Tagih Laporan SMS Gelap, Antasari Berencana Sambangi Polda Metro

Adhitya Himawan, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 31 Januari 2017 | 08:00 WIB
Tagih Laporan SMS Gelap, Antasari Berencana Sambangi Polda Metro
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Klas I Dewasa Pria Tangerang, Tangerang, Banten, Kamis (10/11). [suara.com/Oke Atmaja]

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar berencana menyambangi Polda Metro Jaya pekan ini. Kedatangan Antasari itu berkaitan dengan kasus pembunuhan Direktur PT. Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen yang telah menyeretnya ke dalam penjara.

Pengacara Antasari, Boyamin Saiman mengatakan niatan kliennya mendatangi Polda Metro Jaya untuk mempertanyakan perkembangan laporan perihal pesan singkat (SMS) gelap yang pernah diberikan kepada penyidik pada 2011 lalu. SMS itu diduga telah direkayasa seolah-olah Antasari pernah mengirim kepada Nasrudin.

"Kalau tidak Rabu (atau) Kamis (Antasari berencana ke Polda Metro). Menanyakan laporan SMS gelap yang dulu pernah kami laporkan saat 2011," kata Boyamin ketika dihubungi, Selasa (31/1/2017).

Antasari, kata dia juga masih mempertanyakan alasan polisi belum juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi termasuk adik Kandung Nasrudin, Andi Syamsuddin soal adanya SMS gelap tersebut.

"Selama ini kan belum pernah diperiksa saksi korban pak Antasari. Termasuk pak Andi Syamsuddin juga belum diperiksa SMS gelap itu. Nagih aja. Cuma mempertanyakan dan mendesak segera diproses," kata dia

Penyidik, lanjutnya juga pernah menjanjikan akan melakukan pemeriksaan terhadap Antasari ketika masih menjalani masa penahanan di Lembaga Pemasyarakatan Tangerang, Banten. Namun, kata dia, hingga kliennya telah dibebaskan pemeriksaan tersebut belum juga dilakukan.

"Waktu itu menjajikan mau memeriksa antasari di dalam lapas tahun 2014 itu. Sampai beliau keluar juga tidak ada. Mau menuntut keadilan karena kami memang korban," kata Boyamin.

Lebih lanjut, Boyamin mengatakan niatan Antasari ke Polda Metro tidak bertujuan untuk menemui Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan. Antasari, kata dia hanya ingin bertemu penyidik yang pernah menanganu kasus kliennya.

"Tanya penyidiknya aja. Dulu pernah di Subdit Kamneg (Keamanan Negara) satu lagi lupa saya. Kami datang ke situ," kata Boyamin.

baca juga

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan memastikan akan membuka kembali kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen yang telah menjatuhkan Antasari Azhar dari jabatan Ketua KPK. Bahkan, Iriawan mengaku mempersilahkan Antasari datang langsung ke ruang kerjanya untuk membawa bukti baru

"Boleh aja, bisa silakan saja," kata Iriawan di Polda Metro Jaya, Senin (30/1/2017).

Iriawan mendapatkan informasi bahwa dalam waktu dekat Antasari akan menyambangi Polda Metro untuk menanyakan perkembangan laporannya soal adanya SMS gelap. "Katanya mau tanya ke Dirkrimsus soal laporan dia tentang SMS," kata Iriawan yang menjabat Dirkrimum Polda Metro Jaya ketika kasus pembunuhan Nasrudin mencuat ke publik.

Iriawan menjelaskan kenapa laporan Antasari belum ditindaklanjuti polisi sampai selesai. Sebab, kata dia, alat bukti yang diberikan Antasari ketika itu kurang lengkap. Iriawan mengatakan Antasari pernah mengajukan dua kali gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, namun kalah karena kekurangan alat bukti. "Tapi udah dua kali praperadilan dan tidak bisa karena tidak ada bukti lain," katanya.

Nasrudin meninggal dunia secara tragis pada 15 Maret 2009. Dia ditembak di dalam mobil usai bermain golf. Kasus itulah yang kemudian menjatuhkan Antasari dari jabatan ketua KPK pada tahun 2009 atau di era pemerintahan di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Saat ini, setelah mendapatkan grasi dari Presiden Jokowi. Setelah dia menjadi orang bebas, dia memberi sinyal untuk melanjutkan upaya membongkar kasus yang dituduhkan kepadanya, yaitu sebagai otak pembunuhan Nasrudin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jika Punya Bukti Baru, Antasari Ditunggu Kapolda di Ruang Kerja

Jika Punya Bukti Baru, Antasari Ditunggu Kapolda di Ruang Kerja

News | Senin, 30 Januari 2017 | 19:39 WIB

Antasari Akan Gabung ke PDIP, Ini Tanggapan Partai SBY

Antasari Akan Gabung ke PDIP, Ini Tanggapan Partai SBY

News | Senin, 30 Januari 2017 | 18:29 WIB

Polisi Baru Bisa Lanjutkan Kasus Antasari Jika Hal Ini Terpenuhi

Polisi Baru Bisa Lanjutkan Kasus Antasari Jika Hal Ini Terpenuhi

News | Senin, 30 Januari 2017 | 18:16 WIB

Polisi Anggap Bukti Pembunuhan yang Diberikan Antasari Lemah

Polisi Anggap Bukti Pembunuhan yang Diberikan Antasari Lemah

News | Senin, 30 Januari 2017 | 18:11 WIB

Jika Gabung dengan PDIP, Antasari Dapat Posisi Menggiurkan

Jika Gabung dengan PDIP, Antasari Dapat Posisi Menggiurkan

News | Senin, 30 Januari 2017 | 19:10 WIB

Ahok: Antasari Azhar Dukung yang Bisa Kerja

Ahok: Antasari Azhar Dukung yang Bisa Kerja

News | Minggu, 29 Januari 2017 | 13:39 WIB

Hasto Sebut Kemungkinan Antasari Azhar Akan Gabung ke PDIP

Hasto Sebut Kemungkinan Antasari Azhar Akan Gabung ke PDIP

News | Minggu, 29 Januari 2017 | 12:44 WIB

Antasari Azhar: Jakarta Butuh Pemimpin Cerdas, Pilih Nomor Dua

Antasari Azhar: Jakarta Butuh Pemimpin Cerdas, Pilih Nomor Dua

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 23:33 WIB

Ahok Kenalkan Putranya ke Antasari di Ruang Debat

Ahok Kenalkan Putranya ke Antasari di Ruang Debat

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 22:12 WIB

Kapolri Bakal Pelajari Lagi Kasus Antasari Azhar

Kapolri Bakal Pelajari Lagi Kasus Antasari Azhar

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 19:48 WIB

Terkini

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

7 Moisturizer Lokal untuk Usia 40 Tahun agar Kulit Tetap Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:42 WIB

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

Formula Penetapan Upah 2027 Belum Jelas, Akademisi Khawatir Proses Brutal yang Tak Soft Landing

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:37 WIB

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

realme C01 Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

Jejak Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie Hingga Prabowo Subianto

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

Seluruh Kru Ditemukan! Jenazah Serda Heri Dievakuasi dari Bangkai Heli MI-17 di Kalteng

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:36 WIB

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Kulkas 2 Pintu Termurah Merek Apa? Ini 5 Pilihannya Mulai Rp1 Juta

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 13:35 WIB

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

Gibran Gencar Diusulkan untuk Dimakzulkan, Begini Respons Pimpinan DPR

News | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Menelusuri Benang Merah Kekerasan dalam Kisah-kisah Absurd Tiga dalam Kayu

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 13:30 WIB

Karyawan Maskapai di Bandara Bali Tilap Duit Perusahaan Rp600 Juta untuk Judol

Karyawan Maskapai di Bandara Bali Tilap Duit Perusahaan Rp600 Juta untuk Judol

Bali | Jum'at, 06 November 2026 | 13:28 WIB

Ayah di Aceh Besar Ditangkap, Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sejak MIN hingga SMP

Ayah di Aceh Besar Ditangkap, Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sejak MIN hingga SMP

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 13:18 WIB

×