Survei: Jelang Pilgub DKI, Sentimen Agama Terus Meningkat

Arsito Hidayatullah | Dian Rosmala | Suara.com

Selasa, 24 Januari 2017 | 18:52 WIB
Survei: Jelang Pilgub DKI, Sentimen Agama Terus Meningkat
Ribuan umat Islam melaksanakan salat Jumat saat Aksi Bela Islam III di kawasan Silang Monas-Thamrin, Jakarta, Jumat (2/12/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sentimen agama menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di DKI Jakarta semakin tinggi. Hal itu disimpulkan berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang dirilis hari ini di kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (24/1/2017).

Menurut salah satu peneliti LSI Denny JA, Adrian Sopa, saat responden ditanya, seberapa pentingkah memilih calon pemimpin (gubernur dan wakil gubernur) yang memiliki kesamaan agama dengan yang dianut, sebagian besar responden ternyata menyatakan sangat panting.

"Terdapat 71,4 persen menjawab sangat penting. Hanya 27,2 persen menjawab tidak penting, dan 1,4 persen lagi tidak menjawab," kata Sopa.

Melihat jawaban tersebut, kata Sopa, maka sentimen agama menjadi variabel sangat menentukan dalam hasil menang atau kalahnya calon gubernur dan calon wakil gubernur di Jakarta. Bahkan kata dia, data sentimen terhadap agama ini terus mengalami kenaikan sejak empat bulan terakhir.

"Bulan Maret 2016 nilainya 40 persen, kemudian Oktober 2016 naik menjadi 55,0 persen. Sekarang, Januari 2017, menjadi 71,4 persen," ujar Sopa.

Menurut dia, hal ini disebabkan oleh beberapa rentetan peristiwa yang terjadi sejak bulan September 2016.

"September 2016, Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) mengutip surat Al Maidah. Kemudian Oktober 2016 hal ini menjadi isu. Lanjut, Oktober 2016, sikap MUI (Majelis Ulama Indonesia) didukung banyak organisasi Islam, bahwa Ahok menistakan agama," tutur Sopa.

Tidak sampai di situ, kata Sopa, pada bulan Oktober sampai Desember 2016, terjadi Aksi Bela Islam I, II dan III. Kemudian pada November 2016, Ahok jadi tersangka penistaan agama, lalu bulan Desember 2016 Ahok menjalani sidang pertama.

"Lanjut lagi, ditambah (sepanjang) bulan September 2016 sampai Januari 2017, peran sosial media juga menjadi pengaruh, ramai pro dan kontra bahwa Ahok menista agama," jelas Sopa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini yang Bikin LSI Denny JA Sebut Ahok Tak Mampu Jaga Keragaman

Ini yang Bikin LSI Denny JA Sebut Ahok Tak Mampu Jaga Keragaman

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 17:22 WIB

Jelang Debat Kedua, Ahok: Belum Sempurna Karena Belum Selesai

Jelang Debat Kedua, Ahok: Belum Sempurna Karena Belum Selesai

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 06:12 WIB

Ahok Tak Semangat Tanggapi Hasil Survei

Ahok Tak Semangat Tanggapi Hasil Survei

News | Senin, 23 Januari 2017 | 17:34 WIB

Tim Anies-Sandi Nilai Survei PolMark Indonesia Paling Rasional

Tim Anies-Sandi Nilai Survei PolMark Indonesia Paling Rasional

News | Senin, 23 Januari 2017 | 06:27 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB