Banyak Masalah Dalam Pilgub DKI, Ketua KPUD DKI Minta Maaf

Minggu, 26 Februari 2017 | 13:47 WIB
Banyak Masalah Dalam Pilgub DKI, Ketua KPUD DKI Minta Maaf
Ketua KPUD Jakarta Sumarno [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

KPUD DKI Jakarta telah melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta Putaran Pertama, Rabu (15/2/2017). Ketua KPUD DKI Jakarta, Sumarno mengakui dirinya mempunyai beberapa catatan terkait penyelenggaraan Pilkada DKI tersebut.

"Pertama, terkait SDM, meskipun KPUD DKI sudah mengapresiasi penyelenggaraan, namun tapi kami tidak menutup mata ada beberapa penyelenggara di tingkat bawah yang tingkat pemahamannnya terhadap berbagai regulasi yang diterapkan tidak sepenuhnya. Bahkan ada mungkin kekeliruan-kekeliruan yang secara nyata itu mengganggu aspirasi penyampaikan haki konstitusional warga DKI Jkarata," kata Sumarno, Minggu (15/2/2017).

Oleh karena itulah, evaluasi yang paling awal bagi penyelenggaraan adalah berkaitan dengan peningkatakan SDM bimtek. Mereka akan diberikan tinjauan materi dan metodolgi terkait dengan bimtek untuk meningkatkan kualitas pemahaman SDM. Bagi penyelenggara yang terbukti melakukan kekeliruan-kekeliruan yang cukup sustansial, baik itu yang disengaja atau tidak disengaja, KPUD DKI akan memastikan dalam Pilkada selanjutnya, mereka tidak akan ditugaskan lagi.

"Bagi kami tiga hal yang ditekankan kepada penyelenggara adalah integritas netalitas dan profesionalitas. Ini adalah hal yang sangat substansial oleh karena itu kemudian kalau tidak memenuhi kualifiasi tiga itu maka kemudian bagi kami penyelenggra harus diganti dengan yang baru," ujar Sumarno.

Kedua, yang jadi perhatian bagi KPUD DKI Jakarta adalah masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT). Meskipun petugas-petugas KPUdan jajaran PPDP di bawah supervisi PPS, PPK kabupaten/kota sudah lakukan pemutakhiran data pemilu secara maksimal. "Kami tahu persis kerja keras mereka yang datang dari rumh ke rumah, tidak mengenal waktu dan belum tentu diterima dengan baik oleh mereka yang memiliki data," jelas Sumarno.

Hanya saja ia mengakui kerja keras itu juga masih menyisakan sejumlah persoalan. Masih ada warga DKI yang belum masuk di dalam DPT, meskipun hal ini juga tidak semata-mata bisa dibebankan kepada para petugas tetapi juga yang terkait dengan para pemilih. Disejumlah tempat, KPUD DKI bahkan tidak bisa mendapatkan akses untuk melakukan pendataan pemilih dan ini berkali-kali sudah disampaikan dalam rakor dengan Pemda dan stakeholder.

"Oleh karen aitu kepada Warga DKI yang pada 15 februari lalu karena masalah admnistarisi kehilangan hak konstituonalnya, maka saya atas nama KPU DKI mohon maaf dan ini jadi perhatian yang sangat serius pada pilkada selanjutnya. Mereka harus dipastikan terdaftar sebagai pemilih dan kemudian bisa mendapatkan hak konstitusional," tutur Sumarno.

Masalah ketiga adalah logistik. Sebenarnya logistik ini tidak bisa dipisahkan dengan data pemilih terutama yang terkait dengan surat suara. KPUD DKI memastikan bahwa surat surat suara dalam pelaksanaan Pilkada DKI selanjutnya akan tersedia secara memadai.

"Bahwa tingkat partisipasi yang tinggi di kalangan pemilih yang tercantum dalam DPT dan kemudian tingkat keinginan mereka untuk memilih yang masuk kategori dalam daftar pemilih tambahan membludak, membuat surat suara yang tersedia kemudian kehabisan," tutup Sumarno.

Baca Juga: Tak Cuma AHY, Kandidat Pilgub DKI Sebelumnya Juga Legowo Kalah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI