Presiden Palestina: Resolusi DK PBB Landasan Hukum Penyelesaian

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Senin, 26 Desember 2016 | 05:48 WIB
Presiden Palestina: Resolusi DK PBB Landasan Hukum Penyelesaian
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas (tengah), saat menghadiri Misa Natal di Gereja Saint Catherine di Bethlehem, Tepi Barat, Minggu (25/12/2016). [Musa Al Shaer/AFP Pool/AFP]

Suara.com - Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu (24/12) mengatakan bahwa Resolusi 2334 Dewan Keamanan (DK) PBB, yang mengutuk pemukiman Israel di Palestina, mempertegas landasan hukum bagi penyelesaian konflik di Timur Tengah.

Pernyataan Abbas tersebut yang disiarkan oleh kantor berita resmi Palestina, WAFA, dikeluarkan selama acara makan malam yang diselenggarakan di Kota Bethlehem, Tepi Barat Sungai Jordan, berkaitan dengan perayaan Natal.

"Suara yang mendukung resolusi itu belum menyelesaikan masalah Palestina, tapi menegaskannya," kata Abbas, sebagaimana dikutip WAFA. "Resolusi tersebut menekankan dasar hukum bagi penyelesaian dan kembali menegaskan permukiman Israel tidak sah," kata Abbas menambahkan.

Pemungutan suara mengenai resolusi tersebut dilakukan atas permintaan Venezuela, Senegal, Malaysia dan Selandia Baru, cuma 24 jam setelah Mesir --yang memimpin kelompok Arab di DK PBB-- tiba-tiba meminta penundaan pemungutan suara.

"Dunia menyampaikan kata-katanya bahwa pemukiman di wilayah Palestina yang diduduki pada 1967, termasuk Jerusalem Timur, tidak sah," kata Abbas, sebagaimana diberitakan Xinhua. Abbas merujuk kepada 15 negara anggota DK PBB yang memberi suara dukungan buat resolusi itu.

Lebih jauh, Abbas menyeru Israel "agar duduk bersama di meja perundingan untuk membahas semua masalah yang mengganjal di antara kita dan menyelesaikannya dengan keinginan baik".

"Kita adalah tetangga di tanah suci ini dan kami menginginkan perdamaian. Kalian (Israel) memiliki negara kalian, dan kami dapat memiliki negara kami, lalu kita dapat hidup berdampingan dalam kedamaian dan keamanan," tambahnya.

"Jika kalian menerima, maka ada 57 negara Arab dan Islam yang akan siap mengakui kalian (Israel)," sambung Presiden Palestina itu.

Pada Sabtu pagi, Abbas menyatakan bahwa pesan semua negara yang memberi suara dukungan bagi resolusi DK PBB itu ialah (bahwa) rakyat Palestina tidak sendirian dalam menghadapi ketidakadilan dan kolonisasi.

"Kami mengulurkan tangan kami bagi perdamaian, dan kami berharap konferensi internasional bagi perdamaian di Timur Tengah yang akan diselenggarakan di Paris pada Januari, akan membuat 2017 jadi tahun diakhirinya pendudukan Israel," tegas Abbas. [Antara/Xinhua-OANA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ancaman Israel Usai Dikenai Resolusi Stop Kegiatan di Palestina

Ancaman Israel Usai Dikenai Resolusi Stop Kegiatan di Palestina

News | Minggu, 25 Desember 2016 | 07:43 WIB

Israel Kecewa dan Merasa Ditinggalkan Oleh AS

Israel Kecewa dan Merasa Ditinggalkan Oleh AS

News | Sabtu, 24 Desember 2016 | 09:27 WIB

DK PBB Keluarkan Resolusi Hentikan Kegiatan Israel di Palestina

DK PBB Keluarkan Resolusi Hentikan Kegiatan Israel di Palestina

News | Sabtu, 24 Desember 2016 | 09:16 WIB

Bantu Atasi Kebakaran di Israel, Palestina Kirim Tim Pemadam

Bantu Atasi Kebakaran di Israel, Palestina Kirim Tim Pemadam

News | Sabtu, 26 November 2016 | 09:19 WIB

Terkini

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB