Buku Anak Berkonten Porno, Penerbit Tiga Serangkai Minta Maaf

Tomi Tresnady | Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 21 Februari 2017 | 15:11 WIB
Buku Anak Berkonten Porno, Penerbit Tiga Serangkai Minta Maaf
Buku anak berjudul 'Aku Bisa Melindungi Diri' yang telah ditarik peredarannya oleh Tiga Serangkai karena dianggap berkonten porno.

Suara.com - Setelah heboh dengan beredarnya buku cerita bermuatan porno berjudul "Aku Bisa Melindungi Diri" terbitan Tiga Ananda, pihak Tiga Serangkai selaku induk perusahaan melayangkan permohonan maaf secara resmi melalui akun Instagram milik mereka.

Awalnya, melalui buku tersebut Tiga Serangkai berniat untuk membantu orangtua menjelaskan pada anak-anak tentang pentingnya melindungi diri termasuk ketika mendapatkan 'keasyikan' saat melakukan masturbasi.

Namun, konten yang terlalu blak-blakan tersebut dianggap jauh menyimpang dan sebagai bagian dari tindakan permisif terhadap sesuatu yang sepatutnya belum diketahui anak-anak.

Saat dihubungi Suara.com, Hari Sumarsono selaku Corporate Secretary Tiga Serangkai mengaku mendapat protes dari masyarakat. Dia menganggap protes itu sebagai bentuk koreksi yang baik bagi perusahaan.

"Ini koreksi pribadi bagi Tiga Serangkai agar ke depannya lebih berhati-hati dan membuat buku yang lebih berkualitas untuk anak," tutur Hari, Selasa (21/2/23017).

Mengenai bagian yang dianggap menyimpang, Hari berkata buku karangan Fitria Chakrawati tersebut diproyeksikan menjadi alat edukasi yang baik jika anak membaca sambil didampingi oleh orang tua.

"Kalau tidak dibaca secara utuh, informasi yang didapat tidak akan lengkap. Karena yang disorot kan hanya satu halaman saja."

Meski demikian, Tiga Serangkai berkomitmen untuk menarik seluruh buku "Aku Bisa Melindungi Diri" dari peredaran. "Sudah kami tarik sejak Desember 2016 lalu."

Sebelumnya, pihak Tiga Serangkai mendapat banyak kecaman dari berbagai lapisan masyarakat karena menerbitkan sebuah buku yang dianggap menyimpang dari norma sosial.

Dalam buku tersebut, seorang anak laki-laki digambarkan tengah mendapati kenikmatan kala menggesekkan alat kelaminnya saat tidur.

Pihak Komite Perlindungan Anak Indonesia melalui sekretarisnya, Erlinda meminta pemerintah membuat terobosan berupa aturan agar tidak ada lagi buku bermuatan pornografi lolos dan beredar di masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buku Anak Berkonten Porno Dikecam, Coreng Revolusi Mental

Buku Anak Berkonten Porno Dikecam, Coreng Revolusi Mental

Lifestyle | Selasa, 21 Februari 2017 | 14:24 WIB

Konten Porno, KPAI Minta Buku "Aku Berani Tidur Sendiri" Ditarik

Konten Porno, KPAI Minta Buku "Aku Berani Tidur Sendiri" Ditarik

News | Senin, 20 Februari 2017 | 20:55 WIB

Kapan Waktu yang Tepat Mengedukasi Anak tentang Seks?

Kapan Waktu yang Tepat Mengedukasi Anak tentang Seks?

Health | Sabtu, 14 Januari 2017 | 19:22 WIB

Hebat! Baru Usia 4 Tahun, Anak Ini Sudah Baca 1000 Buku

Hebat! Baru Usia 4 Tahun, Anak Ini Sudah Baca 1000 Buku

Lifestyle | Jum'at, 13 Januari 2017 | 15:09 WIB

Terkini

KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA

KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:22 WIB

Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota

Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:17 WIB

Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI

Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:13 WIB

Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan

Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:13 WIB

Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara

Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:10 WIB

Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil

Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:06 WIB

Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional

Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:06 WIB

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:55 WIB

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:53 WIB

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:41 WIB