Rusia Diguncang Bom, Dubes RI: Tak Ada WNI Jadi Korban

Rizki Nurmansyah

Selasa, 04 April 2017 | 04:58 WIB
Rusia Diguncang Bom, Dubes RI: Tak Ada WNI Jadi Korban
Bom mengguncang area stasiun kereta bawah tanah di St. Petersburg, Rusia, Senin (3/4/2017). [STR/AFP]

Suara.com - Duta Besar RI untuk Rusia, M. Wahid Supriyadi mengatakan, sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban ledakan di kereta bawah tanah kota Saint Petersburg pada, Senin (3/4/2017).

"Kami telah kontak Permira (Persatuan Mahasiswa Indonesia di Rusia- red) Saint Petersburg dan Konsul Kehormatan di sana," kata Wahid seperti dikutip dari Antara, Selasa (4/4/2017).

Lebih jauh, Wahid mengatakan sekitar 115 WNI yang terdiri atas 90 mahasiswa dan sisanya tenaga kerja Indonesia berada di kota tersebut.

"KBRI telah membuat surat edaran yang berisi imbauan agar WNI berhati-hati," kata Dubes Wahid.

Berdasarkan data KBRI, di seluruh Rusia ada sekitar 900 WNI, yang sebagian diantaranya tinggal di Moskow, ibu kota Rusia.

Sementara, Menteri Kesehatan Rusia Veronika Skvortsova mengatakan sedikitnya 10 orang tewas dalam peristiwa ledakan serta sedikitnya 47 orang terluka pada kasus ledakan kereta bawah tanah tersebut .

Sebelumnya, Komite Antiterorisme Nasional Rusia mengatakan sembilan orang tewas dalam ledakan yang terjadi pada kereta yang sedang melaju antarstasiun kereta metro bawah tanah.

Ledakan terjadi pada pukul 14.40 waktu setempat yang merupakan jam sibuk.

Rekaman gambar menunjukkan sejumlah warga yang terluka di peron stasiun, beberapa diantaranya dirawat petugas medis darurat dan penumpang lain.

baca juga

Sedangkan penumpang lain melarikan diri dari peron di tengah-tengah asap, beberapa di antaranya terlihat berteriak atau memegangi tangan dan wajah mereka.

Akibat ledakan tersebut, lubang besar terbentuk di sisi gerbong kereta dengan serpihan logam berserakan di sepanjang peron. Penumpang terlihat memecahkan jendela pada salah satu gerbong tertutup.

Kantor berita Interfax menyampaikan, ledakan itu dicurigai berasal dari bahan peledak, yang disembunyikan di dalam koper.

Ambulans dan mobil pemadam kebakaran bergerak menuju stasiun Sennaya Ploshchad. Helikopter terbang di atas kerumunan yang menonton proses penyelamatan.

Serangan terhadap ibu kota kerajaan tua Rusia itu menjadi lambang kekuatan bagi kelompok keras mana pun, terutama pemberontak Chechen dan ISIS, yang bertempur melawan pasukan Rusia di Suriah.

Pihak berwenang menutup semua stasiun kereta bawah tanah St Petersburg, sementara jaringan Metro Moskow mengatakan meningkatkan keamanan untuk menghadapi peristiwa serupa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prancis Tingkatkan Keamanan Pascaledakan Rusia

Prancis Tingkatkan Keamanan Pascaledakan Rusia

News | Selasa, 04 April 2017 | 00:49 WIB

Ledakan di Rusia Diduga dari Bom dalam Koper

Ledakan di Rusia Diduga dari Bom dalam Koper

News | Senin, 03 April 2017 | 23:58 WIB

Ledakan di Stasiun Kereta Rusia, 10 Tewas

Ledakan di Stasiun Kereta Rusia, 10 Tewas

News | Senin, 03 April 2017 | 19:50 WIB

Diguncang Gempa 6,6 SR, Rusia Terancam Gelombang Tsunami

Diguncang Gempa 6,6 SR, Rusia Terancam Gelombang Tsunami

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 13:29 WIB

Gelombang Pasang Demonstran Rusia Tuntut Presiden Putin Mundur

Gelombang Pasang Demonstran Rusia Tuntut Presiden Putin Mundur

News | Senin, 27 Maret 2017 | 10:20 WIB

Bahas Sengketa Pulau di Pasifik, PM Jepang akan Bertemu Putin

Bahas Sengketa Pulau di Pasifik, PM Jepang akan Bertemu Putin

News | Rabu, 22 Maret 2017 | 06:25 WIB

Peretas Ini Paling Dicari di Dunia

Peretas Ini Paling Dicari di Dunia

Tekno | Selasa, 14 Maret 2017 | 09:40 WIB

Terkini

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Tablig Akbar di Monas, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Indonesia

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Bidik Potensi Ekonomi Banyumas, Bank BSN Resmikan KC Purwokerto

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

×