Pelapor Penistaan Agama Megawati Takut Indonesia Terpecah

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 24 Januari 2017 | 22:31 WIB
Pelapor Penistaan Agama Megawati Takut Indonesia Terpecah
Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta sejumlah menteri dan pejabat negara tampak menghadiri ulang tahun mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Senin (23/1/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Seseorang yang melaporkan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri atas tuduhan penodaan agama, Baharuzaman mempunyai alasan khusus melakukannya. Dia menyebut jika Mega tidak dilaporkan ke polisi, maka Indonesia akan terpecah.

Baharuzaman melaporkan Mega ke Badan Reserse Kriminal Polri, Senin (23/1/2017) kemarin. Dia langsung laporkan karena tidak punya akses langsung ke Mega.

"Saya ini kan orang kecil, bagaimana punya akses ke Bu Mega. Beliau kan seorang anak deklarator dan mantan presiden, mana mungkin ada akses buat saya," katanya di Perkantoran Melly, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2017).

"Kalau bicara menerka berkata apa yang terjadi. Tapi yang jelas, dengan beliau pidatonya seperti ini dikhawatirkan itu memang betul akan terjadi perpecahan," kata Baharuzaman.

Baharuzaman ada wiraswasta. Menurutnya pidato menodai Islam. Kata dia, Megawati sudah menodai rukun iman Islam.

"Rukun iman yang kelima itu ada di dalam Al-Quran, itulah yang menyebabkan saya, 'loh kok Bu Mega bicaranya seperti ini' nah ini mendorong saya," tutup Baharuzaman.

Berikut petikan pidato Mega saat Ultah PDI Perjuangan ke-44 pada tanggal 10 Januari 2017 lalu:

...itulah yang muncul dengan berbagai persoalan SARA akhir-akhir ini. Di sisi lain, para pemimpin yang menganut ideologi tertutup pun memposisikan diri mereka sebagai pembawa "self fullfiling prophecy", para peramal masa depan. Mereka dengan fasih meramalkan yang akan pasti terjadi di masa yang akan datang, termasuk dalam kehidupan setelah dunia fana, padahal, notabene mereka sendiri tentu belum pernah melihatnya.

"Mega menodai rukun iman kelima tentang adanya hari akhir, yang dimaksud adalah dunia fana.Karena setelah dunia fana ini berati dalam arti kata Muslim adalah hari akhir, hari kemudian, alam akhirat. Dan tentang alam akhirat itu tercantum dalam rukun iman, yaitu yang kelima," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Baharuzaman Siap Hadapi Kemarahan Megawati

Baharuzaman Siap Hadapi Kemarahan Megawati

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 20:02 WIB

Isi Pidato Lengkap Megawati yang Membuatnya Dilaporkan ke Polisi

Isi Pidato Lengkap Megawati yang Membuatnya Dilaporkan ke Polisi

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 19:51 WIB

Ini Dia Baharuzaman, Orang yang Berani Polisikan Megawati

Ini Dia Baharuzaman, Orang yang Berani Polisikan Megawati

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 19:40 WIB

Megawati Dipolisikan, Puan: Ini Mah Bukan Urusan Anak Ibu

Megawati Dipolisikan, Puan: Ini Mah Bukan Urusan Anak Ibu

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 19:05 WIB

Megawati Dipolisikan Dituduh Hina Agama, Ini Saran Pimpinan DPR

Megawati Dipolisikan Dituduh Hina Agama, Ini Saran Pimpinan DPR

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 19:10 WIB

Megawati Dipolisikan Gara-gara Pidato, PDIP Siap Turun Tangan

Megawati Dipolisikan Gara-gara Pidato, PDIP Siap Turun Tangan

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 19:20 WIB

Pidato Megawati Dipermasalahkan, PDI Perjuangan: Pelajari Dulu!

Pidato Megawati Dipermasalahkan, PDI Perjuangan: Pelajari Dulu!

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 15:14 WIB

Diduga Hina Agama, Megawati Dilaporkan ke Bareskrim

Diduga Hina Agama, Megawati Dilaporkan ke Bareskrim

News | Selasa, 24 Januari 2017 | 13:36 WIB

Pejabat Ramaikan Ulang Tahun Megawati

Pejabat Ramaikan Ulang Tahun Megawati

Foto | Senin, 23 Januari 2017 | 21:05 WIB

Sindir Susi seperti Preman, Megawati: Saya Juga Sedikit Preman

Sindir Susi seperti Preman, Megawati: Saya Juga Sedikit Preman

News | Senin, 23 Januari 2017 | 20:05 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB