Suara.com - Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, optimis kehadiran rekan barunya, Jorge Lorenzo, akan memberikan dampak positif bagi Ducati di kompetisi MotoGP musim depan.
Lorenzo memutuskan pindah dari Yamaha dan menandatangani kontrak dua tahun dengan Ducati pada awal Mei lalu setelah sembilan musim memperkuat tim berlambang garpu tala tersebut.
Juara dunia MotoGP tiga kali ini telah memulai debutnya bersama Ducati saat tes musim dingin di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, pertengahan November lalu.
Meski begitu, Lorenzo baru akan resmi menjadi bagian dari Ducati per 1 Januari mendatang. Ini dikarenakan pebalap berusia 29 tahun itu masih terikat kontrak dengan Yamaha hingga 31 Desember 2016.
Kendati harus lebih banyak bersabar, namun Doviziozo yakin Lorenzo mampu mewujudkan ambisi Ducati untuk kembali ke masa kejayaan mereka seperti di pertengahan 2000-an.
Terlebih, perkembangan motor Ducati cukup signifikan. Terbukti pabrikan motor asal Italia itu mampu menjuarai dua seri di MotoGP musim lalu; GP Austria--Andrea Iannone--dan GP Malaysia--Dovizioso.
"Mulai pertengahan musim lalu, saya merasa klik dengan motor, yang membuat saya bisa menyelesaikan musim dengan positif setelah di paruh pertama berjalan tidak begitu baik," kata Dovizioso kepada Gazzetta dello Sport.
"Lalu, adanya perubahan rekan setim akan memberikan nuansa positif bagi semua orang. Jarak antara kami dan tim yang jadi juara begitu dekat di akhir musim. Hal ini bisa mendorong kami untuk berpikir lebih keras lagi," sambung Dovi, sapaan Dovizioso.
Pada MotoGP 2016, Dovi menempati urutan kelima klasemen akhir di bawah Marc Marquez, Valentino Rossi, Lorenzo, dan Maverick Vinales, dengan poin 171.
Selama bergulirnya kompetisi musim lalu, Dovi tercatat lima kali naik podium; GP Qatar (posisi 2), GP Jerman (3), GP Austria (2), GP Jepang (2), GP Malaysia (1). (GP One)