Hingga Hari ini, Tercatat 103 Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Aceh

Adhitya Himawan

Kamis, 15 Desember 2016 | 07:42 WIB
Hingga Hari ini, Tercatat 103 Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Aceh
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek mengunjugi korban gempa di halaman Masjid Atta Darut, Pidie Jaya, Aceh, Jumat (9/12). [Antara]

Menginjak hari kesembilan masa tanggap darurat pasca gempa 6,5 SR di Aceh terus dipercepat. Masa tanggap darurat tetap berlaku selama 14 hari sejak kejadian gempa yaitu 7-20 Desember 2016. Evaluasi penanganan terus dilakukan setiap hari dari masing-masing klaster nasional seperti klaster pengananan pengungsi, kesehatan, logistik dan lainnya.

"Presiden RI terus memantau perkembangan penanganan tanggap darurat. Rencana Presiden RI akan berkunjung kembali ke Pidie Jaya pada Kamis (15/12/2016) mengunjungi beberapa lokasi untuk bertemu langsung dengan rakyatnya," kata Sutopo Purwo NugrohoKepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam keterangan resmi, Kamis (15/12/2016).

Hingga Kamis (15/12/2016) tercatat 103 korban meninggal gempa akibat gempabumi di Aceh yaitu 96 orang di Pidie Jaya, 2 orang di Pidie, dan 5 orang di Bireuen. 7 korban belum dapat diidentifikasi karena korban bukan warga lokal yang berkunjung ke Pidie Jaya saat kejadian gempa dan tertimbun bangunan roboh. Dari 103 korban meninggal dunia, 96 ahli waris telah menerima santunan duka cita dari Pemerintah sebesar Rp 15 juta per korban. Sedangkan untuj 7 korban meninggal yang saat ini masih dilakukan identifikasi akan diberikan santunan oleh Kementerian Sosial.

"Korban luka sebanyak 700 orang yaitu 168 luka berat da 532 luka ringan. Santuan korban luka berat semuanya telah diberikan santunan kepada korban luka berat. Pemerintah menggratiskan biaya pengobatan korban luka akibat gempa," ujar Sutopo.

40 pasien masih dirawat di selasar atau di luar RSUD Pidie Jaya karena bangunan RS rusak. Pasien juga merasa nyaman diluar karena takut adanya gempa susulan. Tenaga medis, obat-obatan dan sarana medis mencukupi untuk merawat korban.

Pendataan rumah terus dilakukan secara cepat. Data sementara rumah rusak yang dilaporkan ke Posko Utama di Pidie Jaya terus bertambah. Kementerian PU dan Dinas PU disertai beberapa ahli bangunan dari ITB dan Unsyiah terus mendata tingkat kerusakan bangunan. Data rumah rusak sementara adalah 16.238 unit yaitu 2.536 rusak berat, 2.473 rusak sedang, dan 11.329 rusak ringan. Penetapan rumah rusak yang telah diverifikasi ditetapkan oleh Bupati.

Untuk mempercepat penyaluran bantuan stimulan perbaikan rumah kepada masyarakat yang rusak maka data rumah tidak usah menunggu semuanya selesai. Tapi per hari di SK-kan Bupati kemudian BNPB menyalurkan bantuan Rp 40 juta per rumah rusak berat dan Rp 20 juta per rumah rusak sedang-ringan. Ini adalah mekanisme yang baru dibandingkan dengan periode sebelumnya dalam penanganan bencana. Sebelumnya menunggu semua verifikasi selesai baru di SK-kan dan disalurkan bantuan. Tapi saat ini sesuai arahan Presiden dilakukan bertahap sesuai hasil verifikasi harian. Cara ini akan lebih cepat. Sebab berdasarkan pengalaman sebelumnya mekanisme penetapan rumah rusak selalu memerlukan waktu lama karena jumlah rumah terus membengkak.

