Disebut Terima Uang Kasus e-KTP, Ganjar: Saya Santai Saja

Reza Gunadha

Jum'at, 10 Maret 2017 | 15:20 WIB
Disebut Terima Uang Kasus e-KTP, Ganjar: Saya Santai Saja
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Hotel Sahid Jaya Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/7/2015). [Suara.com/Labib Zamani]

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan dirinya merasa lega karena pernah dikonfrontasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait aliran dana pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) tahun anggaran 2011-2012.

"Mungkin jarang media yang memuat kemarin, bahwa waktu saya diperiksa KPK, saya dikonfrontir. Saat dikonfrontasi, seseorang itu ditanya KPK apakah anda memberi kepada Pak Ganjar. Dia menjawab tidak. Lega saya," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Purwokerto, Jumat (10/3/2017).

Ganjar juga menambahkan dirinya tetap merasa santai meskipun namanya banyak disebut-sebut dalam kasus e-KTP.

"Santai. Disebut saja biasa, sebelum disebut juga kita sudah tahu, karena dakwaannya sudah bocor," katanya lagi.

Meski demikian, Ganjar mengaku banyak pertanyaan soal kasus tersebut belakangan ini, cukup menganggu kinerjanya.

"Menganggu karena banyak yang tanya, semua tanya, tapi sudah saya jelaskan kepada mereka," katanya pula.

Sebelumnya, pada bulan Desember 2016, Ganjar Pranowo pernah menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Pada saat itu, Ganjar menjadi saksi bagi dua tersangka proyek pengadaan e-KTP, Sugiharto dan Irman. Selama pemeriksaan, Ganjar mengaku banyak ditanya soal proses penganggaran.

baca juga

Nama Ganjar Pranowo saat itu menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR RI disebut jaksa dalam dakwaan, telah menerima aliran dana pengadaan e-KTP sebesar 520 ribu dollar AS.

Hal tersebut disampaikan jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irene Putri di Pengadilan Tipikor, Jakarta, saat membacakan dakwaan dalam kasus korupsi e-KTP dengan dua terdakwa, yakni Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Imran, dan Pejabat Pembuat Komitmen pada Dukcapil Kemendagri Sugiharto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

E-KTP, Bareskrim Terima Laporan Marzuki Alie  Soal Andi Narogong

E-KTP, Bareskrim Terima Laporan Marzuki Alie Soal Andi Narogong

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 15:17 WIB

Kader Golkar Terbanyak Disebut Didakwaan, Yorrys: Menyedihkan

Kader Golkar Terbanyak Disebut Didakwaan, Yorrys: Menyedihkan

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 12:47 WIB

Marzuki Alie Berang: Kenal Saja Nggak, Bentuk Mukanya Nggak Tahu

Marzuki Alie Berang: Kenal Saja Nggak, Bentuk Mukanya Nggak Tahu

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 12:13 WIB

Disebut Terima Rp20 M Fee e-KTP, Marzuki Alie Polisikan 3 Orang

Disebut Terima Rp20 M Fee e-KTP, Marzuki Alie Polisikan 3 Orang

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 11:30 WIB

Terdakwa Skandal E-KTP Tak Ajukan Eksepsi, Ini Alasannya

Terdakwa Skandal E-KTP Tak Ajukan Eksepsi, Ini Alasannya

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 21:00 WIB

Pengacara Terdakwa Kasus E-KTP Yakini Kliennya Bukan Aktor

Pengacara Terdakwa Kasus E-KTP Yakini Kliennya Bukan Aktor

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 20:32 WIB

Terkini

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:30 WIB

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:28 WIB

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:25 WIB

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:20 WIB

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:17 WIB

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:14 WIB

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:13 WIB

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:11 WIB

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:09 WIB

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:07 WIB

×