SBY: Hukum di Era Jokowi Sering Dipolitisasi

Ardi Mandiri | Dian Rosmala | Suara.com

Selasa, 07 Februari 2017 | 23:11 WIB
SBY: Hukum di Era Jokowi Sering Dipolitisasi
Presiden Republik Indonesia Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keterangan pers di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu (1/2).

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menyinggung soal penegakan hukum di bawah Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ia menilai, penegakan hukum seringkali dipolitisasi.

"Negara kita adalah negara hukum demikian yang terkandung dalam konstitusi kita. Hukumlah yang harus menjadi panglima, bukan politik, apalagi kekuasaan," kata Yudhoyono saat menyampaikan pidato politik di acara dies natalies Partai Demokrat, di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2/2017) malam.

Dewasa ini, lanjut Yudhoyono, rakyat sedang mengamati praktik penegakan hukum di seluruh Tanah Air. Kata dia, ada nuansa, bahkan testimoni bahwa dalam penegakan hukum masih saja ada yang tebang pilih.

Presiden RI ke-6 itu mengatakan rakyat juga merasakan, bahkan mengetahui ada  intervensi dari pihak-pihak yang tidak berhak dalam proses penegakan hukum akhir-akhir ini.

"Di era keterbukaan dan transparansi sekarang ini, transparansi, cerita-cerita di belakang layar seperti itu telah menjadi rahasia umum. Masyarakat kita memang cenderung diam, sebagian bahkan takut. Tetapi jangan salah,  sesungguhnya mereka tahu," ujar Yudhoyono.

Ia mengingatkan, cara pandang yang menganggap rakyat serba lemah,  sesungguhnya amat berbahaya. Sebab,  apabila orang-orang yang lemah mulai bersatu, maka persatuan itu akan menjelma sebagai kekuatan atau people power.

"Sejumlah kasus besar ber kategori terang, yang menurut rakyat pasti diproses secara hukum, nampaknya masih mengendap entah di mana.  Sementara kasus-kasus yang jauh lebih tidak signifikan, menjadi prioritas," tutur Yudhoyono.

Ia melanjutkan, akhir-akhir ini, yang  diperkarakan adalah mereka yang dianggap menyebarkan kebencian atau tindakan tidak menyenangkan terhadap penguasa. 

"Jika yang menjadi korban atau yang mencari keadilan bukan dari lingkar kekuasaan, jalannya tidak selalu mudah," kata Yudhoyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY Sebut Hutang Luar Negeri Indonesia Makin Bengkak

SBY Sebut Hutang Luar Negeri Indonesia Makin Bengkak

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 22:39 WIB

SBY Sebut Ada Aktor Intelektual pada Aksi Demo di Rumahnya

SBY Sebut Ada Aktor Intelektual pada Aksi Demo di Rumahnya

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 22:28 WIB

Terkini

Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy: Saya Mau Sekolah, Pak

Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy: Saya Mau Sekolah, Pak

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:14 WIB

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:55 WIB

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:52 WIB

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:45 WIB

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:36 WIB

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:29 WIB

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:11 WIB

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:45 WIB

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:44 WIB

Bela Nasib Karyawan Malah Dipukul, Polisi Ciduk 2 Pelaku Penganiaya Waketum PSI Bro Ron

Bela Nasib Karyawan Malah Dipukul, Polisi Ciduk 2 Pelaku Penganiaya Waketum PSI Bro Ron

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:40 WIB