Khofifah Minta Muslimat NU Perkuat Kepedulian Sosial

Adhitya Himawan

Senin, 27 Maret 2017 | 04:45 WIB
Khofifah Minta Muslimat NU Perkuat Kepedulian Sosial
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa membuka Rapimnas Muslimat NU di Bogor, Jawa Barat. [Dok Kementerian Sosial]

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslinat Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa meminta segenap kader muslimat memperkuat ketahanan keluarga dan kepedulian sosial demi generasi muda dan masa depan Indonesia yang lebih baik.

"Muslimat NU harus berpikir jauh ke depan bagaimana agar bangsa ini tangguh dan sumber daya manusianya berkualitas, maka dimulai dari ketahanan keluarga, akhlak atau karakternya, pendidikannya, serta kepedulian sosialnya," tutur Khofifah.

Ia mengungkapkan saat ini banyak sekali kegelisahan dan kegalauan masyarakat karena terjadinya berbagai permasalahan sosial seperti maraknya fenomena kekerasan seksual pada anak dan perempuan, kasus kekerasan dalam rumah tangga, LGBT, seks bebas, narkoba, dst.

"Seperti kasus kelompok pedofil di Facebook "Official Candy’s Group" yang baru-baru ini empat pelakunya diringkus aparat Polda Metro Jaya. Dari empat pelaku tersebut, dua di antaranya berusia anak," katanya.

Grup ini dijadikan sebagai wadah berbagi video dan foto yang memuat konten pornografi anak. Diperkirakan lebih dari 7.000 anggota aktif di dalam grup tersebut. Anggota grup harus rutin mengirim video atau gambar pornografi yang direkam sendiri. Apabila tak melakukannya, para pelaku yang berperan sebagai admin grup akan memberikan sanksi.

"Kenyataan ini sungguh kenyataan yang memprihatinkan," tambahnya.

Kondisi ini, menurut Khofifah adalah dampak dari melemahkan ketahanan keluarga. Maka dari itu, Muslimat melalui keluarga masing-masing harus menguatkan kehidupan beragama, pendidikan, merawat cinta dan kasih sayang, serta kesehatan keluarga. Setelah ketahanan keluarga berhasil dibangun, selanjutnya adalah bagaimana mengajak warga di lingkungan melakukan hal yang sama.

"Saya yakin kita bisa melakukannya. Bahkan terbukti misalnya dalam pemilihan Keluarga Sakinah Tingkat Nasional seringkali yang menang ternyata dari keluarga Muslimat NU. Ini sangat positif dan saya harap dilakukan penguatan terus-menerus. Ajak lingkungan sekitar merajut kembali kepedulian sosial, kita beri penyapaan secara spiritual, kita dukung proses psikososialnya," paparnya.

baca juga

Sementara itu Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Chandra Surapaty mengatakan untuk memperkuat ketahanan keluarga dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan revolusi mental terutama dalam membentuk karakter manusia Indonesia yang berintegritas, memiliki etos kerja, dan bersemangat gotong royong.

"Penguatan ketahanan keluarga adalah kunci paling utama. Tanpa itu, mustahil manusia Indonesia memiliki kualitas yang bisa bersaing di masa depan," kata Surya yang hadir di Rapimnas dalam rangka menandatangani Kerja Sama dengan Muslimat NU tentang Keluarga Berencana.

Perkuat Layanan Muslimat

Sementara itu dalam rangka memperingati Hari Lahir Muslimat NU ke-71 tahun, Khofifah mengatakan fokus Rapimnas kali ini adalah membangun penguatan kesamaan Standar Operasional Prosedur (SOP) dari seluruh layanan di lingkungan Muslimat NU baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan ekonomi.

Ia menyontohkan dalam layanan pendidikan muslimat memiliki PAUD, TK, RA di berbagai wilayah di Indonesia dan telah berkali-kali menjadi juara tingkat nasional. Melalui lembaga pendidikan yang berkualitas ini, ia berharap muslimat dapat membantu bangsa ini dalam mencerdaskan anak didik.

"Saya mohon tingkatkan penguatan layanan kita. Pastikan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), TK (Taman Kanak-kanak), RA (Raudatul Athfal) kita menjadi sentra kawah candradimuka generasi penerus bangsa. Ketika anak-anak di negeri ini dititipkan orang tuanya untuk dididik di sekolah yang kita kelola, mereka mengerti bahwa negara ini beragam, mengerti tentang pluralisme dan multi kultural, mengerti tentang konsep Islam Nusantara dan Islam Rahmatan lil Alamin," harap Khofifah.

Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PP Muslimat NU berlangsung di Sentul, Bogor, Jawa Barat, 24--26 Maret. Rapimnas diikuti 34 pengurus wilayah (PW) dan 75 pengurus cabang. Tema yang diangkat tahun ini adalah "Satukan Langkah Membangun Negeri, Menjaga NKRI".

Usai Rapimnas, kegiatan akan dilanjutkan dengan Puncak Peringatan Harlah ke-71 Muslimat NU yang akan digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, 28 Maret mendatang. Diperkirakan 17 ribu warga Muslimat NU akan hadir dalam kegiatan

Muslimat NU merupakan organisasi perempuan dibawah naungan Nahdatul Ulama salah satu organisasi Islam tertua di Indonesia. Muslimat NU sebagai organisasi kemasyarakatan merupakan wadah bagi usaha peningkatan peran perempuan Indonesia pada umumnya dan perempuan Islam pada khususnya, senantiasa berupaya mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan potensi diri, serta turut berperan serta dalam mendorong terciptanya kesejahteraan keluarga dan bangsa.

Jumlah pengurus Muslimat NU di daerah kini mencapai 34.495 cabang, 26.000 pengurus ranting, dan jumlah anggota diperkirakan 4.000.000 orang. Beragam kegiatan yang dilakukan adalah kepribadian, sosial, kesehatan, da’wah, ekonomi dan koperasi, litbang, tenaga kerja, dll. Yayasan yang dikelola antara lain Yayasan Kesejateraan Muslimat NU (YKMNU), Yayasan Pendidikan Muslimat NU (YPMNU), dan Yayasan Haji Muslimat NU (YHMNU).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemensos Bangun 456 Kampung Siaga Bencana di Indonesia

Kemensos Bangun 456 Kampung Siaga Bencana di Indonesia

News | Sabtu, 25 Maret 2017 | 06:07 WIB

Kemensos Terima 12 WNI Terduga ISIS yang Dideportasi Turki

Kemensos Terima 12 WNI Terduga ISIS yang Dideportasi Turki

News | Sabtu, 25 Maret 2017 | 05:57 WIB

Pemerintah Juga Sasar Warga Kepulauan untuk Bansos Non Tunai

Pemerintah Juga Sasar Warga Kepulauan untuk Bansos Non Tunai

Bisnis | Sabtu, 25 Maret 2017 | 05:54 WIB

Khofifah Ajak Filantropi Bantu Pemerintah Tanggulangi Kemiskinan

Khofifah Ajak Filantropi Bantu Pemerintah Tanggulangi Kemiskinan

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 09:09 WIB

Mensos Minta Pemda Proaktif Konfirmasi Data Warga Miskin

Mensos Minta Pemda Proaktif Konfirmasi Data Warga Miskin

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2017 | 08:55 WIB

Kemensos Latih Jurnalis untuk Menanggulangi Bencana

Kemensos Latih Jurnalis untuk Menanggulangi Bencana

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 08:50 WIB

Agar Bisa Atasi Kemiskinan, Kepala Daerah Harus Paham TKPD

Agar Bisa Atasi Kemiskinan, Kepala Daerah Harus Paham TKPD

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 09:20 WIB

Gandeng Tahir, Mensos Ingin Indonesia Bebas Anak Jalanan di 2017

Gandeng Tahir, Mensos Ingin Indonesia Bebas Anak Jalanan di 2017

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 09:09 WIB

Nasdem Elus-elus Buat Maju ke Jatim 1, Reaksi Khofifah: Aduh

Nasdem Elus-elus Buat Maju ke Jatim 1, Reaksi Khofifah: Aduh

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 16:48 WIB

Mensos Minta Masyarakat Tak Cuek dengan Peredaran Narkoba

Mensos Minta Masyarakat Tak Cuek dengan Peredaran Narkoba

News | Selasa, 21 Maret 2017 | 10:30 WIB

Terkini

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:14 WIB

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 21:11 WIB

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 21:05 WIB

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 21:00 WIB

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:59 WIB

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:54 WIB

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:53 WIB

Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?

Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:50 WIB

×