Dibekuk Imigrasi, 76 Perempuan Cina Terancam 5 Tahun Penjara

Arsito Hidayatullah, Bagus Santosa

Minggu, 01 Januari 2017 | 15:05 WIB
Dibekuk Imigrasi, 76 Perempuan Cina Terancam 5 Tahun Penjara
Ditjen Imigrasi tangkap 76 perempuan asal Cina. [suara.com/ Bagus Santosa]

Suara.com - Sebanyak 76 perempuan asal Cina ditangkap Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Mereka ditangkap karena diduga melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian.
‎
Direktur Penyidikan dan Penindakan Ditjen Imigrasi, Yurod Saleh menegaskan, 76 orang itu diancam hukuman maksimal 5 tahun dan denda Rp500 juta atau dideportasi.

"Pasal yang dilanggar bervariasi, mulai dari overstay, tidak dapat menunjukkan paspor ketika diminta petugas (Pasal 116), hingga penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian (Pasal 122)," kata Yurod di Ditjen Imigrasi, kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (1/1/2017).

Yurod menambahkan, saat ini terhadap ke-76 orang yang ditangkap ini sedang dilakukan pemeriksaan. Yurod mengatakan, semakin kooperatif, para perempuan ini bisa dipulangkan ke negaranya.

"Kalau kooperatif, tentu cepat (dipulangkan). Kalau tidak, tentu kita sudah ada barang bukti. Semakin cepat semakin bagus," ujarnya.

Untuk diketahui, ‎Ditjen Imigrasi melakukan operasi pengawasan orang asing dalam rangka penertiban dan pengamanan malam pergantian tahun 2016-2017. Hasilnya, sebanyak 76 orang perempuan asal Cina diamankan karena diduga melanggar UU Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Dalam operasi ini, para perempuan berkewarganegaraan Cina yang diamankan rata-rata berusia 18 sampai 30 tahun. Mereka kebanyakan bekerja sebagai terapis pijat, pemandu lagu, serta pekerja seks komersial.

"Tarifnya mulai Rp2,8 juta sampai 5 juta. Selain mengamankan 76 orang asing, juga diamankan barang bukti berupa 92 buah paspor kewarganegaraan Cina, kuitansi atau bukti pembayaran, uang kurang lebih sejumlah Rp15 juta, telepon genggam, tas, pakaian dalam, dan alat kontrasepsi," kata Yurod.

Yurod menambahkan, Ditjen Imigrasi mendapatkan informasi dari masyarakat terkait banyaknya WNA asing yang bekerja di sejumlah klub malam di Jakarta. Kemudian, Ditjen Imigrasi pun melakukan penindakan.

Namun saat penindakan ini berjalan, ada 16 perempuan yang melarikan diri. Ditjen Imigrasi pun disebut tengah mengejar keenambelas orang itu.

"Ini sedang dalam tahap investigasi," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

76 Perempuan Asal Cina Ditangkap Ditjen Imigrasi

76 Perempuan Asal Cina Ditangkap Ditjen Imigrasi

News | Minggu, 01 Januari 2017 | 13:39 WIB

Tujuh WNA Cina Dijaring Petugas Imigrasi Surabaya

Tujuh WNA Cina Dijaring Petugas Imigrasi Surabaya

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 06:33 WIB

Wah, WNA di Karawang Digaji hingga Rp10 Juta Per Bulan

Wah, WNA di Karawang Digaji hingga Rp10 Juta Per Bulan

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 04:04 WIB

11 WNA Asal Cina Dibekuk BNN Terkait Narkoba

11 WNA Asal Cina Dibekuk BNN Terkait Narkoba

News | Rabu, 28 Desember 2016 | 10:13 WIB

Terkini

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Transformasi Digital Buka Peluang Investasi Baru, Ini yang Perlu Dipahami Mahasiswa

Transformasi Digital Buka Peluang Investasi Baru, Ini yang Perlu Dipahami Mahasiswa

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Tren Wellness Meningkat, Kolam Renang dan Sauna Jadi Bagian Gaya Hidup Modern

Tren Wellness Meningkat, Kolam Renang dan Sauna Jadi Bagian Gaya Hidup Modern

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Lomba Nglinting Tembakau Jadi Upaya Temanggung Angkat Ekonomi Lokal

Lomba Nglinting Tembakau Jadi Upaya Temanggung Angkat Ekonomi Lokal

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:20 WIB

×