Tolak Salatkan Jenazah Pro Ahok, Masjid Jangan Jadi Alat Politik

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Jum'at, 24 Februari 2017 | 14:56 WIB
Tolak Salatkan Jenazah Pro Ahok, Masjid Jangan Jadi Alat Politik
Masjid Al Jihad, Gang BB, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2017). [suara.com/Welly Hidayat'

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Maman Imanulhaq‎ mengatakan seharusnya lingkungan masjid jangan dipakai untuk kepentingan politik praktis. Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat ini menegaskan seharusnya tempat ibada hanya berfungsi untuk meningkatkan kualitas beragama. ‎

"Saya rasa saya sangat tidak setuju ada spanduk seperti itu, orang jadi menilai bahwa masjid itu sudah dijadikan alat politik praktis," ‎kata Maman kepada Suara.com, Jumat (24/2/2017).

Sikap Maman terkait adanya aksi pemasangan spanduk tulisan: Masjid Ini Tidak Mensholatkan Jenazah Pendukung dan Pembela Penista Agama.

Maman menilai tidak etis bila di area masjid dipasang spanduk semacam itu.

"Masjid harus diarahkan kepada peningkatan kualitas muslim. Masjid adalah tempat di mana kita bisa mendiskusikan nilai-nilai progresivitas ekonomi, strategi kebudayaan dan juga memang politik yang berkeadaban," ujarnya.

Maman menandaskan setiap orang memiliki hak untuk menentukan pilihan politik.

"Soal pilihan politik itu adalah soal individu yang sebenarnya kita harusnya menghargai dan menghormati, kita tahu bahwa itu spanduk diarahkan kepada orang yang memilih Basuki Purnama Tjahaja (Ahok), tetap itu tentu akan sangat naif. Karena yang memilih Basuki kemarin, Ahok kemarin, itu banyak orang Islamnya," kata dia.

Pada Kamis (23/2/2017) malam, spanduk bertuliskan: Masjid Ini Tidak Mensholatkan Jenazah Pendukung dan Pembela Penista Agama masih terpasang di depan Masjid Al Jihad.

Semalam, Suara.com mendatangi masjid tersebut untuk mencari tahu kenapa tiba-tiba di tengah persiapan pilkada Jakarta putaran kedua yang diikuti pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, terpasang spanduk tersebut.

Pengurus masjid Al Jihad, Yayat Supriatno, membantah masjid ini menolak untuk menyalatkan jenazah warga.

"Ini kan yang jadi masalah di media sosial itu, yang menyebar adanya spanduk ini (mengenai jenazah tidak disalatkan). Itu tidak benar sama sekali," kata Yayat kepada Suara.com.

Yayat mengatakan Kamis siang, masjid tetap menerima kedatangan jenazah untuk disalatkan.

"Tadi, ada jenazah yang meninggal,tapi kami semua warga salatkan kok di masjid Al Jihad ini. Sampai penuh masjid ada 200 orang lebih ikut solat di sini semua," ujar Yayat.

Lebih jauh, Yayat mengatakan spanduk tersebut sudah terpasang di depan masjid sejak Selasa (21/2/2017).

Dia mengakui keberadaan spanduk menarik perhatian petugas kelurahan dan Kantor Urusan Agama. Petugas sampai datang ke masjid untuk meminta penjelasan, lalu meminta agar spanduk tersebut dipindahkan.

"Tadi dari kelurahan dan KUA kecamatan datang konfirmasi ke kami (terkait spanduk) pengurus masjid sudah menjelaskan. Mereka mengerti. Tapi mereka hanya minta dipindah dari auning, hanya kami yang belum sempat pindahkan," ujar Yayat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Habib Novel Tolak Hadiri Majelis di Kampung yang Menangkan Ahok

Habib Novel Tolak Hadiri Majelis di Kampung yang Menangkan Ahok

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 13:21 WIB

Habib Novel akan Usir Jenazah Pendukung Ahok

Habib Novel akan Usir Jenazah Pendukung Ahok

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 11:50 WIB

Novel Setuju Spanduk Masjid Tolak Salatkan Jenazah Pendukung Ahok

Novel Setuju Spanduk Masjid Tolak Salatkan Jenazah Pendukung Ahok

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 11:29 WIB

Kenapa Masjid Ini Pasang Spanduk Tolak Salatkan Pro Penista Agama

Kenapa Masjid Ini Pasang Spanduk Tolak Salatkan Pro Penista Agama

News | Jum'at, 24 Februari 2017 | 06:30 WIB

Ahok Ceritakan Kondisi Dennis, Pasukan Oranye Bernasib Tragis

Ahok Ceritakan Kondisi Dennis, Pasukan Oranye Bernasib Tragis

News | Kamis, 23 Februari 2017 | 19:18 WIB

Pengajuan Hak Angket 'Ahok Gate' Dibacakan Dalam Rapat Paripurna

Pengajuan Hak Angket 'Ahok Gate' Dibacakan Dalam Rapat Paripurna

News | Kamis, 23 Februari 2017 | 18:19 WIB

Terkini

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:13 WIB

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:10 WIB

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:09 WIB

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB