Pasukan Sniper Dikerahkan untuk Lindungi Raja Salman

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 27 Februari 2017 | 19:30 WIB
Pasukan Sniper Dikerahkan untuk Lindungi Raja Salman
Ilustrasi anggota polisi (suara.com/Agung Sandy Lesmana)

Suara.com - Polri mengerahkan pasukan penembak jitu untuk mengamankan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz al Saud, selama berada di Indonesia.

"Ada (sniper). Itu dari satgas, lengkap," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Senin (27/2/2017).

Selama di Indonesia, Raja Salman‎ akan mendapatkan pengawalan Pasukan Pengamanan Presiden. Area sekitar tempat yang dikunjungi Raja Salman diamankan pasukan Polri.

"Pengamanan Raja Salman di ring satu ada Paspampres yang melekat," ujar dia.

Total anggota pasukan pengamanan selama Raja Salman berada di Indonesia sebanyak 10 ribu orang. Pasukan disebar di Jakarta dua ribu lebih, di Istana Bogor sekitar tiga ribu anggota, dan sekitar lima ribu anggota di Bali.

"Ini kategorinya pengamanan khusus," tutur dia.

Kendati demikian, kata dia, tidak ada peningkatan status keamanan di Ibu Kota Jakarta selama ada Raja Salman.

"Tetap normal (status keamanan)," kata dia.

Raja Salman dan 1.500 orang yang dibawa dari Arab Saudi akan berada di Indonesia pada 1-9 Maret. Tanggal 1-3 mereka berada di Jakarta dan Bogor. Kemudian tanggal 4-9 Maret, mereka berlibur ke Bali.

Pengamat ekonomi dari The Institute For Development of Economics and Finance Rusli Abdullah mengatakan kunjungan Raja Arab dan rombongan bisa menjadi momentum peningkatan investasi.

“Ini bisa dijadikan sebagai momentum untuk perbaikan investasi. Karena kan jumlah investasinya Arab ke Indonesia tidak besar, jadi bisa digaet lagi investasinya,” kata Rusli.

Rusli menilai nilai investasi Arab Saudi di Indonesia selama ini masih tergolong kecil.

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal, sepanjang 2016 Arab Saudi hanya merealisasikan investasi sebesar 900 ribu dollar AS. Sementara Singapura memimpin negara penanam modal di Indonesia dengan investasi mencapai 9,17 miliar dollar AS.

Posisi realisasi investasi Arab Saudi berada di urutan ke 57, di bawah Afrika Selatan yang menanamkan modalnya sebesar 1 juta dollar AS dan Mali yang menginvestasikan 1,1 juta dollar AS.

Menurut Rusli sektor investasi yang diminati Raja Arab yaitu yang tidak bertentangan dengan konstitusinya.

"Jadi sektor yang diincar adalah pertambangan dan minyak bumi, Pendidikan dan pariwisata. Sektor-sektor inilah yang menjadi incaran, semoga investasinya bisa terealisasikan,” ujarnya.

Raja Arab Saudi akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia untuk memperkuat kerjasama bilateral antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi.

Ada lima nota kesepahaman yang akan ditandatangani pemerintah kedua negara, yaitu di bidang kerjasama budaya, kesehatan, urusan Islam serta dakwah dan layanan agama, pelayanan perjalanan udara, perjanjian pemberantasan kejahatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Antisipasi Teror Susulan Saat Kunjungan Raja Salman

Polisi Antisipasi Teror Susulan Saat Kunjungan Raja Salman

News | Senin, 27 Februari 2017 | 17:21 WIB

Empat Ring Pengamanan Raja Salman Selama di Jakarta dan Bogor

Empat Ring Pengamanan Raja Salman Selama di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 27 Februari 2017 | 16:56 WIB

Kedatangan Raja Salman Bisa Dimanfaatkan Kelompok Wahabi

Kedatangan Raja Salman Bisa Dimanfaatkan Kelompok Wahabi

News | Senin, 27 Februari 2017 | 15:24 WIB

Nasdem Berharap Arab Saudi Berinvestasi di Proyek GRR Bontang

Nasdem Berharap Arab Saudi Berinvestasi di Proyek GRR Bontang

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 15:11 WIB

Persiapan Penyambutan Raja Salman

Persiapan Penyambutan Raja Salman

Foto | Senin, 27 Februari 2017 | 15:00 WIB

Ada Bom Dua Hari Jelang Raja Salman Datang, Ini Reaksi Dubes Arab

Ada Bom Dua Hari Jelang Raja Salman Datang, Ini Reaksi Dubes Arab

News | Senin, 27 Februari 2017 | 14:46 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB