Array

Baju Kotak-kotak Djarot Saat Kunker Dipermasalahkan Anies-Sandi

Selasa, 28 Februari 2017 | 15:26 WIB
Baju Kotak-kotak Djarot Saat Kunker Dipermasalahkan Anies-Sandi
Calon Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat mengaku belum pernah blusukan ke TPS tempatnya menyoblos, Jakarta, Rabu (15/2/2017). [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno mempermasalahkan kunjungan Wakil Gubernur Jakarta, Djarot Saiful Hidayat ke Kelurahan Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur. Sebab, dalam kunjungannya itu Djarot mengenakan baju kemeja kotak-kotak yang biasa dipakai kampanye.

"Kemarin kami mendapatkan foto, di mana, di satu kelurahan pak Wagub dengan seragam kebesarannya di kelilingi masyarakat dan itu di area kelurahan, menurut pandangan kami ini kampanye," kata wakil ketua tim pemenangan Anies-Sandi, Muhammad Taufik di posko Anies-Sandi, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/2/2017).

Djarot merupakan rival Anies-Sandi. Ia kembali maju sebagai calon wakil gubernur Jakarta periode 2017-2022. Ia kembali berpasangan dengan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) sebagai pasangan petahana. Saat ini, Ahok dan Djarot kembali aktif sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta setelah menjalani cuti sementara di masa kampanye.

Taufik meminta kepada Ahok dan Djarot agar tidak menodai pesta demokrasi Jakarta yang kini sedang berjalan dengan memanfaatkan jabatan melekat pada keduanya, yakni gubernur dan wakil gubernur.

"Ini lah akibatnya jika incumbent sulit melepaskan posisinya sebagai pejabat dan peserta Pilkada. Jelas fotonya mengacungkan dua jari (Ahok-Djarot Paslo nomor urut dua), ini bagian yang semestinya tidak boleh terjadi," ujar Taufik.

Taufik menegaskan, di area kantor pemerintahan seharusnya tidak boleh kampanye.

"Apalagi dihadiri pejabat DKI. Karena itu kami minta jangan sampai terulang. Dan Bawaslu proaktif mengambil langkah-langkah yang berlaku," tutur Taufik.

Lebih lanjut, Taufik mengatakan, sebab itulah wajib bagi seorang pejabat untuk cuti dimasa momentum politik sedang berjalan.

Baca Juga: Djarot Minta Penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta Dievaluasi

"Saya mengimbau kepada pak Wagub, siapapun pejabat DKI tidak boleh ada yang kampanye. Ada yang namanya cuti. Cuti itu untuk mengantisipasi hal-hal kejadian seperi kemarin. Saya menyesalkan tindakan cawagub kemarin," kata Taufik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI