Awal 2017, 291,36 Hektare Lahan Riau Terbakar

Ardi Mandiri

Sabtu, 18 Maret 2017 | 22:45 WIB
Awal 2017, 291,36 Hektare Lahan Riau Terbakar
Asap kebakaran hutan yang masih terjadi di Riau, [Dok BNPB]

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau menyatakan 291,36 hektare lahan di provinsi tersebut terbakar sepanjang Januari-Maret 2017.

"Lebih dari setengah juta liter air ditumpahkan untuk pemadaman melalui operasi pengeboman air," kata Kepala BPBD Riau Edwar Sanger di Pekanbaru, Sabtu.

Ia mengatakan luas hutan dan lahan yang terbakar menyebar di sejumlah kabupaten di Riau seperti Rokan Hilir, Rokan Hulu, Pelalawan, Dumai, Bengkalis, Meranti, Siak dan Kuantan Singingi.

Seluruh titik-titik api berhasil diatasi oleh tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni serta masyarakat yang tergabung dalam satuan tugas penanggulanga Karhutla Riau 2017.

Kabupaten Rokan Hilir merupakan wilayah dengan Karhutla terluas, mencapai lebih dari 100 hektare.

Kebakaran yang terjadi di Rokan Hilir terjadi pada medio Februari, sebelum kemudian pada awal Maret Riau memasuki musim hujan. Kebakaran di Rokan Hilir terjadi di lahan gambut kosong, yang diduga kuat dilakukan secara sengaja untuk perluasan lahan perkebunan.

Bahkan, Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin harus mengerahkan Pasukan Khas Batalion 462 Pulanggeni dengan menggunakan Super Puma dan berhasil menangkap dua terduga pembakar lahan.

Sementara itu, memasuki pekan terakhir Februari hingga dua pekan pertama Maret 2017, intensitas hujan di Riau meningkat. Puncaknya, pintu air waduk PLTA dibuka dan banjir menggenangi lima kabupaten di wilayah itu.

Namun belakangan, titik-titik panas sedikit mulai sedikit kembali bermunculan. Menurut Edwar, pihaknya akan terus mengantisipasi potensi Karhutla terutama di wilayah pesisir Riau.

Dua unit helikopter bantuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta satu unit lainnya dari perusahaan kertas siap membantu upaya pemadaman melalui operasi pengeboman air.

Pemerintah Provinsi Riau pada 24 Januari 2017 lalu menetapkan status siaga darurat penanggulangan bencana asap akibat Karhutla. Status siaga akan diberlakukan selama empat bulan hingga 30 April mendatang.

Dengan penetapan status tersebut, kemudian dibentuk Satgas penanggulangan bencana asap akibat Karhutla. Bersama Polda Riau, BPBD Riau, BMKG, dan seluruh pemangku kepentingan terkait, Satgas bekerja untuk tetap menjaga Riau bebas asap seperti tahun sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sudah Darurat, Riau Dirikan Posko Siaga Kebakaran Hutan 2017

Sudah Darurat, Riau Dirikan Posko Siaga Kebakaran Hutan 2017

News | Minggu, 05 Februari 2017 | 16:08 WIB

Kebakaran Hutan di Chile Bunuh 10 Orang dan Ribuan Mengungsi

Kebakaran Hutan di Chile Bunuh 10 Orang dan Ribuan Mengungsi

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 05:08 WIB

Jokowi Tetapkan Pengendalian Kebakaran Hutan Berlanjut 2017

Jokowi Tetapkan Pengendalian Kebakaran Hutan Berlanjut 2017

News | Senin, 23 Januari 2017 | 22:35 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×