Tersangka Penembakan di Bandara Florida Diduga Sakit Jiwa

Dythia Novianty Suara.Com
Minggu, 08 Januari 2017 | 08:57 WIB
Tersangka Penembakan di Bandara Florida Diduga Sakit Jiwa
Tempat aksi penembakan di bandara Fort Lauderdale, Florida. [AFP]

Suara.com - Veteran perang Irak yang diduga melakukan penembakan di bandara Fort Lauderdale, Florida dan menewaskan lima orang, beberapa waktu lalu mengalami masalah kejiwaan. Hal itu disebabkan setelah pelaku kembali dari tugasnya selama satu tahun di Timur Tengah.

Kondisi ini diungkapkan oleh salah seorang kerabut pelaku. Esteban Santiago (26) menghabiskan waktu di rumah sakit karena masalah ada kesehatan mentalnya setelah bertugas di Irak, menurut Maria Ruiz Rivera, yang tinggal di Union City, New Jersey. Dia dilaporkan telah "kehilangan pikirannya".

Penembak bergabung dengan pengawal nasional di Puerto Rico sebelum kemudian mentransfer ke Alaska dan ditempatkan ke Irak pada tahun 2010.

"Ketika ia keluar dari Irak ia tidak merasa terlalu baik," ujar Pamannya Hernan Rivera mengatakan NJ.com dikutip dari The Guardian.

Setelah dirawat karena masalah kesehatan mental, Santiago kemudian kembali ke Puerto Rico untuk terapi lanjutan.

Sementara itu, seorang juru bicara militer mengatakan kepada Associated Press bahwa Santiago telah keluar dari ketentaraan nasional tahun lalu karena kinerja yang tidak memuaskan.

"Esteban telah menghadiri kantor FBI di kota Alaska Anchorage dan mengatakan agen bahwa pemerintah mengendalikan pikirannya dan memaksa dia menonton video Negara Islam," kata seorang pejabat penegak hukum yang tidak ingin diketahui namanya.

Sedangkan saudara Santiago, Bryan mengatakan, adiknya tidak pernah berbicara tentang masalah medis.

"Kami belum berbicara selama tiga minggu terakhir. Aku shock. Dia adalah orang yang serius ... dia adalah orang normal," katanya.

Baca Juga: Bocoran Spesifikasi Smartphone Android Nokia 6 Beredar Viral

Penembak diduga mengambil penerbangan Delta dari Alaska ke Fort Lauderdale dan memiliki pistol 9mm di bagasi saat diperiksa. Setelah mengklaim tasnya, dia pergi ke toilet untuk mengambil pistol, kemudian mulai menembak.

Ponsel video yang diposting di media sosial menunjukkan, penumpang berlutut dan merawat korban di lantai sebelah bagasi. Setidaknya dua korban yang terlihat dalam rekaman tersebut.

Saksi John Schlicher mengatakan kepada MSNBC bahwa Santiago langsung menembaki sementara penumpang tengah menunggu tas mereka.

"Semua orang tampaknya ditembak di kepala," ujarnya.

Dia mengatakan, pria bersenjata itu berhenti untuk reload setidaknya sekali.

Dua dari korban diketahui bernama Terry Andres, 62, dari Virginia dan Olga Woltering, Georgia. Woltering telah dilaporkan akan bertemu dengan suaminya, Ralph, untuk merayakan ulang tahun ke-90.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI