Warga Timur Tengah Terhina Dilarang Datangi AS

Tomi Tresnady | Suara.com

Minggu, 29 Januari 2017 | 01:07 WIB
Warga Timur Tengah Terhina Dilarang Datangi AS
Presiden AS terpilih Donald Trump. (AFP)

Suara.com - Para warga Arab dan Iran, yang berencana melakukan perjalanan ke Amerika Serikat, menganggap larangan mendatangi AS terkait langkah kontraterorisme yang diterapkan pemerintahan Trump sebagai penghinaan dan praktik diskriminasi.

Penilaian itu muncul pada Sabtu (28/1/2017) ketika lima warga negara Irak dan satu warga Yaman dilarang naik ke pesawat menuju New York dari Kairo.

Di negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim yang dikenai larangan, sejumlah orang yang berencana pergi ke Amerika Serikat untuk mengunjungi keluarga, melakukan perjalanan dinas atau mencari penghidupan baru yang jauh dari peperangan mengatakan mereka sudah tak sudi pergi ke AS.

"Tidak adil dan tidak benar menggambarkan begitu banyak orang Arab dan Muslim sebagai teroris," kata Najeed Haidari, seorang manager keamanan Yaman-Amerika pada sebuah perusahaan minyak di Yaman.

Haidari menyatakan pandangannya itu kepada Reuters setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan untuk melarang selama empat bulan kedatangan para pengungsi.

Trump juga untuk sementara menghadang warga Suriah, negara yang tercabik perang, serta enam negara lainnya yang berpenduduk mayoritas Muslim untuk memasuki Amerika Serikat.

"Keputusan yang bodoh dan sangat buruk dan justru akan membuat warga Amerika lebih menderita dibandingkan kami ataupun yang lainnya, karena terlihat bahwa presiden ini tidak bisa mengatur rakyat, politik atau hubungan internasional," tambah Haidari.

Trump pada Jumat menandatangani perintah eksekutif untuk melarang kedatangan warga dari Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, Suriah dan Yaman untuk setidaknya 90 hari.

Trump, secara terpisah, mengatakan dirinya menginginkan Amerika Serikat memberi prioritas kepada para warga Suriah beragama Kristen yang mengungsikan diri dari peperangan di negara itu.

Larangan memasuki wilayah AS itu menimbulkan kekacauan dan kebingungan bagi para warga asing yang memegang paspor ketujuh negara tersebut.

Sumber-sumber di bandar udara Kairo, Mesir, mengatakan kelima penumpang berkewarganegaraan Irak dan satu asal Yaman itu tiba di bandara Kairo dalam rangka berpindah pesawat.

Walaupun sudah memiliki visa AS, mereka kemudian dihadang dan dinaikkan ke pesawat yang menerbangkan mereka kembali ke negara masing-masing.

Di Baghdad, Bayan Adil, seorang dokter yang bekerja pada Kementerian Kesehatan Irak dan telah mengajukan permohonan visa ke AS guna mengikuti seminar kedokteran telah menganjurkan para akademisi Irak agar lebih baik berkunjung ke Eropa daripada ke AS.

"Keputusan Trump, sayang sekali, merupakan penghinaan. Tidak hanya bagi kami, para akademisi, tapi juga bagi seluruh rakyat Irak," ujarnya.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Donald Trump akan Cabut Sanksi Terhadap Rusia

Donald Trump akan Cabut Sanksi Terhadap Rusia

News | Sabtu, 28 Januari 2017 | 06:17 WIB

PM Inggris Klaim Donald Trump Dukung NATO 100 Persen

PM Inggris Klaim Donald Trump Dukung NATO 100 Persen

News | Sabtu, 28 Januari 2017 | 06:12 WIB

Donald Trump ke Madonna: Dia Menjijikkan!

Donald Trump ke Madonna: Dia Menjijikkan!

Entertainment | Jum'at, 27 Januari 2017 | 16:58 WIB

Cekcok Perbatasan, Trump Kenakan Pajak Baru Impor dari Meksiko

Cekcok Perbatasan, Trump Kenakan Pajak Baru Impor dari Meksiko

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 07:09 WIB

Presiden Meksiko Batalkan ke Washington Setelah Disindir Trump

Presiden Meksiko Batalkan ke Washington Setelah Disindir Trump

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 06:02 WIB

Trump akan Bangun Kembali Penjara Rahasia CIA di Luar Negeri

Trump akan Bangun Kembali Penjara Rahasia CIA di Luar Negeri

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 06:40 WIB

Raul Castro Ingin Berdialog dengan Trump soal Hubungan AS-Kuba

Raul Castro Ingin Berdialog dengan Trump soal Hubungan AS-Kuba

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 05:45 WIB

Trump Masih Aktif di Twitter dengan Ponsel Androidnya

Trump Masih Aktif di Twitter dengan Ponsel Androidnya

Tekno | Kamis, 26 Januari 2017 | 07:19 WIB

Trump Mulai Susun Rencana Bangun Tembok di Perbatasan Meksiko

Trump Mulai Susun Rencana Bangun Tembok di Perbatasan Meksiko

News | Kamis, 26 Januari 2017 | 04:59 WIB

Terkini

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB