Tingkatkan Akses Wisata Mandeh, Bina Marga Alokasikan Rp100 M

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 31 Maret 2017 | 16:00 WIB
Tingkatkan Akses Wisata Mandeh, Bina Marga Alokasikan Rp100 M
Mandeh, di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Aksesibilitas kawasan Mandeh, di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), yang terkenal dengan wisata bahari dan terumbu karangnya terus ditingkatkan. Tahun ini, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga mengalokasikan dana sebesar Rp100 miliar untuk penanganan jalan sepanjang 10 kilometer menuju kawasan wisata yang kerap dibandingkan dengan Raja Ampat di Papua Barat tersebut.

"Tantangannya, bagaimana kita kembangkan (kawasan wisata Mandeh) dengan optimasi infrastruktur yang sudah ada. Sebagian sudah dilakukan oleh pemerintah kota maupun kabupaten," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto, saat meninjau Mandeh, Selasa (28/3/2017).

Arie, yang dalam peninjauan tersebut didampingi oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah III Padang, Syaiful Anwar, menegaskan, pihaknya akan secepat mungkin menyelesaikan jalan akses Mandeh. Akses daerah wisata yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus tersebut, oleh Presiden Joko Widodo diminta tuntas dalam dua tahun.

Tahun ini, dari akses sepanjang 7 km dari arah Pesisir Selatan, sekitar 6 km-nya akan ditangani. Sedangkan dari arah Kota Padang, akses sepanjang 4 km, dari panjang keseluruhan yang mencapai 43 km akan ditangani.



Pada kesempatan itu, Syaiful mengatakan, pihaknya membutuhkan dana yang mencapai Rp385 miliar untuk merampungkan penanganan jalan, baik dari arah Pesisir Selatan maupun Padang. Nantinya seluruh akses tersebut akan memiliki lebar hingga 6 meter.

"Dengan penanganan jalan ini, nantinya bus-bus wisata berukuran sedang atau 3/4 sudah bisa masuk dan melintas," terangnya.

Arie mengaku, dalam pengerjaan, akses Mandeh masih terkendala masalah pembebasan lahan, baik dari arah Kota Padang maupun Kabupaten Pesisir Selatan. Sebagian besar lahan di Sumbar merupakan tanah adat, sehingga membutuhkan pendekatan khusus.

Untuk mengatasi kendala tersebut, pengerjaan rute oleh BPJN Wilayah III memakai rute yang sudah ada (eksisting).

"Kita optimumkan yang sudah ada, sehingga tidak mubazir. Kalau mencari lagi akan sulit. Jangan sampai masyarakat berpikir, kan sudah kita sediakan, kok nyari lagi. Ini tantangan yang harus kita jawab," sebutnya.



Syaiful menambahkan, kini para jajarannya harus memikirkan cara untuk mendesain jalan yang sudah ada sebelumnya. Alokasi APBD Provinsi, APBD Kabupaten/Kota, bahkan APBN sudah disediakan.

"Rute yang sudah ada akan diperbaiki dengan teknik-teknik geometrik yang dimiliki Ditjen Bina Marga, seperti jalur pendakian (climbing lane), sehingga tidak perlu berputar jauh atau relokasi yang makan waktu lama lagi," sambungnya.

Arie mengaku, sebagian akses ke Mandeh sedikit curam. Bila umumnya jalan nasional memiliki standar geometrik sebesar 10 persen, maka akses Mandeh maksimal 15 persen.

"Tetapi buat jalur wisata, hal tersebut tidak masalah, justru makin menarik. Ada tanjakan dan turunannya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investasi Wisata Mandeh Butuh Dana 300 Juta Dolar

Investasi Wisata Mandeh Butuh Dana 300 Juta Dolar

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2015 | 00:27 WIB

Objek Wisata Bahari Baru nan Eksotis Itu Bernama Mandeh

Objek Wisata Bahari Baru nan Eksotis Itu Bernama Mandeh

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2015 | 12:33 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×