Bandit Ramlan "Porkas" Pernah Buat Sejarah Perampokan di Sukabumi

Siswanto

Senin, 02 Januari 2017 | 20:40 WIB
Bandit Ramlan "Porkas" Pernah Buat Sejarah Perampokan di Sukabumi
Peti mayat Ramlan Butarbutar saat diserahkan ke Keluarga di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (30/12/2016). [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Bandit Ramlan Butarbutar yang melakukan perampokan yang mengakibatkan enam warga meninggal dunia di rumah pengusaha Dodi Triono, Pulomas Utara, Pulogadung, Jakarta Timur, ternyata sudah enam kali merampok di Sukabumi, Jawa Barat.

"Dari catatan kami, perampokan yang dilakukan komplotan Ramlan terjadi pada 2007 lalu. Komplotan ini memang dikenal sadis dan sudah enam kali merampok di enam TKP berbeda," kata Kepala Polres Sukabumi Kota, AKBP Rustam Mansur, di Sukabumi, dikutip dari Antara, Senin (2/1/2017).

Pada waktu itu, komplotan yang dipimpin Ramlan terdiri dari Erwin Situmorang, Lindung Tampubolon, F. Leonard Marpaung, Saidi Ambri Napitupulu, Wartho Luki Purba, Luhut Togatorop, dan Henok Silaen.

Dari nama-nama itu, hanya Erwin Situmorang yang ikut Ramlan merampok di Pulomas Utara.

Barang berharga yang biasa menjadi incaran komplotan ini yakni perhiasan emas, telepon seluler, dan barang elektronik.

Dalam semua aksi, mereka selalu memetakan dan menyurvei rumah-rumah calon sasaran serta lingkungannya terlebih dahulu.

Kejahatan mereka di Sukabumi tercetak pada 26 Maret 2007 di di Pelabuan II, Nomor 116. Lalu pada 30 Mei 2007 di gudang PT. Subur Jaya Makmur Lestari, Jalan Pabuaran, nomor 51.

Selanjutnya pada 10 Agustus 2007 beraksi di Jalan Jendral Sudirman, nomor 41; 20 September 2007 di Jalan Pelabuan II, nomor 287, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang; 3 Oktober 2007 di komplek Duta Parigi, Jalan Parigi, nomor 61, RT 5, RW 8, Kecamatan Warudoyong; pada 23 November 2007 di Cisadea, nomor 2, RT 1, RW 8, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole.

"Seluruh aksi itu di Kota Sukabumi pada 2007," tambahnya.

Tidak lama setelah aksi yang terakhir, Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota berhasil menangkap komplotan dan menyita tiga pistol, yaitu FN kaliber 9 mm, Smith & Wesson kaliber 38 mm dan jenis Beretta kaliber 9 mm.

Perampokan yang dilakukan Ramlan tak hanya di Sukabumi dan Bekasi, mereka juga beraksi di Depok, Bogor, sampai Pulau Jawa.

Residivis itu akhirnya tersungkur kena timah panas saat akan ditangkap di Kota Bekasi, Jawa Barat. Itu terjadi tak lama setelah merampok di Pulomas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Video | Selasa, 03 Januari 2023 | 14:00 WIB

Terkini

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Video | Rabu, 04 November 2026 | 20:00 WIB

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:57 WIB

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:55 WIB

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

Gus Ipul Tekankan Disiplin dan Kode Etik bagi SDM Sekolah Rakyat

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:53 WIB

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

Ucapan Lawas Raffi Ahmad Puji Listyo Sigit Prabowo: Jago Banget, Emang Jagoan

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Curiga Ratusan Aktivis hingga Jurnalis Jadi Korban Penyadapan Ilegal

Amnesty Curiga Ratusan Aktivis hingga Jurnalis Jadi Korban Penyadapan Ilegal

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:49 WIB

Wamensos Dorong Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan, KPM Graduasi Tak Kembali Miskin

Wamensos Dorong Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan, KPM Graduasi Tak Kembali Miskin

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:48 WIB

Cara Membuat KK Baru Setelah Menikah dengan Mudah

Cara Membuat KK Baru Setelah Menikah dengan Mudah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 19:45 WIB

November Rain Guns N' Roses: Kenangan, Cinta, dan Kehilangan

November Rain Guns N' Roses: Kenangan, Cinta, dan Kehilangan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:45 WIB

×