Kisah Siti Rabitah, Kehilangan Ginjal Secara Misterius di Qatar

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 27 Februari 2017 | 19:49 WIB
Kisah Siti Rabitah, Kehilangan Ginjal Secara Misterius di Qatar
Ilustrasi ginjal. (sumber: Shutterstock)
Tenaga kerja Indonesia asal Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, bernama Siti Rabitah (25), kehilangan ginjal sebelah kanan ketika bekerja di Doha, Qatar, pada bulan Juli 2014.

Setelah kasus ini mencuat, Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal menemui Rabitah di rumahnya, Senin (27/2/2017).

"Saya baru saja bertemu dengan Rabitah untuk mengumpulkan informasi terkait kasus itu, jadi belum banyak hal yang bisa saya sampaikan. Namun, sudah ada langkah dari pemerintah," kata Iqbal kepada Suara.com.

Iqbal mengatakan kasus yang menimpa Rabitah kategori human trafficking for organ removal.

Iqbal memastikan kasus tersebut akan diusut. Saat ini, Polda NTB sudah memulai penyelidikan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pengiriman Rabitah ke Qatar.

"Jadi Polda NTB tengah mengusut siapa perekrut, penampung dan agen tenaga kerja yang memberangkatkan serta menempatkan dia ke Qatar," ujar dia.

Pemerintah Lombok Utara diminta untuk mendampingi Rabitah serta memberikan bantuan sosial.

"Kami bersama tim akan berkoordinasi Kedutaan Besar RI di sana untuk menyelidiki kasus ini," tutur dia.

Kasus ini berawal ketika Rabitah pulang dari Malaysia. Ketika itu, dia ditawari untuk bekerja ke Abu Dhabi. Setelah dinyatakan lulus medical check up, dia dibawa ke tempat pelatihan kerja di daerah Pulogadung, Jakarta Timur.

Pada tanggal 27 Juni 2014, akhirnya, Rabitah bersama teman-temannya sebanyak 22 orang diberangkatkan ke Abu Dhabi.

Setelah satu minggu tiba di Qatar, oleh majikannya, Madam Gada, Rabitah dibawa ke rumah sakit untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan karena dianggap lemah. Di rumah sakit tersebut, dia dibawa ke ruang operasi dengan alasan untuk mengangkat penyakit. Rabitah kemudian disuntik hingga tak sadarkan diri.

Setelah seminggu selesai operasi, Rabitah dikembalikan lagi ke perusahaan karena dianggap tidak bisa bekerja dan lemah. Sesampai di perusahaan tersebut, dia mengalami tindakan kekerasan karena dianggap tidak bisa bekerja. Rabitah pun dipindah-pindah kerja dengan alasan perusahaan tidak mau tahu pokoknya dia harus bekerja.

Rabitah akhirnya dikirim pulang dengan tidak digaji dan hanya sampai Surabaya, Jawa Timur. Sesampai di Surabaya, Rabitah dibantu oleh seseorang dan akhirnya sampai di kampung halaman.

Di rumah, Rabitah menjadi sering sakit-sakitan. Tiga tahun kemudian, tepatnya bulan Februari 2017, dia memeriksa kesehatan ke RSUD Tanjung. Setelah diperiksa dan melihat hasil rontgen, ternyata ginjal sebelah kanan tidak ada dan diganti dengan pipa plastik di dalam tubuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri

Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 16:29 WIB

Eksploitasi Pekerja di Taiwan Mengincar WNI, Modus Iming-iming Gaji Besar

Eksploitasi Pekerja di Taiwan Mengincar WNI, Modus Iming-iming Gaji Besar

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 19:21 WIB

TKI Asal Temanggung Hilang Selama 20 Tahun di Malaysia, Ahmad Luthfi Pastikan Kondisinya Aman

TKI Asal Temanggung Hilang Selama 20 Tahun di Malaysia, Ahmad Luthfi Pastikan Kondisinya Aman

News | Rabu, 26 November 2025 | 14:19 WIB

Pemerintah Bakal Kirim 500 Ribu TKI ke Luar Negeri Tahun Depan, Ini Syarat dan Sumber Rekrutmennya

Pemerintah Bakal Kirim 500 Ribu TKI ke Luar Negeri Tahun Depan, Ini Syarat dan Sumber Rekrutmennya

News | Jum'at, 14 November 2025 | 15:10 WIB

Jurus Baru Prabowo: Ubah Bonus Demografi RI Jadi Solusi Global di Negara 'Aging Society'

Jurus Baru Prabowo: Ubah Bonus Demografi RI Jadi Solusi Global di Negara 'Aging Society'

News | Jum'at, 14 November 2025 | 13:01 WIB

Apakah Aisar Khaled dari Keluarga Kaya? Soroti TKI di Malaysia usai Diusir Warga Bali

Apakah Aisar Khaled dari Keluarga Kaya? Soroti TKI di Malaysia usai Diusir Warga Bali

Lifestyle | Selasa, 23 September 2025 | 13:40 WIB

Tak Peduli Status Non-Aktif, Uya Kuya Terbang ke Jember Sambut Jenazah PMI dari Hong Kong

Tak Peduli Status Non-Aktif, Uya Kuya Terbang ke Jember Sambut Jenazah PMI dari Hong Kong

Entertainment | Sabtu, 13 September 2025 | 21:30 WIB

CEK FAKTA: Klaim Prabowo Pindahkan 150 Ribu TKI dari Malaysia ke Jepang

CEK FAKTA: Klaim Prabowo Pindahkan 150 Ribu TKI dari Malaysia ke Jepang

News | Senin, 08 September 2025 | 21:48 WIB

CEK FAKTA: Bantuan TKI Rp680 Juta dari Uang Korupsi Gula, Awas Modus

CEK FAKTA: Bantuan TKI Rp680 Juta dari Uang Korupsi Gula, Awas Modus

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 08:43 WIB

CEK FAKTA: Benarkah TKI Seluruh Dunia Dapat BSU Rp 100 Juta? Ini Penjelasannya

CEK FAKTA: Benarkah TKI Seluruh Dunia Dapat BSU Rp 100 Juta? Ini Penjelasannya

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 16:06 WIB

Terkini

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 14:05 WIB

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:49 WIB

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:18 WIB

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:08 WIB

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB