ISIS dan Al-Qaeda Bertanggung Jawab Atas Terorisme di Indonesia

Rizki Nurmansyah, Bagus Santosa

Kamis, 29 Desember 2016 | 06:02 WIB
ISIS dan Al-Qaeda Bertanggung Jawab Atas Terorisme di Indonesia
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (kiri) saat memimpin upacara kenaikan pangkat 21 perwira tinggi (Pati) Polri, di Jakarta, Selasa (20/12/2016). [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menerangkan, ada dua kelompok teroris di Suriah yang memberikan pengaruh di Indonesia.

Mereka adalah kelompok yang mendukung ISIS dengan pimpinan Abu Bakr Al Baghdadi, dan kelompok pendukung jaringan Al-Qaeda pimpinan Jabhat Al-Nusra.

"Dua-duanya saling berkompetensi," kata Tito ‎dalam acara Silaturahnmi dan Jumpa Pers Kapolri Akhir Tahun 2016, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/12/2016).

Dia menerangkan, pendukung ISIS di Indonesia adalah kelompok Jamaah Ansharut Daurah (JAD)‎. Sedangkan pendukung Al-Qaeda pimpinan Jabal Nusrah di Indonesia adalah kelompok eks Jamaah Islamiah Indonesia.

Dua kelompok yang ada di Indonesia ini, kata Tito, banyak yang berangkat untuk jihad ke Suriah tahun ini. Dari data yang dimiliki kepolisian, ada 600 orang lebih yang berangkat ke Suriah.

Jumlah ini sudah termasuk dengan yang meninggal di Suriah, ada juga yang sudah kembali ke Indonesia, ada yang diproses hukum, ada yang digagalkan baik di Indonesia atau di luar negeri, baik Singapura, Malaysia, dan Turki yang dikembalikan ke Indonesia.

"Yang banyak ke sana adalah jaringan JAD yang mendukung ISIS. Sebagian kecil kelompok eks JI, yang mendukung Jabal Nusrah," tuturnya.

‎Untuk melakukan pencegahan, Tito mengatakan pemerintah bekerjasama dengan Singapura dan Malaysia, untuk saling memberikan informasi bila ada mujahid yang lolos dari Indonesia yang akan ke Suriah.

Selain itu, ada kerjasama antar negara untuk melakukan monitoring intelejen terhadap warga negaranya dan warga negara asing yang ke akan pergi ke Suriah.

baca juga

"Dan untuk kerjasama intelijen dengan Turki juga cukup baik. Kita berikan fooding, dan mereka melakukan penangkapan dan deportasi ke Indonesia. Yang dideportasi kita naikkan ke pidana, sudah ada beberapa yang diproses hukum," ‎kata Tito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Terorisme di Indonesia Meningkat pada 2016, Ini Penyebabnya

Kasus Terorisme di Indonesia Meningkat pada 2016, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 28 Desember 2016 | 23:23 WIB

Cerita Teroris Jatiluhur Kebelet Pipis Sebelum Ditembak Mati

Cerita Teroris Jatiluhur Kebelet Pipis Sebelum Ditembak Mati

News | Rabu, 28 Desember 2016 | 14:34 WIB

Polda Dalami Warga Pekanbaru yang Diduga Hendak Gabung ke ISIS

Polda Dalami Warga Pekanbaru yang Diduga Hendak Gabung ke ISIS

News | Rabu, 28 Desember 2016 | 01:01 WIB

Twitter Tutup Akun Gembong Al Qaida

Twitter Tutup Akun Gembong Al Qaida

Tekno | Selasa, 27 Desember 2016 | 18:36 WIB

Terkini

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:56 WIB

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:55 WIB

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:53 WIB

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Bola | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

News | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:50 WIB

Transformasi Holding BUMN Asuransi Tak Hanya Fokus Bisnis

Transformasi Holding BUMN Asuransi Tak Hanya Fokus Bisnis

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:48 WIB

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

×