Cak Imin Berbagi 6 Ajaran dari Gus Dur

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Selasa, 27 Desember 2016 | 17:48 WIB
Cak Imin Berbagi 6 Ajaran dari Gus Dur
‎ Partai Kebangkitan Bangsa menggelar tahlil dan manaqib haul Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ke-7 di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Selasa (27/12/2016). (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Partai Kebangkitan Bangsa menggelar tahlil dan manaqib haul Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ke-7 di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Selasa (27/12/2016). Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bercerita tentang ajaran dari Presiden keempat Indonesia ini yang bisa dipelajari dan menjadi rujukan dalam berkehidupan.‎ ‎Nilai-nilai ini, kata Cak Imin, yang akan akan dijadikan menjadi pilar oleh PKB.‎

"Ada enam, Ketauhidan, kemanusian, keadilan, kebersamaan, silaturahmi, dan perdamaian," kata Cak Imin dalam sambutannya.‎

‎Di level ketauhidan, Gus Dur hidup tanpa rasa takut dan sedih dalam keadaan yang pahit. Sebab Gus Dur tidak pernah menikmati hidup tenang dalam posisi nyaman.
‎
Seperti halnya ketika Gus Dur harus jatuh dari kursinya sebagai Presiden. Di kursi tertinggi negara ini, Gus Dur memilih menghindari kenyamanan. Sehingga dia dijatuhkan oleh lawan politiknya.

"Ini contoh yang nyaman malah (dia) hindari," kata ‎Anggota Komisi I DPR ini.

‎Sebelum jatuh dari kursi Presiden, Gus Dur melakukan pemecatan terhadap sejumlah menteri dari partai yang berkoalisi dengan dirinya. Cak Imin kala itu sempat memperingatinya. Namun, Gus Dur berkata, kalau pemecatan itu harus dilakukan lantaran masalah prinsip dan hal itu tidak bisa diganggu gugat.

"Suatu hari, saya Wakil Ketua DPR, dapat kabar, Laksanana Sukardi menteri BUMN mau dipecat dan yang menggantikan Rozy Munir. Saya menyampaikan jangan sampai memecat Laksamana Sukardi. Karena kalau memecat sama halnya usia kepresidenan tidak akan lama," kata dia.‎

"Betul dipecat nggak lama Gus Dur digusur dari keluasaan," sambungnya.

Cerita lain soal ketauhidan Gus Dur adalah ketika tokoh plural itu dilarang berziarah di makam ayahandanya di Pesantren Tebu Ireng oleh rezim Presiden Soeharto. Acara ziarah ini merupakan rangkaian acara pertemuan Gus Dur dan Megawati Soekarnoputri.

Saat acara itu seluruh pintu menuju makam ditutup. Namun, Gus Dur tidak melakukan perlawanan, dan tetap berziarah namun di depan pintu pagar pesantren.

baca juga

"Waktu itu semua pintu menuju makan ditutup. Akhirnya Gus Dur ziarah di pinggir jalan tidak bisa masuk. Kalau saya sudah ngamuk. Gus Dur nggak ngamuk. Kalau saya sudah serukan ke Banser untuk Bongkar pintu. Wong gusdur punya hak," kata dia.

Selain itu, soal ketauhidan lainnya bisa dilihat dari Gus Dur Beragama. Cak Imin menyebut, ketauhidan yang kuat dan tidak dalam beragama tidak akan sombong dengan agamanya.‎

"Beliau bahkan biilang 'Tuhan sebetulnya tidak perlu dibela karena tuhan mampu membela dirinya sendiri'. Kalau saya nggak berani ngomong gitu takut kualat sama Tuhan. Itulah Gus Dur ketauhidan sudah tuntas, sudah selesai," tuturnya.

Nilai yang menjadi rujukan selain ketauhidan adalah kemanusiaan. Cak Imin punya cerita khusus soal ini. Cerita ini pula yang membuat ayahandanya menjadi terkenal.

"Gus Dur pernah menulis di majalah tentang ayah saya judulnya kyai Iskandar," kata dia.

Tulisan itu, sambung Cak Imin, berisi tentang seseorang yang menganut Islam Abangan, atau Islam yang mengikuti tradisi Jawa atau Islam yang tidak Salat, serta Islam yang masih menggunakan ritual dengan kemenyan dan sajen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jika Masih Hidup, Gus Dur Paling Lantang Tantang Intoleransi

Jika Masih Hidup, Gus Dur Paling Lantang Tantang Intoleransi

News | Minggu, 25 Desember 2016 | 16:45 WIB

Cagub DKI Hadiri Haul Gus Dur, Jokowi: Mbok Ya Begitu yang Rukun

Cagub DKI Hadiri Haul Gus Dur, Jokowi: Mbok Ya Begitu yang Rukun

News | Sabtu, 24 Desember 2016 | 07:15 WIB

Jokowi: Jika Saja Gus Dur Masih Hidup, Maka...

Jokowi: Jika Saja Gus Dur Masih Hidup, Maka...

News | Sabtu, 24 Desember 2016 | 06:35 WIB

Dikasih Peci Gus Dur, Ini Janji Jokowi

Dikasih Peci Gus Dur, Ini Janji Jokowi

News | Sabtu, 24 Desember 2016 | 06:05 WIB

Alissa Wahid: Pesan Gus Dur, Jaga Kebhinekaan

Alissa Wahid: Pesan Gus Dur, Jaga Kebhinekaan

News | Sabtu, 24 Desember 2016 | 00:05 WIB

Jokowi Hadir di Haul Gus Dur ke-7

Jokowi Hadir di Haul Gus Dur ke-7

News | Jum'at, 23 Desember 2016 | 19:04 WIB

Ketua DPR: Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan, Apa Sih Susahnya

Ketua DPR: Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan, Apa Sih Susahnya

News | Kamis, 10 November 2016 | 12:13 WIB

Ahok: Kalau Kita Bertuhan, Tidak Mungkin Kita Ribut

Ahok: Kalau Kita Bertuhan, Tidak Mungkin Kita Ribut

News | Minggu, 24 Januari 2016 | 13:10 WIB

Tahun Depan, Museum Islam Nusantara Diharapkan Bisa Diresmikan

Tahun Depan, Museum Islam Nusantara Diharapkan Bisa Diresmikan

News | Minggu, 27 Desember 2015 | 08:21 WIB

Ini Pesan Putri Gus Dur Buat Masyarakat Indonesia

Ini Pesan Putri Gus Dur Buat Masyarakat Indonesia

News | Minggu, 27 Desember 2015 | 00:01 WIB

Terkini

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:45 WIB

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:35 WIB

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:34 WIB

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:28 WIB

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 18:25 WIB

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 18:21 WIB

×