Prabowo Tanggapi Soal Makar, Politisi PDIP Serahkan ke Pengadilan

Tomi Tresnady | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 09 Januari 2017 | 22:04 WIB
Prabowo Tanggapi Soal Makar, Politisi PDIP Serahkan ke Pengadilan
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku memantau penggusuran yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama sejak menjadi gubernur DKI Jakarta. (suara.com/Nikolaus Tolen)
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto sempat menyinggung kasus dugaan makar yang diduga dilakukan oleh sejumlah tokoh. Politisi berusia 65 tahun itu berbicara dalam rapat kerja kader Partai Gerindra, pada Minggu (8/1/2017), yang diselenggarakan di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.
 
 
 
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah dimintai komentarnya oleh media soal ucapan Prabowo. Ia mengatakan semua pihak untuk tidak berandai-andai dan seharusnya kasus tersebut diserahkan kepada aparat kepolisian. 
 
"Ini kan sudah masuk ranah hukum, maka jangan berandai andai. Dan percayakan pada proses hukum, biar pengadilan ada tindak pidana makar atau tidak," ujar Basarah di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Senin (9/1 /2017). 
 
Dalam pidatonya di hadapan ribuan kader Partai Gerindra, Prabowo menyinggung terkait dugaan makar yang dituduhkan kepada sejumlah tokoh. Salah satu tokoh yang dituduh makar yakni puteri proklamator RI sekaligus Presiden pertama Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri. Menurut Prabowo tak mungkin Rachmawati melakukan makar. 
 
"Dituduh makar? Saya kira, anak Proklamator kok makar. Tapi mari kita hadapi proses ini dengan baik, " kata Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wacana Prabowo Bakal Maju di Pilpres 2019, PDIP: Itu Hak Prabowo

Wacana Prabowo Bakal Maju di Pilpres 2019, PDIP: Itu Hak Prabowo

News | Senin, 09 Januari 2017 | 20:45 WIB

Eggi Sudjana Ungkap Pesantren Arifin Ilham Tempat Rapat Demo 212

Eggi Sudjana Ungkap Pesantren Arifin Ilham Tempat Rapat Demo 212

News | Senin, 09 Januari 2017 | 19:06 WIB

Eggi Sudjana Tuding Polisi Lamban Usut Pendanaan Makar

Eggi Sudjana Tuding Polisi Lamban Usut Pendanaan Makar

News | Senin, 09 Januari 2017 | 18:37 WIB

Berkas Kasus Makar Sri Bintang Dikirim Ke Kejati DKI

Berkas Kasus Makar Sri Bintang Dikirim Ke Kejati DKI

News | Senin, 09 Januari 2017 | 16:14 WIB

Polisi Klaim Belum Temukan 'Peta' Aliran Dana Makar

Polisi Klaim Belum Temukan 'Peta' Aliran Dana Makar

News | Senin, 09 Januari 2017 | 16:05 WIB

Eggi Sudjana Bingung Disebut Hadir di Pertemuan Makar Rachmawati

Eggi Sudjana Bingung Disebut Hadir di Pertemuan Makar Rachmawati

News | Senin, 09 Januari 2017 | 15:50 WIB

Polisi Sebut Ichsanuddin Noorsy Ikut di Pertemuan Makar

Polisi Sebut Ichsanuddin Noorsy Ikut di Pertemuan Makar

News | Senin, 09 Januari 2017 | 14:21 WIB

Prabowo Sudah 'Turun Gunung', Bagaimana Megawati dan SBY?

Prabowo Sudah 'Turun Gunung', Bagaimana Megawati dan SBY?

News | Minggu, 08 Januari 2017 | 22:12 WIB

Prabowo: Bantu Pemerintah Tak Harus di kabinet, di Luar Kami Siap

Prabowo: Bantu Pemerintah Tak Harus di kabinet, di Luar Kami Siap

News | Minggu, 08 Januari 2017 | 21:05 WIB

Prabowo: Terlalu Banyak Elite Mupentip, Muka Penuh Tipu

Prabowo: Terlalu Banyak Elite Mupentip, Muka Penuh Tipu

News | Minggu, 08 Januari 2017 | 20:45 WIB

Terkini

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB