Pembunuhan Sadis di Pulomas, Pengacara: Ada yang Tidak Beres

Selasa, 27 Desember 2016 | 22:56 WIB
Pembunuhan Sadis di Pulomas, Pengacara: Ada yang Tidak Beres
Pengacara Dodi Triono, John Siregar saat menyambangi rumah kliennya di kawasan Pulomas, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2016) malam [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Pengacara Dodi Triono, John Siregar mengunjungi kediaman kliennya yang tewas dalam pembunuhan sadis di Perumahan Pulo Mas Utara, Nomor 7, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2016) malam.

Siregar mengatakan tidak menyangka apa yang dialami kliennya tersebut. Lanjut dia, semasa hidupnya selama dikenal, korban adalah sosok yang baik dan tidak memiliki musuh.

"Ini pasti ada sesuatu yang tidak beres. Dia orang baik. Tidak mungkin orang seperti Pak Dodi begitu mudahnya dihabisin. Ini sampai anak-anaknya (juga). Kan kasian ada teman anaknya juga itu. Kasian, saya tidak menyangka," kata John di lokasi.

Siregar semakin meyakini dengan dugaannya dengan tidak adanya ditemukan barang-barang berharga milik korban yang hilang dalam kejadian tersebut.

"Orang yang lihat pasti tahu, orang kampung sekalipun, kalau maling itu ada barang kita yang hilang. Inikan barang tidak ada yang hilang," ujar Siregar.

Siregar menambahkan untuk profesi pekerjaan kliennya sendiri merupakan seorang arsitek. Terakhir kali ketemu kliennya baru dua hari yang lalu.

"Dia konsultan arsitek. Saya juga terakhir ketemu tanggal 24 kemarin. Sudah lama, kangen-kangenan aja saya ketemu," ujar Siregar.

Selain itu, mengenai kliennya sebagai arsitek yang memimpin proyek pembangunan di Senayan, kata Siregar, dirinya tidak mengetahui soal tersebut.

"Nggak tahu masalah gituan ya (terkait proyek). Saya hanya mengurusi masalah keluarga yang saya bantuin, nggak ada urusan lain ya," tutur Siregar.

Baca Juga: Makin Malam, Makin Banyak Warga ke TKP Pembunuhan Sadis Pulomas

Seperti diberitakan sebelumnya, 11 orang disekap di kamar mandi rumah Dodi sejak Senin (26/12/2016) dan baru ditemukan pagi tadi. Enam orang meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Keenam korban meninggal antara lain Dodi Triono, Diona Arika Andra Putri (16 tahun, anak Dodi), Dianita Gemma Dzalfayla (9 tahun, anak Dodi), Calista Putri Pahlevi‎ atau Amel (10 tahun, teman anak Dodi), Yanto dan Tasrok (40). Yanto dan Tasrok adalah supir.

Sementara lima korban yang selamat, yaitu Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak Dodi), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI