Terumbu Karang Mentawai Terus Memburuk

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 23 Maret 2017 | 21:09 WIB
Terumbu Karang Mentawai Terus Memburuk
Wisatawan asing berselancar di laut Siberut Barat Daya, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Minggu (13/9). (Antara)

Suara.com - Kondisi terumbu karang di Kawasan Konservasi Perairan Daerah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, terus memburuk. Tutupan karang hidup hanya 18,2 persen pada 2016.

"Berdasarkan hasil penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada 2014 di KKPD itu, rata-rata tutupan karang hidupnya masih 25,67 persen," kata Peneliti terumbu karang dari Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, Sumatera Barat, Suparno di Padang, Kamis (23/3/2017).

Kondisi itu terus menurun pada 2015 dengan rata-rata tutupan karang hidup menjadi 23,36 persen. Tahun 2016 semakin parah ke angka 18,2 persen.

"Dari 2014 ke 2015 terjadi penurunan sebesar 2,31 persen, dan dari 2015 ke 2016 penurunannya sebesar 5,16 persen," ujarnya.

Dari data ini persentasi pengelompokan tutupan karang mulai angka 0 hingga 25 persen tergolong buruk atau rusak, dari 25 hingga 50 persen tergolong sedang, angka 50 sampai 75 tergolong baik, dan 75-100 persen tergolong sangat baik.

Kerusakan ini menurutnya, terjadi akibat fenomena alam yaitu meningkatnya suhu air di lautan hingga angka 33 - 34 derajat pada April hingga Juni 2016.

Peningkatan suhu ini kemudian menyebabkan pemutihan pada karang yang biasa dikenal dengan istilah 'bleaching' yang terjadi di seluruh kawasan Samudera Hindia.

"Pemutihan ini ditandai dengan perubahan warna pada karang yang mulai memucat, akan tetapi tidak langsung mati, akan tetapi lama kelamaan akan mati," katanya.

Sementara itu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah meresmikan kehadiran BMKG Maritim Stasiun Teluk Bayur yang dapat membantu pemerintah untuk memantau kondisi terumbu karang.

baca juga

Kepala BMKG Andi Eka Sakya mengatakan salah satu tugas dari BMKG Maritim yakni membuat model dari hasil pengamatan laut mengenai parameter untuk lapisan laut dalam, dimana terumbu karang tersebut berada. Data BMKG Maritim ini akan dapat berguna dalam menentukan langkah penyelamatan terumbu karang.

"Dengan melihat lapisan laut dalam itu, BMKG Maritim dapat menganalisa salinitas atau tingkat keasinan air laut dan temperatur, jika beberapa analisa tersebut berubah atau menjadi tidak normal maka akan berpengaruh pada perkembangan terumbu karang," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pevita Pearce Kecewa Terumbu Karang Raja Ampat Digilas Kapal

Pevita Pearce Kecewa Terumbu Karang Raja Ampat Digilas Kapal

Entertainment | Rabu, 22 Maret 2017 | 12:01 WIB

Pemerintah Hitung Kerugian Kerusakan Terumbu Karang Raja Ampat

Pemerintah Hitung Kerugian Kerusakan Terumbu Karang Raja Ampat

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 09:56 WIB

Luhut Akui Pemerintah Harus Introspeksi Soal Kasus Raja Ampat

Luhut Akui Pemerintah Harus Introspeksi Soal Kasus Raja Ampat

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 08:24 WIB

Pemerintah Dikritik Sepelekan Masalah Terumbu Karang Raja Ampat

Pemerintah Dikritik Sepelekan Masalah Terumbu Karang Raja Ampat

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 06:47 WIB

Kemenhub dan Bahama akan Investigasi Kandasnya Kapal Caledonian

Kemenhub dan Bahama akan Investigasi Kandasnya Kapal Caledonian

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 16:18 WIB

KKP: Rusaknya Terumbu Karang Raja Ampat Perbuatan Pidana

KKP: Rusaknya Terumbu Karang Raja Ampat Perbuatan Pidana

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 16:09 WIB

Pemerintah akan Survei Bersama Asuransi Kapal MV Caledonian Sky

Pemerintah akan Survei Bersama Asuransi Kapal MV Caledonian Sky

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 15:00 WIB

Luhut Kirim Tim Selidiki Rusaknya Terumbu Karang Raja Ampat

Luhut Kirim Tim Selidiki Rusaknya Terumbu Karang Raja Ampat

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 14:50 WIB

DPR Heran Kapal Pesiar Bisa Terabas Terumbu Karang Raja Ampat

DPR Heran Kapal Pesiar Bisa Terabas Terumbu Karang Raja Ampat

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 14:17 WIB

Terumbu Karang Raja Ampat Rusak, Menhub Salahkan Kapal Inggris

Terumbu Karang Raja Ampat Rusak, Menhub Salahkan Kapal Inggris

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 05:39 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×