SBY Sebut Hutang Luar Negeri Indonesia Makin Bengkak

Ardi Mandiri | Dian Rosmala | Suara.com

Selasa, 07 Februari 2017 | 22:39 WIB
SBY Sebut Hutang Luar Negeri Indonesia Makin Bengkak
Presiden Republik Indonesia Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keterangan pers di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (1/2).
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan pemerintah soal hutang luar negeri yang semakin bertambah. Ia mengimbau agar pemerintah menghindari penambahan hutang negara jika hanya untuk jangka pendek, termasuk infrastruktur.
 
"Jumlah hutang yang naik secara tajam akan meningkatkan beban rakyat di masa depan. Menjaga fiskal yang sehat dan termasuk mengurangi beban subsidi adalah rangkaian positif," kata Yudhoyono dalam acara dies natalies Partai Demokrat, di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2/2017) malam.
 
Namun demikian, lanjut Yudhoyono, jika pengurangan subsidi tersbut membuat lonjakan harga meningkat, dan membuat golongan ekonomi lemah terpukul, maka pemerintah wajib membantunya secara tepat dan adil.
 
Lebih lanjut, Presiden RI ke-6 itu juga menyinggung soal kebijakan tax amnesty. Ia mengaku sangat setuju dengan kebijakan tersebut, jika realisasinya tidak menyimpang dari tujuan awal.
 
"Menggeser sasaran kepada rakyat biasa membuat masyarakat takut,  merasa dikejar-kejar dan tidak tenteram tinggal di negerinya sendiri. Isu ini juga berkaitan dengan keadilan," ujar Yudhoyono.
 
Ia berpendapat, sasaran utama tax amnesty haruslah orang-orang terkaya di Indonesia. Katanya, di samping pemerintah mendapatkan keuntungan dari pemutihan, barangkali masih ada dana yang dapat digunakan untuk menggerakkan ekonomi nasional.
 
"Adalah tidak bermoral kalau di tengah gedung-gedung megah dan gemerlapan nya kemewahan, jutaan rakyat tidurnya tidak nyenyak lantaran tidak cukup makan. Artinya kesenjangan yang makin menjadi-jadi tidak bisa diterima di negara Pancasila yang menjunjung tinggi keadilan sosial bagi seluruh rakyatnya," tutur Yudhoyono.
 
Ia mengingatkan agar Indonesia tidak meninggalkan paradigma pembangunan yang adil, yaitu pembangunan yang tetap berpihak dan berorientasi kepada manusia dan lingkungannya.
 
"Yang menjadi sasaran bukan hanya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keadilan sosial dan terjaganya lingkungan dan sumber-sumber kehidupan," kata Yudhoyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY Sebut Ada Aktor Intelektual pada Aksi Demo di Rumahnya

SBY Sebut Ada Aktor Intelektual pada Aksi Demo di Rumahnya

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 22:28 WIB

SBY Pesimis Kasus Demo di Rumahnya Diusut Tuntas

SBY Pesimis Kasus Demo di Rumahnya Diusut Tuntas

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 22:16 WIB

Terkini

Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Proaktif Lindungi Korban

Skandal Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Proaktif Lindungi Korban

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:27 WIB

Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global

Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:23 WIB

Jual Video Asusila via Telegram, Pasangan Muda di Kediri Ditangkap Polisi

Jual Video Asusila via Telegram, Pasangan Muda di Kediri Ditangkap Polisi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:21 WIB

Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI

Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:07 WIB

Okupansi Hotel Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Anjlok Drastis, Banyak Pembatalan

Okupansi Hotel Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Anjlok Drastis, Banyak Pembatalan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:57 WIB

KY Uji Kualitas Ratusan Calon Hakim Agung, Masyarakat Diajak 'Kuliti' Rekam Jejak Peserta

KY Uji Kualitas Ratusan Calon Hakim Agung, Masyarakat Diajak 'Kuliti' Rekam Jejak Peserta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:50 WIB

Nyawa Melayang Gara-gara Senggolan, Pembacok Karyawan Pabrik Roti di Cengkareng Akhirnya Ditangkap!

Nyawa Melayang Gara-gara Senggolan, Pembacok Karyawan Pabrik Roti di Cengkareng Akhirnya Ditangkap!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:44 WIB

Pedas! Gus Ipul Semprot Amien Rais: Saya Selalu Ingat Gus Dur, Dia Gak Bisa Dipercaya!

Pedas! Gus Ipul Semprot Amien Rais: Saya Selalu Ingat Gus Dur, Dia Gak Bisa Dipercaya!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:41 WIB

Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu

Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:35 WIB

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:26 WIB