Plt Gubernur Jakarta: Tidak Boleh Ada Aksi saat Masa Tenang

Reza Gunadha | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 07 Februari 2017 | 19:04 WIB
Plt Gubernur Jakarta: Tidak Boleh Ada Aksi saat Masa Tenang
Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono (tengah), saat di Candi Borobudur, Sabtu (14/1/2017). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, mempertanyakan rencana sejumlah kelompok menggelar aksi dua kali beruntun pada Sabtu dan Minggu pekan ini, (11-12/2/2017).

Menurutnya, rentetan aksi tersebut bisa dikategorikan sebagai gangguan menjelang hari pencoblosan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rabu (15/2).

“Kalaupun ada gangguan (jelang pilkada), kemungkinan isu aksi tanggal 11 dan 12 Februari itu. Sebab, itu kan masuk masa tenang. Dalam aturannya, tidak boleh ada aksi saat masa tenang,” tegas Sumarsono, seusai Rapat Koordinasi Terakhir Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2017 di gedung KPU RI, jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/2/2017).

Meski menilai aksi tersebut bisa menjadi gangguan, ia tetap optimistis pilkada akan berlangsung aman.

Keyakinan Sumarsono bukan tanpa alasan kuat. Ia menilai, ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, baik Agus-Sylvi, Ahok-Djarot, dan Anies-Sandi, sudah dewasa dalam berdemokrasi.

"Ketiganya memiliki kedewasaan yang luar biasa. Mereka sadar ini meski ini adalah kontestasi, tapi sesungguhnya semuanya adalah teman," kata Sumarsono,

Selain kedewasaan ketiga pasangan peserta pilada, Sumarsono juga menilai seluruh tim sukses memiliki pengalaman dan pendidikan mumpuni sehingga tak menyulut perselisihan di tingkat massa akar-rumput.

Namun, ia memastikan pihaknya tak bakal lengah meski meyakini seluruh tahapan pilkada berlangsung aman.

"Setiap pekan, seluruh unsur pemimpin provinsi menggelar pertemuan membahas perkembangan keamanan jelang hari pencoblosan,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Munarman Jadi Tersangka, Surat Panggilan Dikirim ke Petamburan

Munarman Jadi Tersangka, Surat Panggilan Dikirim ke Petamburan

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 15:23 WIB

Siapa Orang yang Teror FPI dengan Bom Molotov di Cimanggis?

Siapa Orang yang Teror FPI dengan Bom Molotov di Cimanggis?

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 14:53 WIB

Polda Metro Siap-siap, Bakal Ada Aksi Massa 11, 12, 15 Februari

Polda Metro Siap-siap, Bakal Ada Aksi Massa 11, 12, 15 Februari

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 13:07 WIB

Terkini

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB