Awas! Jenggot Panjang Dilarang di Cina

Dythia Novianty | Suara.com

Sabtu, 01 April 2017 | 07:16 WIB
Awas! Jenggot Panjang Dilarang di Cina
Warga muslim di Xinjiang Cina. [AFP]

Suara.com - Jenggot merupakan salah satu bagian wajah lelaki yang kerap disengaja tumbuh. Namun, hal ini akan menjadi salah satu bentuk pelanggaran di Cina.

Perintah memberlakukan pembatasan larangan jenggot panjang untuk di wilayah barat Xinjiang. Larangan ini dimaksudkan sebagai kampanye pemerintah melawan ektremisme Islam.

Tidak hanya jenggot panjang. Pemerintah setempat juga melarang warganya mengenakan cadar di tempat umum dan menonton siaran televisi pemerintah.

Xinjiang sendiri merupakan wilayah Uighur, sebuah kelompok tradisional Muslim, yang mengatakan mereka mengalami diskriminasi. Beberapa tahun terakhir, telah terjadi bentrokan berdarah di wilayah tersebut.

Pemerintah Cina menyalahkan kekerasan pada militan Islam dan separatis. Tapi kelompok hak asasi mengatakan kerusuhan itu lebih merupakan reaksi terhadap kebijakan represif dan berpendapat bahwa langkah-langkah baru mungkin berakhir mendorong beberapa orang Uighur ke ekstremisme.

Sebetulnya, pembatasan ini sudah berlaku di Xinjiang, mereka menjadi hukum sanksi pada akhir pekan ini. Dikutip BBC dari Reuter, undang-undang baru juga melarang beberapa hal lain seperti tidak membiarkan anak-anak menghadiri sekolah-sekolah negeri, tidak boleh menjalankan keluarga berencana, menikah hanya menggunakan prosedur agama.

Selain itu, ada aturan yang menyatakan bahwa pekerja di ruang publik, seperti stasiun dan bandara, sekarang diperlukan untuk melarang orang-orang yang sepenuhnya menutupi tubuh mereka, termasuk jilbab pada wajah mereka. Jika ingin masuk, mereka harus lapor ke polisi.

Pelarangan ini telah disetujui anggota parlemen Xinjiang dan diterbitkan di website berita resmi pemerintah daerah. Pihak berwenang Cina sebelumnya telah melakukan tindakan lain, termasuk pembatasan pemberian paspor untuk orang Uighur.

Uighur sendiri merupakan etnis Muslim Turki, sekitar 45 persen dari populasi Xinjiang, dimana 40 persen adalah Han Cina.

Cina didirikan kembali kontrol pada tahun 1949 setelah menghancurkan negara berumur pendek dari Turkestan Timur. Sejak itu, telah ada imigrasi besar-besaran dari China Han. Pada dasarnya kaum Uighur takut bahwa budaya tradisional mereka akan terkikis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti

Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:21 WIB

Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?

Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:23 WIB

Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga

Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:13 WIB

Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia

Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:04 WIB

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:18 WIB

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:44 WIB

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:35 WIB

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:16 WIB

Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!

Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:50 WIB

Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya

Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:37 WIB