40 WIB

Begini Rencana Massa HMI dalam Aksi 2 Desember

Begini Rencana Massa HMI dalam Aksi 2 Desember

News | Kamis, 01 Desember 2016 | 12:48 WIB

Kasus Video Kapolda, HMI: Jangan Mencari-cari Kambing Hitam

Kasus Video Kapolda, HMI: Jangan Mencari-cari Kambing Hitam

News | Kamis, 17 November 2016 | 19:44 WIB

FPI Akan Jenguk Kader HMI yang Ditahan di Polda Metro

FPI Akan Jenguk Kader HMI yang Ditahan di Polda Metro

News | Senin, 14 November 2016 | 18:50 WIB

FPI dan HMI Rapat Tertutup, Pers Diusir Saat Dekati Rumah Rizieq

FPI dan HMI Rapat Tertutup, Pers Diusir Saat Dekati Rumah Rizieq

News | Senin, 14 November 2016 | 18:23 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB