Novel Baswedan Disiram Air Keras Pakai Mug Seng

Tomi Tresnady, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 11 April 2017 | 12:24 WIB
Novel Baswedan Disiram Air Keras Pakai Mug Seng
Penyidik KPK Novel Baswedan terbaring di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading dengan kulit wajah melepuh karena serangan air keras pada Selasa (11/4/2017).

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Komisi Novel Baswedan pagi tadi disiram air keras usai menjalankan sholat Subuh di Masjid Jami Al Ihsan, Jalan Deposito, Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017).

Ketua RT 03/RW 10, Pegangsaan Dua, Wisnu Broto mengatakan tak mengetahui pasti pelaku yang menyiramkan air keras.

Namun ia mengetahui ada bekas mug seng blirik berwarna hijau yang diduga digunakan pelaku untuk menyiram Novel dengan air keras.

"Disiram pakai cangkir melamin warna hijau. Jadi itu disiram pas jubah," ujar Wisnu di Lokasi.

Wisnu menuturkan, Novel juga sempat menabrak pohon nangka yang ada di depan kediaman Wisnu yang berada di Blok T 11 yang lokasinya dekat ketika Novel disiram air keras.

Selanjutnya Novel merintih kesakitan dan berlari menuju tempat air wudhu untuk membasuh mukanya yang terkena air keras.

"Pak Novel karena kepanasan lari ke masjid dia mungkin nggak lihat nabrak pohon ini, terus beliau lari ke masjid tempat air wudhu," kata dia.

Melihat Novel yang merintih kesakitan di tempat air wudhu sambil mengucurkan air, warga yang sedang berdzikir usai shalat subuh, langsung bergerak menolong Novel yang berteriak.

Kemudian dirinya dan imam Masjid Al Ihsan bergegas membawa Novel menuju RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.

baca juga

Kata Wisnu, pelaku diduga dua orang yang menggunakan sepeda motor matic saat menyiramkan air keras ke arah Novel.

"Pasti nggak lihat. Orang dia (pelaku) naik motor Pak Novel jalan, mungkin disiramnya sambil jalan. Katanya berdua, mungkin yang satu nyiram yang satu nyetir," ucap Wisnu.

Saat ini, CCTV yang berada di Rumah Novel dan mug seng berwarna hijau sudah diamankan kepolisian.

"Sudah diambil polisi kayaknya karena sudah tidak ada," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Novel Diserang, Anies:  Kami Keluarga Baswedan Tak Takut Diteror!

Novel Diserang, Anies: Kami Keluarga Baswedan Tak Takut Diteror!

News | Selasa, 11 April 2017 | 12:17 WIB

Penyerang Novel Baswedan Tak Ditangkap, Koruptor Makin Beringas

Penyerang Novel Baswedan Tak Ditangkap, Koruptor Makin Beringas

News | Selasa, 11 April 2017 | 12:05 WIB

Setya Novanto Bicara Serangan Air Keras kepada Novel Baswedan

Setya Novanto Bicara Serangan Air Keras kepada Novel Baswedan

News | Selasa, 11 April 2017 | 11:50 WIB

Polisi Belum Dapat Izin Dokter untuk Periksa Novel Baswedan

Polisi Belum Dapat Izin Dokter untuk Periksa Novel Baswedan

News | Selasa, 11 April 2017 | 11:48 WIB

Alissa Wahid: Novel Baswedan Pernah Ditabrak Mobil

Alissa Wahid: Novel Baswedan Pernah Ditabrak Mobil

News | Selasa, 11 April 2017 | 11:47 WIB

Setya Novanto Dicekal KPK, Sekjen Partai Golkar: Sudah  Biasa

Setya Novanto Dicekal KPK, Sekjen Partai Golkar: Sudah Biasa

News | Selasa, 11 April 2017 | 11:37 WIB

Johan Budi: KPK Sering Mendapat Intimidasi

Johan Budi: KPK Sering Mendapat Intimidasi

News | Selasa, 11 April 2017 | 11:34 WIB

Kasus Novel Disiram Air Keras sampai ke Istana, Ini Reaksi Jokowi

Kasus Novel Disiram Air Keras sampai ke Istana, Ini Reaksi Jokowi

News | Selasa, 11 April 2017 | 11:20 WIB

Terkini

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:07 WIB

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:50 WIB

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:48 WIB

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:38 WIB

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:34 WIB

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:32 WIB