Djarot: Hentikan Eksploitasi Agama Demi Kekuasaan

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 14 Maret 2017 | 16:50 WIB
Djarot: Hentikan Eksploitasi Agama Demi Kekuasaan
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat blusukan ke Jalan Samudra RT 002, 03 RW 06 Kelurahan Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017). (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta elit politik menghentikan penggunaan isu agama untuk meraih kekuasaan. Salah satunya menghentikan menyerang pasangannya, calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Djarot mengatakan itu menanggapi pemasangan spanduk penolakan jenazah pendukung Ahok.

"Saya mengambil istilah kemarin, Buya Syafi'i Ma'arif, itu tindakan yang primitif dan menghalalkan segala cara untuk memainkan simbol-simbol agama dalam rangka untuk meraih kekuasaan," ujar Djarot di Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017).

"Sekali lagi untuk masalah seperti ini, jauhkan lah yang mengeksploitasi atau yang gunakan agama hanya demi mendapatkan kekuasaan. Saya pikir stop," kata dia.

Djarot menceritakan bahwa dirinya sempat mengalami penolakan ketika menghadiri acara peringatan Haul mantan Presiden Soeharto di Masjid At-Tin, Jakarta Timur, Sabtu (11/3/2017).

"Saya sendiri mengalami itu ketika memenuhi undangan zikir dan solawat. Saya pikir stop, ini sangat tidak baik dan berbahaya tidak hanya untuk Jakarta, berbahaya untuk Indonesia," kata dia.

Lebih lanjut, mantan Wali Kota Blitar itu meminta aparat keamanan itu untuk bertindak tegas jika ada hal yang berbau provokatif, yang dapat memecah belah persatuan Indonesia.

"Kalau sudah melanggar seperti ini minta betul aparat tegas dan berani. Saya sekali lagi minta stop masalah seperti ini. Jangan sampai terulang terjadi lagi termasuk pemasangan spanduk-spanduk yang provokatif stop. Bahwa ini akan bisa sekali lagi memecah belah masyarakat di Indonesia inget loh ini di Jakarta ditonton dilihat seluruh warga di Indonesia termasuk warga dunia," tuturnya.

Maka dari itu, Djarot meminta masyarakat berhenti menggunakan simbol agama di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Ia juga menghimbau masyarakat untuk menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani.

baca juga

"Saya minta stop untuk seperti ini. Biarkan berikan kebebasan demokrasi secara demokratis kepada seluruh masyarakat Jakarta untuk menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Djarot Berseloroh: PKB Itu 'Partai Koncone Banteng'

Djarot Berseloroh: PKB Itu 'Partai Koncone Banteng'

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 16:07 WIB

Blusukan ke Cipulir, Djarot Langsung 'Dipalak' Bantuan oleh Nenek

Blusukan ke Cipulir, Djarot Langsung 'Dipalak' Bantuan oleh Nenek

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 12:51 WIB

Nyaris Diusir di Masjid At-Tin, Djarot Tetap Ogah Ketat Dikawal

Nyaris Diusir di Masjid At-Tin, Djarot Tetap Ogah Ketat Dikawal

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 09:01 WIB

Diteriaki "Nggak Tahu Malu!", Ini Reaksi Djarot

Diteriaki "Nggak Tahu Malu!", Ini Reaksi Djarot

Video | Senin, 13 Maret 2017 | 19:29 WIB

Blusukan, Djarot Mendadak Dipeluk Nenek Berusia 80 Tahun

Blusukan, Djarot Mendadak Dipeluk Nenek Berusia 80 Tahun

News | Senin, 13 Maret 2017 | 13:41 WIB

'Blusukan' ke Pasar Timbul, Djarot Janji Renovasi Kios Pedagang

'Blusukan' ke Pasar Timbul, Djarot Janji Renovasi Kios Pedagang

News | Senin, 13 Maret 2017 | 11:47 WIB

Alkisah Djarot dan Kumis Hitam nan Aduhai

Alkisah Djarot dan Kumis Hitam nan Aduhai

News | Senin, 13 Maret 2017 | 09:44 WIB

Djarot Setuju Kawasan Monas Jadi Lokasi Acara Keagamaan

Djarot Setuju Kawasan Monas Jadi Lokasi Acara Keagamaan

News | Minggu, 12 Maret 2017 | 20:23 WIB

Final Piala Presiden 2017, Djarot Akui Dukung Arema FC

Final Piala Presiden 2017, Djarot Akui Dukung Arema FC

Bola | Minggu, 12 Maret 2017 | 19:27 WIB

Djarot Ungkap Pemprov Jakarta Ingin Bangun Dua Masjid Raya

Djarot Ungkap Pemprov Jakarta Ingin Bangun Dua Masjid Raya

News | Minggu, 12 Maret 2017 | 17:07 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×