Amankan Lima Saksi Kunci Pembunuhan di Pulomas, LPSK Turun Tangan

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 28 Desember 2016 | 15:58 WIB
Amankan Lima Saksi Kunci Pembunuhan di Pulomas, LPSK Turun Tangan
Erlinda Komnas Perlindungan Anak
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Erlinda kembali menyambangi Rumah Sakit Kartika Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016). Erlinda berkomitmen untuk ikut berkontribusi dalam proses penanganan kasus pembunuhan sadis di rumah Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara, nomor 7A, Pulogadung, Jakarta Timur.

"KPAI juga menghadirkan tim dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Tujuan LPSK dihadirkan adalah untuk memberikan perlindungan terhadap saksi dari ancaman teror," ujar Erlinda.

Selain berkoordinasi dengan LPSK, Erlinda juga berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pusat Perlayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak, tim psikolog dari pemerintah Jakrta serta interpreter.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, sebelas korban ditemukan di dalam kamar mandi rumah Dodi. Enam orang meninggal dunia, yakni Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16 tahun, anak Dodi), Dianita Gemma Dzalfayla (9 tahun, anak ketiga Dodi), Amalia Calista Putri Pahlevi‎ atau Amel (10 tahun, teman Dianita), Sugiyanto, dan Tasrok (40). Sugiyanto dan Tasrok adalah supir.

Kemudian, lima korban lainnya selamat, yaitu Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak ketiga Dodi), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy.

Kedatangan Erlinda kali ini ingin memastikan Zanette dan empat korban lainnya dapat memberikan keterangan kepada penyidik untuk memecahkan misteri pembunuhan tersebut. Selain itu, KPAI ingin membuat mereka merasa aman karena kini posisi mereka sangat penting.

"Selain itu KPAI ingin memastikan apakah Anet (Zanette) bersedia untuk berkoordinasi memberikan keterangan dalam upaya penegakan hukum dan proses penyidikan dari kasus ini, karena Anet masih berusia 13 tahun dan empat saksi lain yang masih hidup adalah orang dewasa," kata dia.

Erlinda mengatakan akan mengecek kehadiran interpreter dan psikolog yang menangani korban selama, khususnya Zanette, di Rumah Sakit Kartika.

"Anet sudah mengatakan bahwa orang-orang ini jahat. Ketika menceritakan detail peristiwa penyanderaan dan pembunuhan, Anet tidak terlihat seperti orang yang menyandang disabilitas, karena Anet menceritakan detail-detail peristiwa dengan suara yang lantang dan cukup jelas. Interpreter diharapkan dapat membantu memastikan pernyataan-pernyataan jika Anet menceritakan kembali peristiwa tersebut," kata Erlinda.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Video | Selasa, 03 Januari 2023 | 14:00 WIB

Terkini

Berapa Kekayaan Syahrini? Bikin Heboh Pakai Cincin Rp116 M saat Ulang Tahun Anak

Berapa Kekayaan Syahrini? Bikin Heboh Pakai Cincin Rp116 M saat Ulang Tahun Anak

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:09 WIB

Miris! Tanah Ditukar Senter, UU IKN Digugat ke MK Demi Bela Hak Masyarakat Adat

Miris! Tanah Ditukar Senter, UU IKN Digugat ke MK Demi Bela Hak Masyarakat Adat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:07 WIB

Geger! Negara Kim Jong-un Suruh Rakyatnya Makan Sup Daging Anjing untuk Atasi Panas Ekstrem

Geger! Negara Kim Jong-un Suruh Rakyatnya Makan Sup Daging Anjing untuk Atasi Panas Ekstrem

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:07 WIB

Bukan Artis, Sosok Ini Sukses Jadi Influencer Berkat Konten Otomotif

Bukan Artis, Sosok Ini Sukses Jadi Influencer Berkat Konten Otomotif

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:06 WIB

Buku One Day This Tree Will Fall, Kisah Indah Tentang Hutan dan Kehidupan

Buku One Day This Tree Will Fall, Kisah Indah Tentang Hutan dan Kehidupan

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:05 WIB

TNI Buka Suara soal Dugaan Penganiayaan Polisi di Palmerah

TNI Buka Suara soal Dugaan Penganiayaan Polisi di Palmerah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:04 WIB

4 Daftar Perusahaan Don Ritto yang Diduga Jadi Tempat Pencucian Uang

4 Daftar Perusahaan Don Ritto yang Diduga Jadi Tempat Pencucian Uang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:03 WIB

3 Pilihan Loafers Pria Lokal Alternatif New Balance 1906L, Cocok untuk Acara Kasual dan Formal

3 Pilihan Loafers Pria Lokal Alternatif New Balance 1906L, Cocok untuk Acara Kasual dan Formal

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:03 WIB

4 Sunscreen Stick Terbaik untuk Reapply Praktis Tanpa Kotor, Cocok Dibawa Bepergian

4 Sunscreen Stick Terbaik untuk Reapply Praktis Tanpa Kotor, Cocok Dibawa Bepergian

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:01 WIB

Sahroni Soal Isu Kapolri Diganti: Kerjanya Listyo Bagus, Kalau Gak Ada Kurangnya Itu Namanya Tuhan

Sahroni Soal Isu Kapolri Diganti: Kerjanya Listyo Bagus, Kalau Gak Ada Kurangnya Itu Namanya Tuhan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:00 WIB

×