LBH APIK Desak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Masuk Prolegnas

Adhitya Himawan

Kamis, 12 Januari 2017 | 15:07 WIB
LBH APIK Desak  RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Masuk Prolegnas
Ilustrasi kekerasan/pemerkosaan. (Shutterstock)

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APik menyatakan kesedihan yang mendalam saat menderngan kabar berita tentang anak berusia 4 tahun yang diperkosa dan dikubur hidup-hidup di papua pada tanggal 10 Januari 2016.

"Kami sangat sedih, bayangnya berita ini tidak cukup terangkat media karena terkalahkan dengan panasnya suhu politik ibukota," kata Veni Siregar dari LBH Apik melalui keterangan tertulis, Kamis (12/1/2017).

Veni menyatakan bahwa LBH APik juga meminta setiap Fraksi yang ada di DPR RI untuk mengawal kasus kekerasan Seksual di Papua. Caranya dengan melalui perwakilan anggotanya agar proses hukum pada pelaku kekerasan seksual yang disertai pembunuhan ini sampai tuntas. "Tindakan yang sangat biadab, Pelaku harus diberi hukuman setimpal," ujar Veni.

Ia menambahkan bahwa pemerintah harus memberikan perhatian atas kasus ini.Sebelumnya pernah terjadi pembunuhan dan pemerkosaan yang biadab terhadap Yuyun. "Sekarang kita kehilangan ananda Kesia. Apakah kita akan membiarkan anak-anak kita terus menjadi korban?," jelas Veni.

Makin bayaknya korban kekersan seksual yang menbjadi korban bahkan hingga  terbunuh secara sadis, bahkan modusnya semakin beragam," jelas Veni. 

Menyikapi  hal ini kami perlu seribu langkah yang dilakukan DPR dan Pemerintah untuk menangulangi “ DARURAT KEKERASAN SEKSUAL YANG BELUM USAI” .  

Maka bertepatan dengan Rapat Harmonisasi Badan Legislasi  DPR RI pada tanggal 12 Januari 2017, LBH APIK mendesak DPR RI untuk:

1.      RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Masuk dalam Prolegnas 2017

2.      DPR Segera membentuk Panitia Kerja untuk  membahas RUU Penghapusan Kekersan Seksual,

baca juga

3.      DPR segera membahas dan mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual pada tahun 2017

4.      Pembahasan RUU INI dilakukan secara Terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sadis, Tujuh Bocah Lelaki Diduga Perkosa Siswi Berumur Lima Tahun

Sadis, Tujuh Bocah Lelaki Diduga Perkosa Siswi Berumur Lima Tahun

News | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 13:07 WIB

Satu Pelaku Pembunuh YY Divonis Mati, Ini Kata Ketua Komisi VIII

Satu Pelaku Pembunuh YY Divonis Mati, Ini Kata Ketua Komisi VIII

News | Jum'at, 30 September 2016 | 14:33 WIB

Masih di Bawah Umur, Remaja Pembunuh Yuyun Dihukum Rehabilitasi

Masih di Bawah Umur, Remaja Pembunuh Yuyun Dihukum Rehabilitasi

News | Jum'at, 30 September 2016 | 05:49 WIB

Dalang Pembunuh dan Pemerkosa Yuyun Divonis Mati

Dalang Pembunuh dan Pemerkosa Yuyun Divonis Mati

News | Jum'at, 30 September 2016 | 05:34 WIB

Lima Pembunuh Yuyun Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana

Lima Pembunuh Yuyun Didakwa Pasal Pembunuhan Berencana

News | Kamis, 04 Agustus 2016 | 17:18 WIB

Cabuli Gadis Keterbelakangan Mental,  Tukang Becak Ditahan Polisi

Cabuli Gadis Keterbelakangan Mental, Tukang Becak Ditahan Polisi

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 04:46 WIB

Komnas Perempuan Minta Dukungan Jokowi Segera Golkan RUU Ini

Komnas Perempuan Minta Dukungan Jokowi Segera Golkan RUU Ini

News | Rabu, 08 Juni 2016 | 11:07 WIB

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Masuk Prolegnas 2016

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Masuk Prolegnas 2016

News | Senin, 06 Juni 2016 | 20:49 WIB

6 Dari 21 Pemerkosa Bocah SD di Semarang Ditangkap

6 Dari 21 Pemerkosa Bocah SD di Semarang Ditangkap

News | Selasa, 31 Mei 2016 | 10:48 WIB

Pengakuan Miris Korban Setelah Diperkosa 30 Orang Lelaki

Pengakuan Miris Korban Setelah Diperkosa 30 Orang Lelaki

News | Senin, 30 Mei 2016 | 20:45 WIB

Terkini

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Solo Disiapkan Jadi Lumbung Talenta Timnas, PSSI Salurkan 1.000 Bola ke Sekolah

Surakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:06 WIB

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

5 Beda Polo Indonesia dan Polo Ralph Lauren, Mengapa Sering Dianggap Sama?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:04 WIB

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar

Jakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Petualangan Mahasiswa Menyelamatkan Nusantara dalam Novel Melangkah

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:00 WIB

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Sinopsis Prosecutor, Dracin Hou Wen Yuan dan Zhang Guo Li di Youku

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:43 WIB

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:38 WIB

×