Banjir Simpati dan Belasungkawa Bagi Korban Insiden Stockholm

Ruben Setiawan

Sabtu, 08 April 2017 | 01:00 WIB
Banjir Simpati dan Belasungkawa Bagi Korban Insiden Stockholm
Petugas bekerja di lokasi teror Stockholm. (AFP)

Suara.com - Sejumlah pemimpin negara menyampaikan simpati atas insiden yang terjadi di Stockholm, Swedia, Jumat (7/4/2017). Mereka mengecam aksi seorang lelaki yang menabrakkan truknya ke kerumunan warga di depan sebuah tempat perbelanjaan.

Melansir AFP, kepolisian menyebut ada sejumlah korban tewas dalam insiden tersebut meski tidak disebutkan secara rinci berapa jumlahnya. Perdana Menteri Swedia Stefan Lofven mengatakan, insiden tersebut kemungkinan besar merupakan aksi teror.

Kanselir Jerman Angela Merkel, lewat juru bicaranya mengatakan, Jerman “berdiri bersama melawan teror” bersama Swedia. Merkel juga menyampaikan simpati bagi para korban.

Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam pernyataannya menyampaikan, “Di negara kami, kami sudah amat familiar dengan kejahatan terorisme internasional. Di masa sulit ini, warga Rusia menangis bersama warga Swedia”.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Antonio Guterres mengecam serangan tersebut dan mengucapkan belasungkawa bagi keluarga korban.

“Kita berharap agar mereka yang bertanggungjawab atas serangan ini dihukum seadil-adilnya,” kata Guterres.

Persiden Uni Eropa Jean Claude Juncker mengatakan, serangan tersebut sama saja pukulan berat bagi seluruh negara anggota Uni Eropa.

“Sebuah serangan terhadap salah satu negara anggota kami adalah serangan terhadap kami semua,” kata Juncker.

Presiden Prancis Francois Hollande mengungkapkan keterkejutannya dan kecamannya terhadap aksi tersebut.

“Prancis menyampaikan simpati dan solidaritas kepada keluarga korban dan seluruh warga Swedia,” kata Hollande.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte menyebut serangan tersebut sebagai berita buruk. Ia menyampaikan belasungkawa dari seluruh rakyat bagi Swedia.

“Belasungkawa kami bagi seluruh korban tewas dan korban selamat,” kata Rutte lewat Twitter.

Ucapan belasungkawa juga datang dari Kementerian Luar Negeri Hungaria.

“Tidak dapat dimengerti bagaimana orang-orang yang sedang berjalan-jalan di jalanan kota dan tiba-tiba mereka menjadi korban serangan brutal. Kami mengutuk aksi seperti ini,” sebut mereka dalam sebuah pernyataan.

Seperti dikabarkan sebelumnya, sebuah truk tiba-tiba menabrak kerumunan orang di depan tempat perbelanjaan di Stockholm. Selain menewaskan sejumlah korban, serangan ini juga membuat beberapa orang luka-luka. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:31 WIB

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:18 WIB

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:12 WIB

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:57 WIB

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:42 WIB

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB