Menkopolhukam Klaim Berikan Bantuan Hukum Layak ke Aisyah

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 06 Maret 2017 | 16:02 WIB
Menkopolhukam Klaim Berikan Bantuan Hukum Layak ke Aisyah
Doan Thi Huong dan Siti Aisyah. (AFP)

Suara.com - Indonesia mengklaim memberikan bantuan hukum yang layak ke tersangka pembunuh kakak tiri pemimpin Korea Kim Jong Un, Kim Jong Nam, Siti Aisyah di Malaysia. Kementerian Luar Negeri yang mengawasi perjalanan hukum ini.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto menjelaskan pemerintah juga mengawal agar Aisyah mendapatkan pendampingan hukum yang layak sebagai WNI.

"Pemerintah berikan bantuan hukum. Upaya kami melalui Kemlu yang sudah saya ‎pantau bagaimana Siti Aisyah mendapatkan perlakuan hukum yang layak. Itu yang dapat dilakukan," kata Wiranto kepada wartawan di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/3/2017).

Indonesia tidak bisa mengintervensi proses hukum terhadap Aisyah di Malaysia.‎ Penanganan kasus ini menjadi kewenangan atau yurisdiksi hukum di Malaysia.

"Tetapi bagaimana pun juga prinsip untuk melindungi segenap WNI itu diutamakan, di mana saja WNI kita lindungi," ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kim Jong Nam meninggal setelah disergap dua perempuan yang terindentifikasi sebagai Siti Aisyah dan perempuan asal Vietnam, Doan Thi Hong (29). Kakak tiri pemimpin Korut itu dibunuh dengan racun tetrodotoksin.

Selain menangkap kedua perempuan, polisi Malaysia juga menangkap Muhammad Farid bin Jalaluddin, warga Malaysia, pacar Siti Aisyah. Saat ini Aisyah berada di penjara Selangor. KBRI di Malaysia saat ini sedang mengupayakan pendampingan terhadap Aisyah.

Berbagai spekulasi muncul setelah kasus tersebut menyeruak. Komisi I DPR RI akan meminta penjelasan Badan Intelijen Negara untuk memastikan kebenaran isu Aisyah dimanfaatkan agen rahasia untuk membunuh Kim Jong Nam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inikah Alasan Malaysia Usir Dubes Korea Utara?

Inikah Alasan Malaysia Usir Dubes Korea Utara?

News | Minggu, 05 Maret 2017 | 16:48 WIB

Makin Panas, Malaysia Usir Duta Besar Korea Utara

Makin Panas, Malaysia Usir Duta Besar Korea Utara

News | Minggu, 05 Maret 2017 | 12:50 WIB

Malaysia Dinilai Coreng Kehormatan Korea Utara

Malaysia Dinilai Coreng Kehormatan Korea Utara

News | Sabtu, 04 Maret 2017 | 08:14 WIB

Pemerintah Malaysia Beberkan Penyebab Kematian Kim Jong Nam

Pemerintah Malaysia Beberkan Penyebab Kematian Kim Jong Nam

News | Sabtu, 04 Maret 2017 | 00:33 WIB

Korut Diingatkan Jangan Asal Tuduh Malaysia

Korut Diingatkan Jangan Asal Tuduh Malaysia

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 13:13 WIB

Korea Utara Sebut Kim Jong Nam Meninggal karena Serangan Jantung

Korea Utara Sebut Kim Jong Nam Meninggal karena Serangan Jantung

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 01:51 WIB

Malaysia Cabut Kebijakan Bebas Visa untuk Warga Korea Utara

Malaysia Cabut Kebijakan Bebas Visa untuk Warga Korea Utara

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 03:15 WIB

Kurang Bukti, Malaysia Bebaskan Seorang Terduga Pembunuh Jong Nam

Kurang Bukti, Malaysia Bebaskan Seorang Terduga Pembunuh Jong Nam

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 16:37 WIB

Terancam Hukuman Mati, Siti Aisyah Minta Ibunya Tak Pikirkan Dia

Terancam Hukuman Mati, Siti Aisyah Minta Ibunya Tak Pikirkan Dia

News | Kamis, 02 Maret 2017 | 16:07 WIB

Kim Jong Un Susul Jenazah Kakaknya di Malaysia? Ini Kata Polisi

Kim Jong Un Susul Jenazah Kakaknya di Malaysia? Ini Kata Polisi

News | Selasa, 28 Februari 2017 | 08:53 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB