Siti Aisyah Terancam Hukuman Gantung

Madinah

Selasa, 28 Februari 2017 | 14:23 WIB
Siti Aisyah Terancam Hukuman Gantung
Doan Thi Huong dan Siti Aisyah. (AFP)

Suara.com - Siti Aisyah, WNI asal Serang terduga pembunuh Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, terancam hukuman gantung. Ancaman ini setelah Siti Aisyah, dan Dong Thi Huong, terduga lain  berkewarganegaraan Vietnam, didakwa pasal pembunuhan oleh Kejaksaan Malaysia.

"Mereka didakwa atas hukum pidana Seksi 302 (pasal pembunuhan)," kata jubir kejaksaan Malaysia Mohammed Apandi Ali.

Dua minggu pasca tewasnya Kim Jong Nam, Siti Aisyah dan Thi Huong dinyatakan bersalah dan akan segera menjalani peradilan.

Diberitakan sebelumnya, Jong Nam tewas diracun di terminal keberangkatan Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA2) saat akan bertolak ke Macau. Selain Siti Aisyah dan Thi Huong, lima terduga pelaku lainnya-semunay berjenis kelamin laki-laki, masih diburu polisi Diraja Malaysia. Jong Nam tewas diduga diracun menggunakan senjata massal mematikan bernama VX.  (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Malaysia: Kim Jong Nam Terpapar VX Dosis Tinggi

Malaysia: Kim Jong Nam Terpapar VX Dosis Tinggi

News | Senin, 27 Februari 2017 | 06:25 WIB

Dibayar 1,2 Juta, Siti Sangka Racun VX Itu "Baby Oil"

Dibayar 1,2 Juta, Siti Sangka Racun VX Itu "Baby Oil"

News | Senin, 27 Februari 2017 | 00:14 WIB

Mulai Sekarang, Malaysia Wajib Beri Kabar Soal Aisyah ke KBRI

Mulai Sekarang, Malaysia Wajib Beri Kabar Soal Aisyah ke KBRI

News | Minggu, 26 Februari 2017 | 11:24 WIB

Tersangka Pembunuhan Kim Jong Nam Mengaku Dikira Berperan Komedi

Tersangka Pembunuhan Kim Jong Nam Mengaku Dikira Berperan Komedi

News | Minggu, 26 Februari 2017 | 03:10 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×