Tipu Rp100 Juta, Komplotan Ini Berhasil Diringkus

Dythia Novianty | Suara.com

Kamis, 15 Desember 2016 | 00:29 WIB
Tipu Rp100 Juta, Komplotan Ini Berhasil Diringkus
Ilustrasi penangkapan penipu penggandaan uang. [suara.com/Andi Sirajuddin]

Suara.com - Tim Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, meringkus empat orang anggota komplotan penipuan dengan modus penggandaan uang.

"Para pelaku yang diringkus, yakni FZ alias Kiai Makruf warga Temanggung, Jawa Tengah, NK alias Darmo warga Banjarnegara (Jawa Tengah), UM warga Wonosobo (Jawa Tengah), dan BP alias Budi alias Dinar warga Kebumen (Jawa Tengah)," kata Kapolres Sleman AKBP Burkan Rudy Satria, Rabu (14/12/2016).

Menurut dia, keempat pelaku ini ditangkap atas laporan dari korban Kasmariono yang tertipu komplotan ini uang sebesar Rp100 juta.

"Aksi penipuan berawal dari kebingungan korban karena persoalan ekonomi. Di tengah kebingungan yang dialami, korban berkomunikasi dengan tersangka Budi alias Dinar dan mendapatkan tawaran untuk menggandakan uang. Dari Budi ini korban dihubungkan kepada tersangka FZ alias Kyai Makruf," katanya.

Ia mengatakan dari pertemuan tersebut kemudian disepakati penggandaan uang milik korban sebanyak Rp100 juta dilakukan di sebuah hotel di Jalan Solo, Kabupaten Sleman pada akhir November. Dalam kesepakatan, pelaku FZ menjanjikan uang Rp100 juta menjadi Rp10 miliar.

"Dalam pertemuan di hotel tersebut, FZ hanya ditemani oleh Darmo dengan membawa sebuah peralatan yang disebut menjadi sarana ritual penggadaan uang. Ketika pelaksanaan ritual, uang Rp100 juta diberikan ke FZ dan Darmo. Sedangkan korban diminta untuk membaca doa-doa yang diberikan oleh pelaku," katanya.

Burkan mengatakan, korban tidak menyadari saat sedang khusuk ritual uang miliknya sudah dibawa kabur. Sementara di bawah kain putih dan batik yang dijadikan sarana prosesi, para pelaku hanya meletakan uang pecahan Rp2.000 senilai Rp2 juta sebagai pengganti uang Rp100 juta milik korban.

"Korban baru menyadari menjadi korban penipuan setelah selesai melakukan ritual. Di hotel itu, korban tidak menemukan kedua tersangka dan justru hanya menemukan uang sebanyak Rp2 juta," katanya.

Setelah mendapatkan laporan dari korban, Satreskrim Polres Sleman melakukan pengejaran. Tiga pelaku yakni Budi, Darmo dan UM ditangkap bersamaan di Terminal Banjarnegara Jawa Tengah awal Desember.

"Sementara FZ yang sehari-hari seorang wiraswastawan dan berperan sebagai dukun diamankan pada (10/12) di Buntu, Banyumas, Jawa Tengah. Dari pemeriksaan yang dilakukan, setiap pelaku memiliki peran masing-masing dan mendapatkan pembagian," katanya.

Kasatreskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar mengatakan, dari penyelidikan yang dilakukan, saat ini polisi sudah mengamankan barang bukti berupa uang pecahan Rp2.000 senilai Rp2 juta yang dijadikan sebagai pengganti uang Rp100 juta milik korban. Uang sebanyak Rp500.000 sisa dari uang Rp100 juta yang sudah dibagi merata oleh keempat pelaku.

"Selain itu diamankan juga sejumlah barang bukti lainya yakni peralatan ritual seperti kain putih, kain batik, tiga gulung benang berwarna coklat, hitam, putih dan dua buah jarum, dua butir telur ayam dan satu buah Alquran," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya masih terus mengembangkan penyidikan kasus ini, karena dalam pemeriksaan sementara ke empat pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksi kejahatan penipuan.

"Jika ada anggota masyarakat yang pernah menjadi korban silahkan datang ke Polres Sleman," katanya.

Atas perbuatannya tersebut para tersangka dijerat dengan melanggar Pasal 378 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan, dengan ancaman hukuman penjara selama empat tahun. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Pesulap yang Pernah Diminta Gandakan Uang Rupiah

Cerita Pesulap yang Pernah Diminta Gandakan Uang Rupiah

News | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 05:43 WIB

Video Kanjeng Taat Pribadi Gandakan Uang, Ini Tanggapan Pesulap

Video Kanjeng Taat Pribadi Gandakan Uang, Ini Tanggapan Pesulap

News | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 03:09 WIB

Terkini

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup

News | Minggu, 26 April 2026 | 22:53 WIB

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:39 WIB

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!

News | Minggu, 26 April 2026 | 21:05 WIB

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!

News | Minggu, 26 April 2026 | 20:35 WIB

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:25 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB