Aksi Tawuran Kerap Landa Jakarta, Begini Solusi dari Anies

Rizki Nurmansyah | Dian Rosmala | Suara.com

Minggu, 12 Maret 2017 | 15:12 WIB
Aksi Tawuran Kerap Landa Jakarta, Begini Solusi dari Anies
Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan blusukan ke Pasar Tradisional Waru, Koja, Jakarta Utara, Minggu (12/3/2017). [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Munculnya aksi tawuran yang sempat heboh di ibu kota Jakarta mendapat respons dari calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Anies menilai salah satu faktor yang menyebabkan adanya aksi tawuran antar kelompok masyarakat di DKI Jakarta adalah kurangnya lapangan pekerjaan.

Untuk menguranginya, kata Anies, maka harus membuat lapangan kerja bagi warga.

"Tawuran itu ada yang tawuran berulang-ulang, peristiwa terjadi. Ini harus ada penanganan khusus. Tapi ada juga jenis tawuran yang insidental, tawuran yang sekali atau dua kali. Tapi secara umum lapangan pekerjaan itu penting sekali," kata Anies di Kawan Kali Pasir, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Minggu (12/3/2017).

Menurut pasangan Sandiaga Uno ini, jika setiap orang memiliki pekerjaan, maka secara otomatis mereka disibukkan dengan pekerjaannya masing-masing. Dengan demikian, mereka tidak lagi ada waktu untuk terlibat pada hal-hal negatif termasuk tawuran.

"Nah, lapangan pekerjaan itu kuncinya. Kalau anak-anak muda putus sekolah lalu menganggur, ini adalah lingkungan yang subur untuk tawuran," tutur Anies.

Selain itu, mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini menjelaskan faktor yang tidak kalah pentingnya juga adalah soal pendidikan. Kata dia, pendidikan akan mengantarkan seseorang pada kemudahan mendapat pekerjaan.

"Jadi pendidikannya yang dibereskan, lapangan pekerjaan ada. Jadi mereka punya kesibukan dan aktivitas. Dengan begitu potensi tawuran bisa menurun. Tapi kalau ada tawuran yang berulang-ulang, itu harus di selesaikan kasus per kasus," papar Anies.

Seperti diketahui, pada Minggu (5/3/2017) lalu, di kawasan Manggarai, terjadi aksi tawuran antar kelompok warga. Hal ini bukan pertama kali terjadi, melainkan sudah menjadi kejadian yang berulang-ulang sejak lama.

Akibat tawuran tersebut dua remaja tewas. Keduanya adalah seorang pelajar bernama Sutan Rafi Hakim Lubis (16) tewas diduga terkena senapan angin.

Kemudian, seorang Mahasiswa bernama Fikri Fadhlur Firmansyah (21). Tujuh orang juga mengalami luka-luka akibat tertembak senapan angin.

Tawuran kembali pecah pada keesokan harinya. Untuk mencegah kembalinya tawuran, puluhan personel polisi telah disiagakan di lokasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keluarga Cendana Indikasikan Dukung Anies-Sandi, Ini Kata Djarot

Keluarga Cendana Indikasikan Dukung Anies-Sandi, Ini Kata Djarot

News | Minggu, 12 Maret 2017 | 14:57 WIB

Belum Tentukan Pilihan, Elite PAN Berpose 'Oke Oce'

Belum Tentukan Pilihan, Elite PAN Berpose 'Oke Oce'

News | Minggu, 12 Maret 2017 | 13:00 WIB

Blusukan di Pasar, Anies Targetkan bangun Lima Pasar Tradisional

Blusukan di Pasar, Anies Targetkan bangun Lima Pasar Tradisional

News | Minggu, 12 Maret 2017 | 12:11 WIB

Djarot Kampanye Sambil Periksa Tekanan Darah

Djarot Kampanye Sambil Periksa Tekanan Darah

News | Minggu, 12 Maret 2017 | 11:34 WIB

Anies Buka Suara Soal Penolakan Shalatkan Jenazah Pro Ahok

Anies Buka Suara Soal Penolakan Shalatkan Jenazah Pro Ahok

News | Minggu, 12 Maret 2017 | 06:33 WIB

Anies Baswedan Disambut Allahuakbar di Haul Soeharto

Anies Baswedan Disambut Allahuakbar di Haul Soeharto

News | Sabtu, 11 Maret 2017 | 22:43 WIB

Anies-Sandiaga dan Ribuan  Orang datang ke Haul Soeharto

Anies-Sandiaga dan Ribuan Orang datang ke Haul Soeharto

News | Sabtu, 11 Maret 2017 | 22:18 WIB

Terkini

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB