Kekerasan pada Jurnalis, FPI: Itu Ulah Provokator!

Ardi Mandiri, Bagus Santosa

Minggu, 12 Februari 2017 | 15:07 WIB
Kekerasan pada Jurnalis, FPI: Itu Ulah Provokator!
Umat muslim mengikuti aksi damai 112 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (11/2).

Suara.com - Tim pengacara Front Pembela Islam ‎Habibburokhman‎ menganggap ada provokator dalam aksi kekrasan terhadap wartawan di Masjid Istiqlal, Jalkarta Sabtu (12/2/2017) kemarin. Menurutnya, provokator inilah yang sengaja ingin merusak citra aksi damai yang kebanyakan diikuti oleh massa Front Pembela Islam.

"Pertama harus jelas dulu siapa yang melakukan. Massa sebanyak itu bisa saja ada provokator. Kalau mengacu kepada kegiatan selanjutnya yang jumlah massanya lebih besar kan nggak pernah ada kegiatan seperti yang disebut kemarin. Kita curiga mungkin ada orang yang berniat merusak citra umat yang berdemo masuk ke dalam," kata Habibburokhman usai acara konfrensi pers di kawasan Menteng, Jakarta, Minggu (12/2/2017).

Kendati demikian ‎dia meminta penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus ini. Apalagi, wartawan yang menjadi korban ini sudah melaporkan kasus ini ke polisi.

"Polisi harus bertindak, kan ada teknologi, ada CCTV. Siapapun yang melakukan segera saja ditangkap," ujar Habibburokhman.
‎
Pascaaksi kekerasan terhadap wartawan itu beredar foto adanya orang yang menggunakan peci putih-hijau dengan tulisan FPI. Menurut Habiburokhman, hal itu belum bisa dipastikan sampai kasus ini diusut tuntas.
‎
"Kita nggak tahu, bagaimana kita memastikan dia anggota (kita) apa bukan. Karena pake peci siapapun bisa pake peci (FPI). Silakan saja diusut yang melakukan, apa motifnya, dan pidana itu kan pertangugnjawabannya personal, perorangan. Jadi silakan usut, nggak ada masalah," tambah Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya.
‎
Di sisi lain, Habibburokhman mengkritisi‎ masalah framing pemberitaan. Framing ini lah yang kadang ditafsirkan orang lain untuk memojokan kelompok tertentu. Sehingga, menurutnya, menjadi wajar ketika ada kelompok yang memprotes framing media tersebut.

"Di sisi lain kita mesti bijak dalam konteks melihat frame sebab akibat persoalan tersebut terjadi. Selama ini kita juga sulit yang namanya framing media itu sulit disentuh. Kita merasakan media itu memojokan keluompok tertentu, cenderung memberitakan tidak adil tapi perangkat hukum nggak bisa menyentuh itu. Itu kembali kepada kebijakan masing-masing pihak," kata dia.

"Jadi hukum memang ada untuk melindungi warga termasuk jurnalis, tapi jurnalis meski bijak dan salah satu prinsip jurnalisme modern adalah independensi. Dia tidak berpihak dalam memberitakan, itu yang mungkin disorot oleh teman-teman. Jadi kita sama-sama proses belajar berdemokrasi, saya pikir baiknya kita saling mengingatkan,"ujar dia.

‎Untuk diketahui, Reporter Metro TV, Desi Fitriani, beserta kamerawannya melaporkan tindakan penganiayaan kepadanya saat meliput aksi 112 di Masjid Istiqlal ke Polres Jakarta Pusat, Sabtu (11/2/2017).

Laporan itu tertuang dalam surat LP Nomor: 230/K/II/2017 Restro Jakpus. Dalam surat itu dituliskan, terlapor dalam laporan ini adalah massa pengunjuk rasa yang masih dalam penyelidikan. Desi saat itu sedang meliput bersama kamerawan bernama Ucha Fernandez.

Dalam laporannya, Desi mengaku dipukul dengan menggunakan bambu atau kayu pada bagian kepala. Rekan Desi juga mendapat pukulan. Akibat kejadian ini, Desi mengalami luka memar pada bagian kepala dan sakit di sekujur badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Tengah Aksi 112, Jurnalis Metro TV Dipukul dan Diludahi

Di Tengah Aksi 112, Jurnalis Metro TV Dipukul dan Diludahi

News | Sabtu, 11 Februari 2017 | 13:15 WIB

Istiqlal Tak Mampu Tampung, Massa Meluber ke Lapangan Banteng

Istiqlal Tak Mampu Tampung, Massa Meluber ke Lapangan Banteng

News | Sabtu, 11 Februari 2017 | 12:28 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×