Geger! Negara Kim Jong-un Suruh Rakyatnya Makan Sup Daging Anjing untuk Atasi Panas Ekstrem

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:07 WIB
Geger! Negara Kim Jong-un Suruh Rakyatnya Makan Sup Daging Anjing untuk Atasi Panas Ekstrem
Korea Utara menyarankan warga mengonsumsi sup daging anjing demi menghadapi gelombang panas ekstrem semenanjung. (SCMP)
baca 10 detik
  • Korea Utara mempromosikan sup daging anjing untuk mengatasi krisis gelombang panas ekstrem.

  • Kebijakan promosi kuliner ini bertolak belakang dengan larangan total daging anjing di Korea Selatan.

  • Suhu ekstrem hingga 40 derajat Celsius diprediksi terus bertahan melintasi Semenanjung Korea.

Suara.com - Pemerintah Korea Utara menginstruksikan warganya mengonsumsi sup daging anjing sebagai solusi utama menghadapi gelombang panas menyengat yang melanda seluruh Semenanjung Korea. Langkah strategis ini menjadi pembeda nyata dibandingkan negara tetangga yang justru resmi mempidanakan industri kuliner tersebut.

Otoritas Pyongyang menilai olahan tradisional ini mampu menjaga stamina tubuh di tengah melonjaknya suhu udara hingga mendekati angka 40 derajat Celsius. Media resmi pemerintah secara masif membagikan panduan kesehatan khusus agar masyarakat terhindar dari risiko fatal akibat cuaca ekstrem.

Surat kabar Rodong Sinmun terbitan hari Minggu menyoroti pentingnya pertolongan pertama pada gangguan kesehatan akibat cuaca panas. Rumah Sakit Umum Pyongyang mengingatkan bahwa paparan panas berlebih mampu memperburuk komplikasi pernapasan dan jantung.

Momen tak biasa terjadi saat pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un menemui pemain sepak bola putri dari klub Naegohyang Women’s FC usai meraih gelar juara Liga Champions Wanita Asia. [Istimewa]
Momen tak biasa terjadi saat pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un menemui pemain sepak bola putri dari klub Naegohyang Women’s FC usai meraih gelar juara Liga Champions Wanita Asia. [Istimewa]

"Penyakit kardiovaskular, diabetes, dan hipertiroidisme dapat memburuk akibat kelelahan akibat panas dan sengatan panas," ujar dokter senior Rumah Sakit Umum Pyongyang dalam wawancaranya bersama Rodong Sinmun.

Selain daging anjing, warga disarankan mengonsumsi makanan penyegar seperti semangka, mentimun, serta bubur kacang hijau. Hidangan sup daging anjing atau dangogi guk tetap menjadi menu utama yang dipromosikan karena nilai gizinya yang tinggi.

Meski dinilai manjur melawan cuaca panas, makanan ini tergolong hidangan mewah yang sulit dijangkau oleh sebagian besar masyarakat biasa. Faktor harga membuat santapan ini lebih sering hadir pada momen-momen tertentu saja.

"Dangogi populer di Utara, tetapi merupakan makanan yang mahal," kata Ri Chol, mantan diplomat Korea Utara, kepada This Week in Asia.

Ia menambahkan bahwa hidangan tersebut mayoritas dikonsumsi saat puncak musim panas demi mencegah kelelahan fisik. Pemerintah bahkan mendirikan berbagai restoran mewah di sepanjang Sungai Taedong khusus menyajikan olahan ini.

Upaya melestarikan kuliner ekstrem ini juga dilakukan melalui kompetisi memasak tahunan di ibu kota. Pemerintah menjadikan tradisi ini sebagai simbol patriotisme dalam bertahan hidup di tengah musim panas.

baca juga

Kondisi ini berbanding terbalik dengan kebijakan di Korea Selatan yang telah memperketat aturan hukum terkait hewan tersebut. Hukum terbaru di Selatan melarang keras praktik pembudidayaan dan penjualan untuk konsumsi manusia.

Undang-undang di Korea Selatan memberikan masa tenggang tiga tahun sebelum sanksi pidana diberlakukan secara penuh pada 2027. Pelanggar aturan ini terancam hukuman penjara hingga tiga tahun atau denda finansial yang sangat besar.

Sementara itu, Pyongyang terus mencatat rekor suhu malam hari yang tetap panas di atas 25 derajat Celsius sejak akhir Juli. Badan meteorologi setempat melaporkan bahwa gelombang panas masih akan bertahan hingga akhir pekan.

Wilayah tengah dan utara diprediksi mengalami puncak suhu hingga 35 derajat Celsius dengan kelembapan udara melebihi 70 persen. Peringatan suhu tinggi bahkan dikeluarkan untuk wilayah Pyongyang dan provinsi sekitarnya hingga mencapai 40 derajat Celsius.

Di sisi lain, wilayah Korea Selatan juga mengalami krisis gelombang panas terburuk dalam beberapa dekade terakhir. Suhu udara ekstrem yang membakar wilayah tenggara kini mulai bergerak mendekati kawasan metropolitan Seoul.

Kehadiran Topan Dolphin di sekitar perairan Jepang diperkirakan tidak akan membawa udara sejuk ke Semenanjung Korea. Dua kubah udara panas yang mengapit wilayah tersebut justru akan memblokir pergerakan badai dan mendorong angin kering panas.

"Karena Topan Dolphin bergerak ke barat dari perairan utara Guam, angin timur diperkirakan akan bertahan, sehingga suhu di wilayah barat kemungkinan akan tetap tinggi untuk saat ini," kata Kim Soo-hyeon, prakirawan di Badan Meteorologi Korea.

Fenomena gelombang panas ekstrem ini menjadi latar belakang utama mengapa Pemerintah Korea Utara gencar mendorong konsumsi bahan pangan tinggi kalori bagi warganya. Perbedaan respon sosial dan hukum antara Utara dan Selatan mencerminkan polarisasi budaya yang semakin melebar di Semenanjung Korea dalam menghadapi krisis iklim global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla

El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Kuba 'Kiamat Kecil' Gara-gara Mati Listrik, Negara Lumpuh Total di Tengah Cuaca Panas Ekstrem

Kuba 'Kiamat Kecil' Gara-gara Mati Listrik, Negara Lumpuh Total di Tengah Cuaca Panas Ekstrem

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Catatan Penting dari DPR di Balik Kesiapan Prabowo Kunjungi Korea Utara

Catatan Penting dari DPR di Balik Kesiapan Prabowo Kunjungi Korea Utara

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:42 WIB

Terkini

Sifat dan Karakter Shio Macan, Percaya Diri tapi Mudah Terbawa Emosi

Sifat dan Karakter Shio Macan, Percaya Diri tapi Mudah Terbawa Emosi

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:56 WIB

RI Kejar Perjanjian Dagang dengan AS, Budi Santoso: Jangan Sampai Pasar Ekspor Hilang

RI Kejar Perjanjian Dagang dengan AS, Budi Santoso: Jangan Sampai Pasar Ekspor Hilang

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:56 WIB

Hari Anak Nasional Jadi Alarm, Kasus Ayah Rudapaksa Anak di Sumsel Terus Berulang

Hari Anak Nasional Jadi Alarm, Kasus Ayah Rudapaksa Anak di Sumsel Terus Berulang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Takut Diremehkan Jadi Aktris, Inde Navarrette Rela Hapus Konten di Twitch

Takut Diremehkan Jadi Aktris, Inde Navarrette Rela Hapus Konten di Twitch

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara

Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara

Jogja | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:54 WIB

Bronzer vs Contour, Apa Bedanya? Simak Cara Pakainya agar Makeup Makin Flawless

Bronzer vs Contour, Apa Bedanya? Simak Cara Pakainya agar Makeup Makin Flawless

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:54 WIB

Ini 5 Motor Matic Ringan dan Mudah Dikendarai Mulai 4 Jutaan, Simak Saran Pakar

Ini 5 Motor Matic Ringan dan Mudah Dikendarai Mulai 4 Jutaan, Simak Saran Pakar

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:54 WIB

Kopdes Merah Putih Siap Pasok Lele ke MBG, Siapkan 250 Kg untuk Masing-masing SPPG

Kopdes Merah Putih Siap Pasok Lele ke MBG, Siapkan 250 Kg untuk Masing-masing SPPG

Video | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:53 WIB

Google Siapkan 'Pixel Glow' dan Chip Tensor G6 untuk Dominasi HP Lipat 2026

Google Siapkan 'Pixel Glow' dan Chip Tensor G6 untuk Dominasi HP Lipat 2026

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:48 WIB

Vonis 20 Tahun! Hakim PN Situbondo Hukum Berat Ayah dan Paman yang Rudapaksa Anak Kandung

Vonis 20 Tahun! Hakim PN Situbondo Hukum Berat Ayah dan Paman yang Rudapaksa Anak Kandung

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:46 WIB

×