Sementara itu jumlah pengungsi menjadi 85.161 orang yaitu Pidie Jaya 82.122 orang, Pidie 1.295 orang dan Bireuen 1.324 orang. Semua pengungsi di Bireuen menumpang pada kerabatnya. Sebagian besar pengungsi membangun tenda atau barak di sekitar lingkungan rumahnya. Meskipun rumahnya roboh atau rusak berat, umumnya pengungsi nyaman tinggal di tenda dekat rumahnya sambil mengawasi harta miliknya daripada ditempatkan di pengungsian.

"Secara umum penyaluran bantuan dan logistik mencukupi. Bantuan terus berdatangan. Penanganan berjalan dengan baik. Peran pemerintah, pemda, NGO, relawan dan masyarakat sangat nyata membantu korban bencana gempa di Aceh," pungkas Sutopo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gubernur Aceh Sebar Surat Edaran PNS Wajib Bantu Korban Gempa

Gubernur Aceh Sebar Surat Edaran PNS Wajib Bantu Korban Gempa

News | Kamis, 15 Desember 2016 | 05:52 WIB

Dana Tanggap Darurat Bencana Aceh 2017 Akan Ditambah

Dana Tanggap Darurat Bencana Aceh 2017 Akan Ditambah

News | Selasa, 13 Desember 2016 | 05:04 WIB

Gapensi Minta Pemerintah Buat Standar Bangunan Anti Gempa

Gapensi Minta Pemerintah Buat Standar Bangunan Anti Gempa

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 01:01 WIB

6 Hari Tanggap Darurat Gempa Aceh, Ini Keadaan Terakhirnya

6 Hari Tanggap Darurat Gempa Aceh, Ini Keadaan Terakhirnya

News | Senin, 12 Desember 2016 | 21:28 WIB

Pemulihan Gempa Aceh Dimulai, BNPB Kaji Cepat Kerusakan Rumah

Pemulihan Gempa Aceh Dimulai, BNPB Kaji Cepat Kerusakan Rumah

News | Senin, 12 Desember 2016 | 21:09 WIB

Menhub Dorong Maskapai Bantu Korban Gempa Aceh

Menhub Dorong Maskapai Bantu Korban Gempa Aceh

News | Senin, 12 Desember 2016 | 11:45 WIB

Tambahan 30 Unit Hidran Umum Berfungsi Hari Ini

Tambahan 30 Unit Hidran Umum Berfungsi Hari Ini

Bisnis | Senin, 12 Desember 2016 | 10:14 WIB

Ahmadiyah Indonesia Buka Rekening Donasi untuk Gempa Aceh

Ahmadiyah Indonesia Buka Rekening Donasi untuk Gempa Aceh

News | Senin, 12 Desember 2016 | 05:12 WIB

Car Free Day Diwarnai Penggalangan Dana untuk Korban Gempa Aceh

Car Free Day Diwarnai Penggalangan Dana untuk Korban Gempa Aceh

News | Minggu, 11 Desember 2016 | 10:52 WIB

Kemensos Kirim Dua Posko Tambahan ke Lokasi Gempa Aceh

Kemensos Kirim Dua Posko Tambahan ke Lokasi Gempa Aceh

News | Minggu, 11 Desember 2016 | 09:28 WIB

Terkini

Maluku Utara Pasang Target Jadi Acuan Hilirisasi Nikel Berkelanjutan

Maluku Utara Pasang Target Jadi Acuan Hilirisasi Nikel Berkelanjutan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:07 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB

Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian

Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB

Dadan Hindayana Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa 20 Tahun Penjara

Dadan Hindayana Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa 20 Tahun Penjara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:07 WIB

Detik-Detik Mencekam! Helikopter AL Inggris Meledak di Udara, 3 Prajurit Tewas

Detik-Detik Mencekam! Helikopter AL Inggris Meledak di Udara, 3 Prajurit Tewas

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:53 WIB

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT Imigrasi, Eks Dirjen dan Kakanwil Jawa Barat Ikut Terjaring

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT Imigrasi, Eks Dirjen dan Kakanwil Jawa Barat Ikut Terjaring

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:33 WIB