Peneliti CSIS Prediksi Ada "Reshuffle" Kabinet Jokowi Lagi

Tomi Tresnady

Kamis, 12 Januari 2017 | 03:00 WIB
Peneliti CSIS Prediksi Ada "Reshuffle" Kabinet Jokowi Lagi
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri perayaan peringatan Hari Ulang Tahun Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang ke-44 di Jakarta Convention Center, Rabu (10/1/2017). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Peneliti dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes memperkirakan akan ada perombakan kabinet lagi.

Menurut dia, tahun 2017 menjadi periode penting bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memastikan kepercayaannya pada anggota kabinet. Namun, ia menyarankan perombakan tidak dilakukan dalam waktu dekat.

"Sebaiknya reshuffle tidak dilakukan dalam waktu dekat, apalagi reshuffle kedua baru dilakukan akhir Juli tahun lalu," kata Arya dalam konferensi pers Prospek Ekonomi dan Politik Indonesia Tahun 2017 di Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Jangka waktu kerja menteri dan kondisi politik yang belum stabil, lanjut dia, juga menjadi alasan mengapa perombakan kabinet sebaiknya tidak dilakukan di awal-awal tahun 2017.

Arya berpendapat Jokowi kemungkinan besar akan membangun komunikasi dengan partai koalisi dan mendengarkan aspirasi warga terlebih dahulu.

Selain itu, dia juga menyebutkan penilaian warga terhadap kinerja pemerintahan Jokowi mengalami kemajuan dari 50,6 persen pada 2015 menjadi 66,5 persen pada 2016.

Meskipun naik, Jokowi diperkirakan masih tersandera oleh kinerja dan performa menteri yang belum optimal.

Survei CSIS pada 2016 menunjukkan hanya 56 persen responden yang mengaku puas atas kinerja menteri. Performa para menteri ekonomi masih akan menjadi sorotan dan fokus Presiden di tahun ini.

baca juga

Arya menilai figur Jokowi masih kuat dan belum ada tokoh yang menandingi popularitas dan keterpilihannya.

"Tantangan ke depan, Jokowi tidak lagi bisa bermanuver secara sendiri, namun harus memperkuat lembaga kepresidenan dan kementerian yang dapat menopang dan memberikan masukan kepada Presiden," kata Arya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ingatkan Target Dua Juta Hektare Restorasi Lahan Gambut

Jokowi Ingatkan Target Dua Juta Hektare Restorasi Lahan Gambut

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 20:52 WIB

Jokowi-JK Pimpin Ratas Restorasi Gambut

Jokowi-JK Pimpin Ratas Restorasi Gambut

Foto | Rabu, 11 Januari 2017 | 18:19 WIB

Sambil Makan Siang, Jokowi dan Ketum PBNU Bahas Islam Radikal

Sambil Makan Siang, Jokowi dan Ketum PBNU Bahas Islam Radikal

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 15:27 WIB

Temui Presiden Jokowi, PM Shinzo Abe Bawa 30 CEO Dari Jepang

Temui Presiden Jokowi, PM Shinzo Abe Bawa 30 CEO Dari Jepang

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 13:37 WIB

Hanura Isyaratkan Dukung Kembali Jokowi di Pilpres 2019

Hanura Isyaratkan Dukung Kembali Jokowi di Pilpres 2019

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 13:16 WIB

Jokowi Minta Pemanfaatan Minerba Harus Dihitung dengan Cermat

Jokowi Minta Pemanfaatan Minerba Harus Dihitung dengan Cermat

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 08:51 WIB

Ini Respon Gerindra Soal Wacana Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019

Ini Respon Gerindra Soal Wacana Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 07:40 WIB

Isu Ditawari Masuk Kabinet, PKS Tetap Ingin di Luar Pemerintah

Isu Ditawari Masuk Kabinet, PKS Tetap Ingin di Luar Pemerintah

News | Selasa, 10 Januari 2017 | 06:30 WIB

Jokowi Bantah Isu Reshuffle Kabinet Jilid III

Jokowi Bantah Isu Reshuffle Kabinet Jilid III

News | Kamis, 29 Desember 2016 | 10:45 WIB

Ketua DPR: Menteri yang Dilantik Jokowi Sudah Terbaik

Ketua DPR: Menteri yang Dilantik Jokowi Sudah Terbaik

News | Selasa, 16 Agustus 2016 | 15:37 WIB

Terkini

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB