Tim Anies-Sandi Ajak Masyarakat Sadar Ahok Gagal Bangun Jakarta

Adhitya Himawan, Dian Rosmala

Rabu, 21 Desember 2016 | 07:11 WIB
Tim Anies-Sandi Ajak Masyarakat Sadar Ahok Gagal Bangun Jakarta
Anggawira. [Dokumen Pribadi]

Realita persoalan dalam pembangunan Jakarta nampaknya masih kurang dipahami oleh masyarakat akibat banyaknya manipulasi informasi melalui berbagai media massa dan jejaring sosial, terlebih di tengah hiruk pikuk Pemilihan Kepala Daerah Jakarta saat ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Anggawira selaku Koordinator Sahabat Anies-Sandi. 

“Kami memandang Jakarta, sebagai Ibu Kota Negara Indonesia yang merupakan barometer pembangunan nasional. Jadi, ketika persoalan pembangunan di Jakarta tidak dapat diselesaikan pasti akan mempengaruhi pula pembangunan nasional”, ujar Anggawira di Jakarta, Senin, (19/12/2016). 

Selama ini, lanjutnya, masih banyak masyarakat yang belum dapat memahami sepenuhnya mengenai pencapaian pembangunan Ibu Kota oleh pemerintah. Anggawira mengaku pihaknya ingin menyadarkan masyarakat bawasannya keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari aspek fisik dan aksesorisnya saja. 

“Dari banyak data yang kami himpun, terlihat bahwa persoalan-persoalan utama di Jakarta belum mampu diselesaikan dengan baik, bahkan sebagiannya mengalami kemuduran.  Contohnya, dari data BPS (Badan Pusat Statistik) menunjukan  jumlah penduduk miskin di Jakarta meningkat sekitar 30 ribu jiwa dalam 4 tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin pada Maret 2016 mencapai 384.300 jiwa dari sebelumnya 355.200 jiwa pada tahun 2012. Jumlah penduduk yang rentan miskin juga relatif tinggi, yaitu lebih dari 1 juta jiwa,” papar ketua BPP HIPMI Bidang Organisasi tersebut. 

Hal ini diperkuat pula dengan data-data BPS yang menyebutkan rata-rata Rasio Gini tahun 2012-2016 berkisar di atas 0,4 (rasio 0 sampai 1, di mana angka 1 adalah yang tertinggi).

 “Angka ini meningkat cukup drastis dari periode sebelum 2012 yang berada di kisaran 0,3. Hal tersebut menunjukkan kesenjangan pendapatan antara penduduk kaya dan miskin memburuk dalam 4 tahun terakhir. Angka tersebut menempatkan DKI Jakarta sebagai salah satu dari 7 provinsi dengan Rasio Gini tertinggi di Indonesia,” imbuhnya. 

Bahkan, tren kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai indikator dasar pembangunan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan di DKI Jakarta juga relatif rendah, yaitu sekitar 0,54 per tahun – IPM tahun 2012 (77,53) dan 2015 (78,99). Sementara, rata-rata kenaikan IPM di provinsi lain mencapai hingga lebih dari 0,7, contohnya Nusa Tenggara Barat (0,8) dan Nusa Tenggara Timur (0,7). 

“Rata-rata kenaikan IPM per tahun di Jakarta ini masih tertinggal dari Jawa Timur (0,72), Jawa Tengah (0,68), Jawa Barat (0,66), dan bahkan Papua (0,56) serta rata-rata kenaikan IPM nasional (0,62). Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada peningkatan yang berarti dalam pembangunan manusia di Jakarta,” ungkap dosen Universitas Islam As-Syafi'iyah tersebut. 

Menambah angka kemiskinan

Penggusuran tanpa memberikan ruang dialog di berbagai tempat di Jakarta dalam 2 tahun terakhir ini juga berpotensi menambah angka kemiskinan. Pasalnya, warga yang tergusur terpaksa kehilangan pendapatan sehingga rentan untuk jatuh miskin. 

Selain penggusuran, proyek reklamasi Pantai Utara Jakarta juga berpotensi melahirkan kelompok miskin baru dari kalangan nelayan. “Kebijakan reklamasi oleh Pemprov DKI Jakarta lebih banyak menguntungkan para pemodal besar dan jauh dari prinsip keadilan,” kata Anggawira. 

Anggawira juga menyatakan keprihatinan atas pengelolaan anggaran dan pelaksanaan kebijakan yang masih belum maksimal. “Gubernur DKI Jakarta dibekali anggaran (APBD) hingga hampir Rp70 triliun rupiah per tahun. Kedekatannya dengan Pemerintah Pusat serta status DKI sebagai daerah otonomi khusus memberikan wewenang yang luas kepada Gubernur DKI dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan kebijakan. Namun, sayangnya itu semua belum mampu dijalankan secara maskimal untuk kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Atas fakta-fakta tersebut, Anggawira menilai pembangunan yang dilakukan selama lima tahun terakhir tidak memberikan dampak yang signifikan bagi kemajuan Jakarta maupun kesejahteraan masyarakat. 

“Warga Jakarta pun pasti melihat dan merasakan hal yang sama. Dimana mereka tidak puas dengan pengelolaan pemerintahan DKI Jakarta yang tidak menjalankan amanat dari masyarakat. Sudah saatnya Jakarta memiliki pemimpin baru yang mampu mengemban amanat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan kemanusiaan,” simpulnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Strategi Agus SBY Mengatasi Banjir di Jakarta

Ini Strategi Agus SBY Mengatasi Banjir di Jakarta

News | Rabu, 21 Desember 2016 | 04:17 WIB

Timses Anies-Sandiaga Ingin Ulang Sukses Duet Jokowi-Ahok

Timses Anies-Sandiaga Ingin Ulang Sukses Duet Jokowi-Ahok

News | Selasa, 20 Desember 2016 | 14:43 WIB

Relawan Anies-Sandiaga Konsolidasi di Rumah Ali Sadikin

Relawan Anies-Sandiaga Konsolidasi di Rumah Ali Sadikin

News | Selasa, 20 Desember 2016 | 14:42 WIB

2017, Ahok - Djarot akan Datangi Warga yang ke Rumah Lembang

2017, Ahok - Djarot akan Datangi Warga yang ke Rumah Lembang

News | Selasa, 20 Desember 2016 | 14:07 WIB

Djarot Merasa Dirinya dan Ahok Memang Ditakdirkan Harus Lurus

Djarot Merasa Dirinya dan Ahok Memang Ditakdirkan Harus Lurus

News | Selasa, 20 Desember 2016 | 11:34 WIB

Anies Tak Ingin Ada Cagub yang Tolak Debat yang Digelar KPUD

Anies Tak Ingin Ada Cagub yang Tolak Debat yang Digelar KPUD

News | Senin, 19 Desember 2016 | 17:57 WIB

Jika Anies Bohong, Tokoh Ini Ajak Warganya Datangi Balai Kota

Jika Anies Bohong, Tokoh Ini Ajak Warganya Datangi Balai Kota

News | Senin, 19 Desember 2016 | 17:12 WIB

Anies Sandi Didukung Komunitas Melayu Jakarta

Anies Sandi Didukung Komunitas Melayu Jakarta

News | Senin, 19 Desember 2016 | 11:26 WIB

Djarot Ditemani Istri, Ahok Datang Telat di Rumah Lembang

Djarot Ditemani Istri, Ahok Datang Telat di Rumah Lembang

News | Senin, 19 Desember 2016 | 10:19 WIB

Pilkada 2017, Djarot: Idealnya Persaingan Tak Dikotori Unsur SARA

Pilkada 2017, Djarot: Idealnya Persaingan Tak Dikotori Unsur SARA

News | Senin, 19 Desember 2016 | 01:13 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB